BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

Headlines

Slider Right

randomposts6

HEADLINES

Headlines/block-1

INDONESIA

Indonesian/block-2

MIDDLE EAST

Middle%20East/block-2

INTERNASIONAL

International/block-3

ARABIC VERSION

Arabic/block-6

ENGLISH VERSION

English/block-6

SYUBHAT

Syubhaat/block-1

Islamic QA

Islamic%20QA/block-1

OPINION

Opinion

Latest Articles

Tuesday, June 25, 2019

Dirjen Bimas Islam Ajak Kaum Milenial Perkuat Literasi Informasi


Jakarta, bimasislam--- Dirjen Islam ajak kaum milenial untuk perkuat literasi milenial. Hal itu disampaikan Dirjen saat menjadi narasumber di “Pelatihan Literasi Informasi bagi Generasi Milenial, Senin (24/06).

Dikatakan Dirjen, Bimas Islam terus merangkul anak-anak muda atau kaum milenial dengan berbagai program yang ada, salahsatunya pelatihan ini.

“Jangan sampai anak-anak muda di Indonesia terjebak dengan hoax, ujaran kebencian, radikalisme, pornografi, berlebih-lebihan, dan menebarkan paham keagamaan yang menyimpang/bermasalah,” pinta Dirjen.

“Oleh karena itu, saya mendukung kegiatan ini sebagai peran serta kita untuk meningkatkan nalar dan daya kritis generasi muda dalam menerima dan menyebarkan informasi di era distruptif seperti saat ini,”ujarnya.

Pada kesempatan ini, Dirjen juga paparkan capaian kinerja Ditjen Bimas Islam tahun 2018 dan pelaksanaan program unggulan tahun 2019.

Dalam paparannya, Dirjen menyampaikan tren peningkatan kinerja tahun 2015-2018, seperti meningkatnya Indeks Layanan KUA, pembangunan 708 Gedung Balai Nikah Manasik Haji, peningkatan penghimpunan zakat nasional, hingga PNBP Award Tahun 2016 pada Kategori Perolehan K/L terbesar.

Selain Dirjen, dijadwalkan hadir sebagai narasumber Sesditjen Bimas Islam, Staf Ahli Kemenag Bidang Komunikasi dan Informasi, serta dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dewan Pers dan Direktorat Cyber Crime Mabes Polri.

Bertempat di Aston Kartika Grogol Hotel Jakarta, kegiatan Pelatihan Literasi bagi Generasi Milenial ini berlangsung selama tiga hari, 24-26 Juni 2019. Peserta kegiatan berjumlah 80 orang peserta, terdiri 19 peserta dari Ditjen Bimas Islam tingkat pusat, dan 61 peserta yang seluruhnya merupakan generasi milenial yang terdiri dari organisasi pemuda, mahasiswa, komunitas generasi muda muslim, Influencer media sosial, praktisi jurnalistik, dan pejabat/staf di lingkungan Ditjen Bimas Islam.

Friday, May 31, 2019

Akibat Kedangkalan, Umar Hamdan Karrar Penghina Ulama NU Meminta Maaf

Muslimedianews.com ~ Nama Umar Hamdan Karrar menjadi viral saat melakukan penghinaan terhadap salah seorang ulama sepuh Nahdlatul Ulama, KH. A. Mustofa Bisri, Kamis (30/5/2019)

Pria asal Sumenep Madura itu dalam statusnya mengatakan KH. Mustofa Bisri mendo'akan kehancuran terhadap Indonesia. Status Umar Hamdan Karrar itu berasal dari kesalah pahamannya mengenai struktur kalimat dalam bahasa Arab. 

Selang beberapa menit kemudian, statusnya dihapus. Namun sudah terlanjur viral dan mendapatkan respon dari berbagai pihak. Hingga saat ini (31/5/2019) akun facebooknya pun sudah tidak aktif.