BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

Headlines

Slider Right

randomposts6

HEADLINES

Headlines/block-1

INDONESIA

Indonesian/block-2

MIDDLE EAST

Middle%20East/block-2

INTERNASIONAL

International/block-3

ARABIC VERSION

Arabic/block-6

ENGLISH VERSION

English/block-6

SYUBHAT

Syubhaat/block-1

Islamic QA

Islamic%20QA/block-1

OPINION

Opinion

Latest Articles

Monday, October 22, 2018

NU Temanggung Luncurkan 3 Program Layanan Ummat di Hari Santri Nasional tahun 2018


Hari Santri Nusantara (HSN) Kabupaten Temanggung tahun ini terbilang unik dan istimewa. Ditahun ke-3 tersebut sungguh lebih berbeda ketimbang HSN tahun sebelumnya. Tahun lebih menitik beratkan bagi warga Nahdliyyin diakar rumput. Meskipun disela-sela kesibukan budgeting PCNU Temanggung yang terbilang sibuk untuk merampungkan pembangunan gedung PCNU, namun masih ada celah untuk memberikan hadiah nyata bagi warganya. Temanggung merupakan daerah hijau dengan kisaran angka 80% warga NU, sehingga itu sangat berpotensi untuk diberdayakan dan diberikan layanan yang nyata. 

"3 Program yang kami luncurkan ini seluruhnya merupakan berkah dari kesuksesan warga NU yang berinfaq melalui Pogram KOIN NU", terang Gus Saifur Manager NU CARE-LAZISNU Temanggung.
Meskipun tergolong baru Program KOIN NU tergolong cukup sukses di Kota Daun Emas ini. 
Kesempatan HSN tahun ini, NU CARE-LAZISNU Temanggung mentasyarufkan 3 program sekaligus diantaranya membantu Santri yang yang rawat inap di Rumah Sakit, Peluncuran Tasaruf Seribu Sarung-Seribu Santri dan yang terunik melaunching Alat Hapus Tatto Gratis. 

"Alat Hapus Tatto yang kami launching ini seluruhnya murni dari Program KOIN NU warga, bukan dari sumber yang lain. Alat ini kami peruntukkan bagi seluruh warga tanpa dipungut biaya", tukas Pengasuh Ponpes al-Ittihad Jurang Temanggung.

Bagi warga yang ingin menikmati layanan ini bisa mendaftarkan diri kepada tim lapangan hapus tatto. [jafar]

Kaligrafi Raksasa Pesantren Sukorejo Situbondo Pecahkan Rekor Muri Dunia di Hari Santri Nasional tahun 2018



Dalam Rangka memeriahkan dan menyambut Hari Santri Nasional tahun 2018, rekor Muri dan Dunia dipecahkan oleh  Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo dengan pembuatan KALIGRAFI TERBESAR HUBUNGAN PANCASILA DAN ISLAM DALAM ANGKA pada tanggal 22 Oktober 2018.

Panjang kaligrafi yang mencapai angka 27 meter melambangkan muktamar ke 27 NU  yang melahirkan penerimaan asas tunggal pancasila di PP. Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo 1984. Adapun lebar kaligrafi yang membentang seluas 9 meter melambangkan 9 wali yang mengislamkan tanah jawa. Dikerjakan oleh 17 santri. Tafaulan dengan 17 rakaat sehari semalam. Melambangkan Al qur’an diturunkan ke langit dunia pada tanggal 17 ramadhan

Waku pengerjaan kaligrafi raksasa itu membutuhkan 22 hari melambangkan hari santri nasional tangga 22 Oktober. Kaligrafi tersebut diangkat oleh 313 santri dan membaca dzkir basmalah melambangkan pasukan badar Rasulullah Saw.

Sedangkan 7 penyangga kaligrafi, Tafaulan pada Jumlah 7 ayat surat fatihah, jumlah lapisan langit ada 7, jumlah hari ada 7. Lafadz penciptaan semesta Kun fayakun berjumlah 7 huruf. 

KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy
22 Oktober 2018