BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Tuesday, August 13, 2013

Front Islam Sebut Ikhwanul Muslimin sebagai Jamaah Ikhwan al-Amrikiyah

Ikhwanul Muslimin agen Amerika
Muslimedianews, Kairo ~ Pasca lengsernya Muhammad Morsi dari kursi kepresidenan Mesir. Ikhwanul Muslimin (IM) yang merupakan penyokong utamanya terus-menerus melakukan protes atas hal itu. Mereka menggunakan berbagai cara untuk dapat mengembalikan Morsi kembali memimpin Mesir seperti sediakala sebelum 3 Juli.

IM menyerukan kepada Barat, khususnya Amerika dan Uni Eropa, agar melakukan intervensi untuk melawan militer Mesir dan membebaskan seluruh pimpinan IM yang ditahan, utamanya Mahdi Akif dan Khairat Syathir. Demikian juga Usamah putra Morsi, dalam keterangan persnya, dia akan membawa kasus ayahnya ke Mahkamah Internasional untuk mendapatkan keadilan.

Sikap IM saat ini sudah berubah drastis. Dulunya, IM adalah gerakan yang sangat anti dengan intervesi asing terhadap Mesir, dan senantiasa menyuarakan kemerdekaan dan nasionalisme saat memimpin Mesir. Pasca militer mengumumkan pelengseran Morsi, Isham Haddad, anggota IM dan Wakil Presiden Morsi untuk urusan luar negeri, mengirimkan surat ke Amerika dan Uni Eropa, untuk meminta bantuan mereka, bahkan meminta dikirim pasukan internasional untuk melindungi Morsi dari para demonstran. Muhammad Ali Bisyr, anggota IM, juga meminta Amerika agar melakukan intervensi ke Mesir demi mendukung demokrasi.

Di pihak lain, Muhammad Farhat, jubir resmi Front Islam, menyatakan bahwa IM adalah agen Amerika. Buktinya adalah Amerika masih bersikukuh agar para pimpinan IM dibebaskan secara aman. Menurutnya, sama sekali tidak ada di dalam syariat atau undang-undang perintah untuk berdamai dengan para pembunuh (baca: IM). Dalam wawancaranya dengan elwathan, Farhat menegaskan bahwa Letnah Jenderal al-Sisi saat ini berada dalam tekanan Amerika, agar tidak membubarkan paksa demontran pro Morsi.

“Amerika dan Israel tidak akan marah melainkan demi membela agen mereka. Ini adalah hal memalukan bagi IM dari segi apapun. Akan tetapi mereka sendiri tidak merasa akan hal itu. Untuk pertama kalinya, setelah Amerika meminta mata-mata Israel ‘Azam-Azam’ untuk dibebaskan, mereka juga meminta agar Morsi kembali menjadi presiden, atau membebaskannya dan menjamin keselamatannya,” tegas Farhat.

Saat ditanya, kenapa Farhat membuat istilah “Jamaah Ikhwan al-Amrikiyah / جماعة الإخوان الأمريكية” (Jamaah Ikhwan Amerika), dia menjawab: “Itu karena ada persekongkolan antara Ikhwan dan Amerika secara nyata. Saat ini Presiden Amerika Barack Obama telah memberika bantuan sebanyak 8 militer dolar kepada Ikhwan, sejak pemilu hingga saat ini.” (elwathan/sm)


Redaktur: Ibnu Mansyur
Sumber: Mosleminfo.com
« PREV
NEXT »

No comments