Top News :
    6f2685a723d5dd228092da7913ae853e

    PKS Kabupaten Tangerang Bikin Berita Bohong dan klaim Sepihak



    "Terkait pemberitaan (http://kabtangerang.pks.id/2018/06/disambangi-kader-pks-asdiansyah-cabut.html) pemintaan maaf dari saudara Asdiansyah kepada PKS itu sangat hoax, saya katakan kembali SANGAT HOAX, kemarin saya pun menjadi saksi" demikian keterangann salah satu saksi dari Banser Curug yang saat kedatangan rombongan PKS Curug datang menemui Adiansyah pada senin siang 18 Juni 2018. 

    Alasan terkuat mengapa saudara asdiansyah, lanjut saksi, tidak ingin meminta maaf yg pertama perihal postingan status saudara Asdiansyah yang mengatakan haram memilih PKS, itu esensinya bukan sepenuhnya fatwa dari saudara Asdiansyah melainkan kesimpulan dari beberapa  Ulama di Banten, sebagai seorang santri sosok seorang Kiai atau guru itu hampir sama dengan orang tua yang melahirkan, dan pasti berprinsip sami'na wa atho'na, bahkan seorang santri siap mati membela Kiainya. Kedua saudara Asdiansyah melakukan hal tersebut karena gerah perihal beberapa kader PKS yang menyudutkan dan nyinyir kepada Ulama NU, contoh seperti perkataan Salman Alfarisi yang notabene sebagai Kader PKS Medan, kemudian ada salah satu elit PKS yang juga menyudutkan Kiai NU yakni Tifatul Sembiring.

    Jadi menurut saya, apa yang di lakukan oleh saudara Asdiansyah adalah sebuah aksi reaksioner seorang santri karena geram melihat ulama dan Gurunya dihina dan di sudutkan. Coba pikir, apabila hal itu terjadi pada PKS pasti akan melakukan hal yang sama,  Apalagi kami di NU, karena NU adalah sebuah organisasi yang berpondasi kuat pada ketokohan seorang Kiai dan jangan sama sekali meragukan militansi santri pada seorang kiainya, 
    Jadi saya menyimpulkan:
    1.  apa yang di lakukan oleh Saudara Asdiansyah sudah sangat benar sebagai santri, dan saya berharap seluruh santri NU di nusantara juga bisa melakukan hal yang sama. Tidak boleh kita membiarkan Kiai kita di injak-injak oleh orang lain.
    2. Tindakan PKS dengan membuat rilis seenaknya sendiri yang mengatakan bahwa Asdiansyah telah meminta maaf pada PKS ialah tindakan sangat pengecut.
    3. Kalau memang betul PKS ingin menciptakan Ukhuwah Islamiah, kami katakan STOP MENGHINA ULAMA NU, atau kami akan bertindak lebih lanjut
    4. Bagi seluruh santri di nusantara mohon jaga Kiai kita masing-masing, jaga masyarakat di lingkungan kita dari gerakan-gerakan yang membahayakan.
    5. Seruan untuk seluruh santri di nusantara untuk menolak diam dan bungkam saat fitnah-fitnah bertebaran menimpa Kiai kita. Mari sama-sama kita bungkam mulut-mulut yang menghina Kiai kita!


    @SantriBanten
    #StayWithMeong #SaveUlamaNU #BubarkanPKS

    Memahami Pesan Rahmah KH Yahya Cholil Staquf dari Sudut Pandang yang Berbeda

    Muslimedianews ~ Begitulah peranan Pak Kiai Yahya Cholil Staquf. Datang sbg pribadi, tapi mendadak sorot mata, baik yg memuji maupun mencela, tertuju padanya, pada NU ormas terbesar di dunia, pada Indonesia negeri terbesar di dunia. Bergema kemana-mana!

    Tiba-tiba dunia mafhum peranan apa yg bisa dimainkan oleh Kiai, NU dan Indonesia. Konsisten membawa pesan yg melampaui keadilan yg diperebutkan dan perdamaian yg dipertarungkan, yaitu pesan Rahmah. 

    Rahmah tidak hanya menuntut tapi memberi keadilan. Pesan untuk pihak yg bertikai.
    Betapa sering kita menuntut atas nama keadilan, tapi tanpa Rahmah, kita hanya akan menuntut, dan lupa untuk juga memberi keadilan. Ini pesan yg menohok.

    Anda menuntut hak atas tanah, tapi sudahkah anda jg memberi keadilan pada pihak lain.

    Pahamkah anda apa yg dituju Kiai Yahya?

    Pesan Rahmah disampaikan dg cara yg Rahmah. Tak ada caci-maki; tak ada penghakiman pada pihak yg bertikai, tapi semua yg paham bisa merasakan pembelaan yg jelas pada perdamaian dan rekonsiliasi. 

    Yang berharap akan keluar cacian pada pihak tertentu, pasti kecewa. Inilah Rahmah!

    ‘I stand with palestine’ dimaknai lewat pesan Rahmah. Bukan dipahami secara literal “saya berdiri” karena pesan Rahmah disampaikan dg kalem dan duduk santai. Mendukung Palestina bukan krn membenci Israel, tapi karena perwujudan Rahmah. Itupun disampaikan tanpa nada heroik. Kalem!
    Dunia telah melihat seorang Kiai dari Rembang, datang atas nama pribadi ke Yerussalem, bicara dengan datar dan kalem, mencari titik temu (kalimatun sawa) lewat konsep Rahmah yg merangkul, bukan memukul.

    Aku menyebutnya suara adem dan kalem dari Rembang menyampaikan pesan langit
    Peradaban dunia saat ini terancam oleh konflik global. Tiga jantung persoalan harus ditembus utk menyampaikan pesan Rahmah. Sebelumnya Kiai Yahya sdh ke gedung putih ketemu Wapres Amerika, lantas ke Yerussalem, tinggal satu lagi: ketemu putra mahkota MBS di Saudi Arabia.
    Anda boleh tidak setuju dg apa yg dilakukan Kiai Yahya. Tapi jangan meremehkan pesan Rahmah yang dibawanya untuk perdamaian dunia. Ini adalah pesan langit. Anda mungkin tidak menyadarinya, tapi Kanjeng Nabi ada di sana saat pesan Rahmah itu diucapkan Kiai Yahya.
    “Tidaklah Kami mengutusmu wahai Muhammad kecuali sebagai rahmat untuk semesta alam”
    Setiap umat Muhammad yang menggaungkan kembali pesan Rahmah yg telah diajarkan Nabi, sejatinya akan didampingi dan dibela oleh Nabi Muhammad.

    Ini bukan lagi masalah Kiai Yahya, NU dan Indonesia.

    Pesan langit sdh disampaikan Kiai Yahya. Caci-maki sdh beliau terima. Banyak pihak berlepas diri. Banyak pihak meninggalkannya. Namun mereka yg paham bahwa ini pesan langit, akan menyebut asma-Nya dan bershalawat pada Kanjeng Nabi. 

    Mari kita terus sampaikan pesan Rahmah ini๐Ÿ™


    Tabik,
    Nadirsyah Hosen
    Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama
    Australia - New Zealand

    Penghina Ansor NU di Pandeglang Berakhir dengan Materai #KamiTidakDiam

    Muslimedianews ~ Proses tabayun yang di lakukan oleh Ansor Banser Kab. Pandeglang di Polres Pandeglang terhadap seseorang yg menghina @nahdlatululama di medsos...  #KitaTidakDiam @GPAnsor_Satu @noeruzzaman @AfifFuadS @GunRomli @Adung65A @qitmr @cakimiNOW @HandiKusnandi





    Hinaan sebelumnya

     

    HIKMAH

    ARABIC

    Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
    Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
    RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
    Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News