BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Tuesday, August 13, 2013

Santri Bangkitkan Forum Al-Musyawirin Untuk Membentengi dari Wahabi

Cirebon Membentengi diri dari Wahhabi
Muslimedianews, Cirebon ~ Fenomena merebaknya paham Wahabi di tengah masyarakat Indonesia mendorong puluhan alumni pesantren se kecamatan Astanajapura kabupaten Cirebon berkumpul dan memunculkan inisiatif untuk kembali menghidupkan forum Al-Musyawirin yang pernah ramai pada tahun 90-an.

Usaha tersebut diawali dengan digelarnya sebuah halaqah keaswajaan dan halal bi halal di Musala Nuruzzaman Desa Japura Kidul kecamatan Astanajapura kabupaten Cirebon, Senin (12/8).

Adi Rosyadi, dalam sambutannya sebagai ketua panitia mengungkapkan bahwa menghidupkan kembali forum keaswajaan seperti ini menjadi semakin penting, hal tersebut dilandaskan pada beberapa tujuan, antara lain memperkuat tali silaturrahmi antara alumni pesantren dan masyarakat, menjaga dan membentengi masyarakat dari pengaruh paham yang dapat mengancam persatuan bangsa, serta mempertegas peran santri dalam syiar agama Islam.

“Meskipun di wilayah kecamatan Astanajapura ini tidak begitu marak pengaruh mereka (Wahabi, red), namun forum semacam ini tetap penting untuk dihadirkan kembali guna menjaga masyarakat dari pengaruh-pengaruh paham yang dapat mengancam kesatuan bangsa,” ungkap Rosyadi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ahmad Zuhri, alumni pesantren Lirboyo Jawa Timur yang pernah aktif di Forum Al-Musyawirin ini menuturkan bahwa penguatan Aswaja di tengah masyarakat bukan sekedar kewajiban sebagai generasi muda NU, namun juga harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan bagi para alumni pesantren.

“Jika bukan alumni pesantren maka siapa lagi yang akan peduli dengan masyarakat dari ancaman Wahabi. Kita bisa melakukan pengarus-utamaan aswaja ini melalui berbagai kegiatan seperti bahtsul masa’il ataupun halaqah yang dapat menjawab beberapa kebutuhan masyarakat baik di bidang agama maupun kebangsaan,” tutur Zuhri.

Selebihnya Ahmad Zuhri menceritakan bahwa forum yang diberi nama Ikatan Santri (Insan) Al-Musyawirin ini dibentuk tahun 1996, pada masanya forum ini menjadi tempat strategis untuk menghangatkan hubungan alumni pesantren dengan masyarakat.

Halaqah dengan tajuk mempertegas peran santri dalam mengawal Aswaja di tengah meluasnya paham Wahabi ini menghadirkan pembicara KH Tubagus Rifqi Khowas dari Pesantren Buntet Cirebon. Dalam paparannya, dia mengungkapkan akan selalu mendukung santri yang menjaga paham Aswaja di tengah masyarakat, karena menurutnya, ancaman paham Wahabi yang penuh dengan tradisi pengkafiran tersebut merupakan ancaman kebangsaan, sebuah ideologi yang dapat memecah belah kesatuan.

Sumber: Nu.or.id
« PREV
NEXT »

2 comments

  1. semoga makin memperkuat pemahaman kaum muslimin mengenai urgensi menegakkan Islam dalam kehidupan

    ReplyDelete