Top News :
    6f2685a723d5dd228092da7913ae853e

    حمل: كتب قطب الدعوة والإرشاد الإمام الحداد PDF 4shared

    Muslimedianews.com ~ Download kumpulan kitab bahasa Arab karya Imam Abdullah bin Alawi al-Haddad dari 4shared berikut :

    ترجمة الإمام الحداد

    الدعوة التامة والتذكرة العامة

    النصائح الدينية والوصايا الإيمانية

    الفصول العلمية والأصول الحكمية

    رسالة المعاونة والمظاهرة والمؤازرة

    سبيل الادكار والاعتبار

    إتحاف السائل بجواب المسائل

    آداب سلوك المريد


    الحكم الحدادية

    النفائس العلوية في المسائل الصوفية


    ديوان الإمام الحداد


    مجموع أوراد الإمام الحداد


    اللهمَّ أخرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الوَهْمِ ، وأكْرِمْنَا بِنُورِ الفَهْمِ ، وافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَةِ العِلْمِ ، وحَسِّنْ أخْلَاقَنَا بالحِلْمِ ، وسَهِّلْ لنَا أبْوَابَ فَضْلِكَ ، وانشُرْ عَلَيْنَا مِنْ خَزَائنِ رَحْمَتِكَ يا أرْحَمَ الرَّاحِمِين


    Menjadi Warga NU (Nahdliyyin) yang Kaffah

    Muslimedianews.com ~ Saya tertarik dengan tulisan sahabat saya, Ahmad Tsauri, alumni Lirboyo dan murid Maulana Habib Lutfi bin Yahya di acount Facebook-nya. Ia menulis:

    "...Kita juga akan sangat sulit melakukan gerakan riil jika generasi muda NU sendiri tidak begitu faham pemikiran, ajaran, kearifan, filosofi dan NU secara epistemologis. NU tidak lebih dari sekedar label. Jadi tidak perlu heran kalau ada NU rasa Wahabi, NU rasa HTI, NU rasa PKS, NU rasa Arab dll. Jika NU adalah proses pelembagaan kearifan Islam Indonesia yang mengakomodir otentisitas sekaligus lokalitas maka NU berbagai rasa itu bukan lagi NU. Melestarikan paham NU sama dengan menjaga keutuhan NKRI.."


    Sepakat dengan Tsauri, menjadi nahdliyin itu tidak mudah. Jangan kira kalau anda tahlilan, maulidan, manaqiban, dan lain-lain anda sudah menjadi NU. Maka itu, para ulama NU menambahkan kata an-nahdliyah setelah ahlussunah wal jama'ah. Ini untuk membedakan Aswaja NU dengan Aswaja banyak rasa yang dikatakan Tsauri di atas.

    Pengertian Aswaja An-Nahdliyah tidak hanya mencakup aspek normatif-teologis, yaitu mengikuti salah satu dari mazhab 4 dalam fiqh, Al-Asy'ari dan Al-Maturidi dalam akidah, dan Al-Junaid dan Al Ghazali dalam tasawuf; tapi juga meliputi sikap hidup (ideologi) yang terangkum dalam sikap tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), dan tawazun (seimbang, proporsional). Tiga prinsip ini menjadi landasan NU dalam menyikapi berbagai persoalan: kebangsaan, politik, sosial, ekonomi, budaya.

    Dalam politik, garis politik NU adalah politik kebangsaan. Hadrotussyekh Hasyim Asy'ari menegaskan, nasionalisme dan agama tak bisa dipisahkan, keduanya saling menguatkan. "Agama saja saja tanpa nasionalisme tak bisa menyatukan bangsa, sementara nasionalisme tanpa agama akan kering nilai-nilai" demikian yang sering disampaikan oleh KH. Said Aqil Siradj, ketum PBNU. Inilah sikap tawazun (seimbang) NU dalam politik.

    Sikap ini bukan tanpa resiko. Risikonya NU difitnah dengan berbagai macam tuduhan yang memanaskan telinga. Ingat, tahun 1965 ketika NU memutuskan bergabung dengan koalisi NASAKOM, tujuannya adalah untuk mengimbangi kekuatan PKI di pemerintahan, KH. Wahab Hasbullah dinyinyiri oleh Masyumi. Beliau difitnah sebagai antek PKI, gila jabatan, gila uang, dan tuduhan-tuduhan keji lainnya. Bahkan seorang tokoh Masyumi dengan penuh kebencian berkata, "jika kepala Kiyai Wahab dibelah, maka isinya adalah palu arit..".

    Apa reaksi Kiyai Wahab? Cuek. Mungkin Mbah Wahab dalam kesendiriannya berkata, "biarlah sejarah yang akan membuktikan..". Dan sejarah memang telah membuktikannya, bahwa tindakan Mbah Wahab benar. Kebalikannya, Masyumi yang dibubarkan oleh Sukarno.

    Kondisi saat ini agak-agak mirip dengan tahun 65-an. Tokoh-tokoh NU difitnah, di bully di medsos, dan terang-terangan di caci maki. Boleh jadi sejarah pun akan berulang, tentang siapa yang akan dibubarkan.

    Politik kebangsaan yang diusung oleh NU juga menegaskan bahwa NU menolak ideologi khilafah dan turunannya, semacam NKRI bersyari'ah yang diperjuangkan oleh FPI dan kawan-kawannya.

    NU menolak dakwah dengan cara-cara radikal (radikal ucapan dan tindakan) dan revolusioner, karena berpotensi mengancam keutuhan bangsa. Cara-cara demikian berpotensi menimbulkan perpecahan bangsa, karena pasti akan mendapat perlawanan dari kelompok nasionalis dan non muslim. Kaidah fiqh-nya, "menolak kehancuran lebih didahulukan daripada mengambil kemaslahatan".

    Alhasil, jadilah NU kaffah. Jangan NU setengah. Setengah wahabi, setengah HTI, setengah PKS, apalagi setengah gila.. hehe Caranya dengan memahami dan mempelajari sejarah NU, Aswaja An-Nahdliyah, Nilai Dasar dan Perjuangan NU, ideologi NU, garis politik dan kebijakan NU, serta profil dan kiprah kiyai-kiyai dan tokoh-tokoh NU yang telah memberi warna dalam sejarah perjalanan bangsa ini. wallahua'lam

    Penulis: Muhammad Imaduddin
    Wakil Sekretaris Lembaga dakwah PBNU

    Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah Yang Benar

    Muslimedianews.com ~
    بسم الله الرحمن الرحيم
    قال الشيخ الإمام بركة الأنام عبد الله باعلوي الحداد نفع الله به و بعلومه آمين فى النصائح
    Berkata Asy-Syaikh Al-Imam Barokatul Anam 'Abdullah Ba'alawiy Al-Haddad [semoga Allah memberi manfaat Beliau dan ilmu-ilmu beliau] dalam kitab An-Nashoih

    خاتمة الكتاب :: في عقيدة وجيزة جامعة نافعة إن شاء الله تعالى على سبيل الفرقة الناجية و هم أهل السنة و الجماعة و السواد الأعظم من المسلمين
    Penutup Kitab : menerangkan Aqidah/keyakinan yang ringkas , mencakup , bermanfaat Insya Allah Ta'ala menurut jalan Kelompok yang selamat yaitu Ahlussunnah wal Jama'ah dan As-Sawad Al-A'dhom / Mayoritas Umat Islam

    الحمد لله وحده و صلى الله على سيدنا محمد و آله و صحبه و سلم و بعد
    Segala puji hanya bagi Allah semata , Semoga Allah mencurahkan Rahmatnya atas junjungan kita Nabi Muhammad , keluarga , dan shahabatnya dan semoga Allah mencurahkan keselamatanNya. Selanjutnya ...

    فإنا نعلم و نعتقد و نؤمن و نوقن و نشهد أن لا إله إلا الله و حده لا شريك له إله عظيم ملك كبير لا رب سواه و لا معبود إلا إياه
    Maka sesungguhnya kita mengetahui , meyakini , percaya , yakin sepenuhnya dan bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah semata , tiada sekutu bagiNya , Tuhan yang Maha Agung , Raja yang Maha Besar , tiada Robb selainNya , tiada sesembahan kecuali kepadaNya

    قديم أزلي دائم أبدي لا ابتداء لأوليته و لا انتهاء لاخريته
    Dzat yang Maha Dahulu lagi Azaliy , tiada permulaan bagi dahuluNya , tiada akhiran bagi keabadianNya

    أحد صمد لم يلد و لم يولد
    Tuhan Yang Maha Esa , Tempat bergantung , tidak melahirkan dan tidak dilahirkan

    و لم يكن له كفوا أحد
    Tiada seorang pun yang menyamainya

    لا شبيه له و لا نظير و ليس كمثله شيء
    Tidak ada bagiNya yang menyerupai , tidak ada yang menyamai dan tiada sesuatu apapun yang menyerupaiNya

    و هو السميع البصير
    Dan Ia Maha Mendengar lagi Maha Melihat

    و أنه تعالى مقدس عن الزمان و المكان و عن مشابهة الأكوان
    Dan sesungguhnya Allah Ta'ala dibersihkan dari zaman/waktu dan tempat dan dari menyerupai makhluk

    ولا تحيط به الجهات
    Dan Allah tidak diliput arah

    و لا تعتريه الحادثات
    Dan Allah tidak didatangi perkara-perkara baru

    Keterangan: tidak ada penambahan , pengurangan dan perubahan pada Allah dan sifatNya

    مستو على عرشه على الوجه الذي قاله و بالمعنى الذي أراده استواء يليق بعز جلاله و علو مجده و كبريائه
    Allah beristiwa'/menguasai/menjaga arsyNya sebagaimana yang Ia firmankan sesuai makna yang Ia kehendaki , dengan istiwa' yang sesuai dengan sifat Keluhuran ke Maha AgunganNya , ketinggian ke Maha AgunganNya dan sifat Sombong/ke Maha BesaranNya

    و هو أقرب للإنسان من حبل الوريد
    Dan Allah lebih dekat bagi manusia dari pada otot lehernya

    و على كل شيء رقيب و شهيد
    Dan atas segala sesuatu Ia Maha Melihat dan Menyaksikan

    حي قيوم
    Allah Maha Hidup dan Berdiri sendiri/tidak butuh sesuatu/orang lain

    لا تأخذه سنة و لا نوم
    Allah tidak tersentuh kantuk dan tidur

    Keterangan: Wajib bagi setiap mukallaf mengetahui dan meyakini bahwa Allah tidak mengalami kantuk dan tidur , karena kantuk dan tidur adalah sifat Naqs/kurang yang tidak layak ada pada Allah , kantuk dan tidur adalah salah satu sifat sebagian makhluk Allah , adapun meyakini bahwa Allah mengalami kantuk atau tidur atau mati adalah kekufuran

    بديع السماوات و الأرض
    Allah Dzat yang menciptakan langit dan bumi

    Keterangan: Wajib bagi setiap mukallaf mengetahui dan meyakini bahwa langit dan bumi ada karena diciptakan Allah Ta'ala , sehingga langit dan bumi adalah makhluk atau hawadits [sesuatu yang baru] , tidak boleh kita meyakini bahwa alam semesta ini ada sendiri atau tanpa diciptakan atau ada tanpa permulaan karena setiap makhluk mempunyai sifat lemah sehingga tidak mampu menciptakan dirinya atau bisa menciptakan makhluk lain , penciptaan hanyalah milik Allah.

    و إذا قضى أمرا فإنما يقول له كن فيكون
    Dan jika Allah menghendaki suatu perkara maka langsung terjadi sesuai KehendakNya

    Keterangan: Yang demikian menunjukkan betapa cepat terjadinya sesuatu yang dikehendaki Allah

    Makna dhohir kalimah/redaksi : Dan jika Allah menghendaki suatu perkara maka Ia hanya berfirman kepadanya " Jadilah" maka terjadilah sesuatu itu.

    Kalimah ini tidak boleh difahami dan diambil/pegang dhohirnya karena bertentangan dengan ayat LAISA KAMITSLIHI SYAIUN , karena jika kita ambil makna dhohirnya maka berarti Allah berfirman dengan huruf atau suara bahkan bahasa yang terdiri dari huruf kaf dan nun , maka jika Allah menghendaki sesuatu Allah berfirman KUN , KUN , KUN dan seterusnya sesuai bilangan makhluk yang dikehendaki terjadinya dan hal yang demikian adalah MUSTAHIL.

    Kalam Allah tidak menyerupai kalam makhlukNya.

    الله خالق كل شيء وهو على كل شيء وكيل
    Allah Dzat yang menciptakan setiap sesuatu dan atas setiap sesuatu Ia Dzat yang diserahi

    Keterangan:  Selain Allah dan sifat-sifatnya adalah makhluk ciptaan Allah , maka setiap sesuatu itu ciptaan Allah sehingga tidak ada sesuatu yang bukan ciptaan Allah , sehingga setiap makhluk ada dengan permulaan. Meyakini adanya pencipta selain Allah adalah kekufuran , meyakini alam semesta ada tanpa permulaan juga kekufuran. Dalam menciptakan, Allah tidak membutuhkan bantuan dari orang lain dan juga tidak membutuhkan bahan. Hanya Allahlah yang mampu menciptakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada. Tidak ada Pencipta selain Allah.

    Sekte Qodariyah dan Murjiah tidak akan sampai ditelaga dan masuk surga

    عن أنس بن مالك قال: قال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم "صنفان من أمّتي لا يردان على الحوض ولا يدخلان الجنة القدرية والمرجئة" (رواه الطبراني في الأوسط ورجاله رجال الصحيح غير هرون بن موسى الفروي وهو ثقة 7/207 من مجمع الزوائد ومنبع الفوائد للحافظ علي الهيثمي المتوفى سنة807 هجرية)
    Dari Anas bin Malik ia berkata: Rosulullah sholla Allahu 'alaihi wa sallam bersabda: Dua golongan dari umatku tidak akan sampai diatas Telaga dan tidak akan masuk surga yaitu Qodariyah dan Murjiah / HR Ath-Thobaroniy.

    و أنه تعالى على كل شيء قدير و بكل شيء عليم
    Dan Allah Ta'ala Maha Kuasa atas setiap sesuatu dan Maha Mengetahui setiap sesuatu

    قد أحاط بكل شيء علم
    Dan Ilmu Allah meliputi setiap sesuatu

    و أحصى كل شيء عددا
    Lan melanggeri sopo Allah ing saben-saben suwiji apane wilangane

    و ما يعزب عن ربك من مثقال ذرة فى الأرض و لا فى السماء
    Dan tidaklah samar dari Tuhanmu sesuatu seberat dzarroh di dalam bumi maupun didalam langit

    يعلم ما يلج في الأرض و ما يخرج منها و ما ينزل من السماء و ما يعرج فيها
    Allah mengetahui apa yang masuk kedalam bumi , apa yang keluar darinya , apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke langit

    و هو معكم أينما كنتم
    Dan Allah menyertai kamu dimana saja kamu berada

    Keterangan: makna ma'iyyah/kebersamaan Allah adalah Al-Ihaatoh bil'ilmi / meliputi dengan PengetahuanNya

    و الله بما تعملون بصير
    Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat

    و يعلم السر و أخفى
    Dan Allah mengetahui rahasia dan perkara yang samar

    و يعلم ما فى البر و البحر
    Dan Allah mengetahui apa yang ada didarat dan dilaut

    وما تسقط من ورقة إلا يعلمها و لا حبة في ظلمات الأرض و لا رطب و لا يابس إلا في كتاب مبين
    dan tidak jatuh selembar daun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

    و أنه تعالى مريد للكائنات مدبر للحادثات
    Dan sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Menghendaki apa saja yang ada lagi mengelola makhuk-makhlukNya

    و أنه لا يكون كائن من خير أو شر أو نفع أو ضر إلا بقضائه و مشيئته
    Dan sesungguhnya tidaklah terjadi sesuatu yang terjadi baik itu perkara baik atau buruk atau manfaat atau bahaya kecuali dengan Qodlo' Allah dan KehendakNya

    فما شاء كان و ما لم يشأ لم يكن
    Maka apa saja yang Allah kehendaki maka terjadi dan apa saja yang tidak Ia kehendaki maka tidak terjadi

    و لو اجتمع الخلق كلهم على أن يحركوا فى الوجود ذرة أو يسكنوها دون إرادته لعجزوا عنه
    Dan Seandainya semua makhluk bersatu untuk menggerakkan sesuatu yang kecil wujudnya atau mejadikannya diam tanpa Kehendak Allah niscaya mereka tidak mampu melakukannya

    و أنه تعالى سميع بصير
    Dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat

    متكلم بكلام قديم أزلي لا يشبه كلام الخلق و أن القرآن العظيم كلامه القديم و كتابه المنزل على نبيه و رسوله محمد صلى الله عليه و سلم
    Allah Dzat yang Maha Berfirman dengan firman yang qodim lagi azaliy yang tidak menyerupai kalamnya makhluk , dan sesungguhnya Al-Qur an yang Agung adalah FirmanNya yang bersifat Qodim dan KitabNya yang diturunkan berangsur-angsur atas Nabi dan UtusanNya Muhammad sholla Allahu 'alaihi wa sallam

    و أنه سبحانه الخالق لكل شيء
    Dan sesungguhnya Allah subhanahu (wa Ta'alaa) adalah Dzat yang Maha Menciptakan setiap sesuatu

    و الرزاق له
    Dan Yang Maha Memberi rizki makhluk

    و المدبر
    Dan Dzat Yang Maha Mengatur

    و المتصرف فيه كيف يشاء
    Dan Dzat Yang Mentasarufkan makhlukNya sesuai kehendakNya

    ليس له فى ملكه منازع و لا مدافع
    Tiada bagiNya dalam kerajaanNya makhluk yang bisa menentang / menyelisihi dan makhluk yang bisa menolakNya

    يعطي من يشاء و يمنع من يشاء
    Allah memberi orang yang Ia kehendaki dan mencegah / tidak memberi orang yang Ia kehendaki

    و يغفر لمن يشاء و يعذب من يشاء
    Allah mengampuni dosa bagi orang yang Ia kehendaki dan menyiksa orang yang Ia kehendaki

    لا يسئل عما يفعل و هم يسئلون
    Allah tidak ditanyai mengenai apa yang Ia perbuat akan tetapi makhluk akan ditanyai / dimintai pertanggung jawaban

    و أنه حكيم في فعله عدل في قضائه لا يتصور منه ظلم و لا جور و لا يجب عليه لأحد حق و لو أنه سبحانه أهلك جميع خلقه في طرفة عين لم يكن بذلك جائرا عليهم و لا ظالما لهم فإنهم ملكه و عبيده و له أن يفعل في ملكه ما يشاء وما ربك بظلام للعبيد
    Dan sesungguhnya Allah adalah Dzat Yang Maha Bijaksana dalam perbuatanNya , Maha 'Adil dalam keputusanNya , tidak tergambarkan dariNya adanya sifat menganiaya maupun sifat lacut , dan tidak wajib atas Allah hak bagi seseorang (Allah tidak punya kewajiban) , Andaikan Allah merusak semua makhlukNya dalam sekejap mata maka tidaklah Ia lacut kepada mereka karena itu , dan juga tidak dzolim / menganiaya mereka , karena sesungguhnya mereka adalah milik dan hambaNya ,dan hak bagiNya Ia berbuat dalam kerajaanNya apa yang Ia kehendaki , dan Tuhanmu bukanlah Tuhan yang menganiaya hamba-hambaNya

    يثيب عباده على الطاعات فضلا و كرما و يعاقبهم على المعاصي حكمة و عدلا
    Allah memberi pahala hamba-hambanya atas ketaatan sebagai anugerah dan kemuliaan , dan Allah menyiksa mereka atas maksiat sebagai kebijaksanaan dan keadilan

    Keterangan: Hal ini yang membedakan Ahlussunnah dengan Muktazilah yang mana muktazilah berpendapat Allah mempunyai kewajiban memberi pahala atas taatnya hamba sedangkan Ahlussunnah meyakini Allah tidak mempunyai kewajiban apapun . Adapun pahala yang diberikan Allah buat hambanya yang taat itu sebagai anugerah dan kemuliaannya bukan kewajiban , begitu pula Allah menyiksa hambanya yang durhaka juga bukan kewajiban Allah namun sebagai hikmah dan keadilannya

    و أن طاعته واجبة على عباده بإيجابه على ألسنة أنبيائه عليهم الصلاة و السلام
    Dan sesungguhnya taat kepada Allah itu wajib atas hamba-hambanya karena Allah mewajibkannya lewat sabda para NabiNya , atas mereka sholawat dan salam

    و نؤمن بكل كتاب أنزله الله و بكل رسول أرسله
    Dan kami beriman kepada setiap kitab yang diturunkan Allah dan setiap Rosul yang diutus Allah

    و بملائكة الله و بالقدر خيره و شره
    Dan kepada Malaikat-malaikat Allah dan kepada Qodar baik dan qodar buruk

    و نشهد أن محمدا عبد الله و رسوله أرسله إلى الجن و الإنس و العرب و العجم بالهدى و دين الحق ليظهره على الدين كله و لو كره المشركون
    Dan kami bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba Allah dan utusanNya , ia diutus Allah kepada jin , manusia , orang arab dan selain arab dengan membawa petunjuk dan agama yang benar untuk medhohirkannya (agama) atas semua agama , walaupun orang-orang musyrik membencinya

    و أنه بلغ الرسالة و أدى الأمانة
    Dan sesungguhnya Nabi Muhammad sholla Allahu 'alaihi wa sallam telah menyampaikan risalah dan telah menyampaikan amanat

    و نصح الأمة و كشف الغمة و جاهد فى الله حق جهاده
    dan beliau telah berkeinginan baik terhadap umat , beliau telah menghilangkan kesedihan dan telah berjihad dengan sebenar-benar jihad fi sabiilillah

    و أنه صادق أمين مؤيد بالبراهين الصادقة و المعجزات الخارقة
    Dan sesungguhnya beliau adalah orang yang jujur , dapat di percaya , dikuatkan dengan burhan / bukti yang benar dan mu'jizat yang menyelisihi kebiasaan

    و أن الله فرض على العباد تصديقه و طاعته و اتباعه و أنه لا يقبل إيمان عبد و إن آمن به سبحانه حتى يؤمن بمحمد صلى الله عليه و سلم و بجميع ما جاء به و أخبر عنه في أمور الدنيا و الأخرة و البرزخ
    Dan sesungguhnya Allah mewajibkan atas hamba-hambanya membenarkan Nabi Muhammad sholla Allahu 'alaihi wa sallam , mentaatinya dan mengikutinya . Dan sesungguhnya Allah tidak menerima iman hambaNya walaupun ia iman kepada Allah sehingga ia beriman kepada Nabi Muhammad sholla Allahu 'alaihi wa sallam dan apa saja yang beliau datangkan dan beliau khabarkan tentang perkara dunia , akherat dan alam kubur

    ومن ذالك أن يؤمن بسؤال منكر و نكير للموتى عن التوحيد و الدين و النبوة
    Di antaranya adalah iman kepada adanya pertanyaan malaikat Munkar dan malaikat Nakir bagi orang-orang yang telah meninggal dunia tentang TAUHID , AGAMA dan KENABIAN

    و أن يؤمن بنعيم القبر لأهل الطاعة و بعذابه لأهل المعصية
    Dan iman kepada adanya nikmat kubur bagi Ahli taat dan adanya siksa kubur bagi Ahli maksiat

    و أن يؤمن بالبعث بعد الموت و بحشر الأجساد و الأرواح إلى الله
    Dan iman kepada adanya kebangkitan setelah mati dan iman kepada dikumpulkannya jasad dan roh kepada Allah

    و بالوقوف بين يدي الله
    Dan wajib iman adanya Wuquf / menghadap dihadapan Allah

    و بالحساب و أن العباد يتفاوتون فيه إلى مسامح و مناقش و إلى من يدخل الجنة بغير حساب
    Diantara apa yg dikhabarkan baginda Nabi adalah wajib beriman adanya hisab/ perhitungan , dan sesungguhnya hamba-hamba Allah berbeda-beda dalam dihisab , ada yang diberi kemudahan / toleransi , ada yang diteliti dan ada pula yang masuk surga tanpa dihisab

    و أن يؤمن بالمزان الذي توزن فيه الحسنات و السيئات
    Dan wajib beriman adanya Mizan/Timbangan amal yang mana amal-amal kebaikan dan amal-amal kejelekan ditimbang

    و بالصراط وهو جسر ممدود على متن جهنم
    Dan wajib iman adanya Shirot yaitu Jembatan yang memanjang diatas neraka jahannam

    و بحوض نبينا محمد صلى الله عليه و سلم الذي يشرب منه المؤمنون قبل دخول الجنة و ماؤه من الجنة
    Dan wajib beriman dengan telaganya Nabi kita Muhammad sholla Allahu 'alaihi wa sallam yang mana orang-orang mukmin minum darinya sebelum masuk surga , air telaga itu dari surga

    و أن يؤمن بشفاعة الأنبياء ثم الصديقين و الشهداء و العلماء و الصالحين و المؤمنين
    Dan (wajib) beriman adanya syafa'at Para Nabi , kemudian syafa'atnya Shiddiiqin (orang-orang yang jujur) , Orang-orang yang mati syahid , para Ulama , Orang-orang sholih dan orang-orang mukmin

    و أن الشفاعة العظمى مخصوصة بمحمد صلى الله عليه و سلم
    Dan sesungguhnya Syafa'at yang Agung dikhususkan kepada Nabi Muhammad sholla Allahu 'alaihi wa sallam

    و أن يؤمن بإخراج من دخل النار من أهل التوحيد حتى لا يخلد فيها من في قلبه مثقال ذرة من إيمان
    Dan (wajib) beriman dengan dikeluarkannya orang yang masuk neraka dari Ahli Tauhid sehingga tidaklah kekal dineraka orang yang terdapat iman seberat dzarroh dihatinya

    و أن أهل الكفر و الشرك مخلدون فى النار أبد الآبدين لا يخفف عنهم العذاب ولا هم ينظرون
    Dan sesungguhnya Ahli kufur dan syirik dikekalkan didalam neraka seabadinya orang-orang yang abadi , tidak diringankan dari mereka siksaan dan mereka tidak dilihat dengan penglihatan kasih sayang

    و أن المؤمنين مخلدون فى الجنة أبدا سرمدا لا يمسهم فيها نصب و ما هم منها بمخرجين
    Dan sesungguhnya orang-orang mukmin dikekalkan didalam surga selama-lamanya , didalam surga mereka tidak terkena/mengalami kesulitan/kepayahan dan mereka tidak dikeluarkan dari surga

    و أن المؤمنين يرون ربهم فى الجنة بأبصارهم على ما يليق بجلاله و قدس كماله
    Dan sesungguhnya orang-orang mukmin akan melihat Tuhan mereka dengan mata kepala mereka sesuai dengan yang patut dengan keagunganNya dan maha suci kesempurnaannya

    و أن يعتقد فضل أصحاب رسول الله صلى الله عليه و سلم و ترتيبهم و أنهم عدول خيار أمناء لا يجوز سبهم و لا القدح فى أحد منهم
    Dan (wajib) meyakini keutamaan shahabat-shahabat Rosulullah sholla Allahu 'alaihi wa sallam dan urutan (keutamaan) mereka , dan sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang Adil , dapat dipercaya , tidak boleh misuhi mereka maupun mencacat seseorang dari mereka

    و أن الخليفة بعد رسول الله صلى الله عليه و سلم أبوبكر الصديق ثم عمر الفاروق ثم عثمان الشهيد ثم علي المرتضى رضي الله تعالى عنهم و عن أصحاب رسول الله صلى الله عليه و سلم أجمعين و عن التابعين لهم بإحسان إلى يوم الدين و عنا معهم برحمتك يا أرحم الراحمين .
    Dan sesungguhnya kholifah setelah wafatnya Rosulullah sholla Allahu 'alaihi wa sallam adalah Abu Bakar As-Shiddiq , kemudian 'Umar Al-Faruq (yang membedakan antara yang haq dan bathil) , kemudian 'Utsman bun 'Affan yang mati syahid , kemudian 'Ali bin Abu Tholib Al-Murtadlo (yang di ridloi) , Semoga Allah meridloi dari mereka , shahabat-shahabat Nabi sholla Allahu 'alaihi wa sallam semuanya , orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik sampai hari pembalasan dan dari kita beserta mereka , berkat RahmatMu Ya Allah ya Arhamarrohimiin.

    انتهى = Selesai

    Alhamdulillah dengan pertolongan Allah subhanahu wa ta'ala khotamlah Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah yang kita ambilkan dari Karya Mujaddid Abad 11 Hijriyah Asy-Syaikh Al-Imam Al-Habib Abdullah bin 'Alwy Al-Haddad dalam kitab beliau "Nashoihul ad-Diniyyah / النصائح الدينية والوصايا الإيمانية" .


    M. Salim Nur Ahmad
     

    HIKMAH

    ARABIC

    Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
    Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
    RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
    Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News