Top News :
Home » , , » Buya Yahya : Syi'ah Hanya Mengaku Memperjuangkan Ahli Bait Rasulullah

Buya Yahya : Syi'ah Hanya Mengaku Memperjuangkan Ahli Bait Rasulullah

Posted on Wednesday, 30 October 2013 | garis 22:03

Buya Yahya - DR KH Yahya Zainul Ma'arif Al Bahjah Cirebon
Muslimedianews.com ~ Dalam salah satu video taushiyah Buya Yahya (DR. KH. Yahya Zainul Ma'arif), Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al Bahjah terdapat bahasan mengenai Syi'ah dengan judul "Membongkar Aqidah Syi'ah". Hal ini dapat disimak di situs Multimedia Dakwah Buya Yahya (www.buyayahya.tv) beserta video-video menarik lainnya.

Dalam taushiyah yang membahas Syi'ah tersebut, Buya menganggap hal itu sebagai sebuah "surat cinta", agar kerinduan ummat Islam bangkit untuk Rasulullah Saw, khususnya disaat banyak munculnya fitnah aqidah dizaman ini. Dan disaat banyak fitnah aqidah, maka harus disampaikan atau diluruskan.

Bahasan tersebut juga ditujukan kepada mereka yang belum tahu tentang syi'ah maupun mereka yang ikut dan terjebak syi'ah agar kembali kepada Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja / Sunni).

Menurut Buya Yahya, pada dasarnya Syiah tidak ada hubungannya dengan Habaib, tidak ada hubungannya dengan kaum Muslimin yang saat ini disebut Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja / Sunni). Syi'ah punya cara sendiri.

Berikut diantara petikan perkataan Buya Yaya pada video "Membongkar Aqidah Syi'ah Disc 1 part 1".
 "Syi'ah adalah orang yang mengaku memperjuangkan Ahli Bait Rasulullah. Diantaranya (mereka) mengatakan, masalah imamah atau amirul mukminin setelah Rasulullah adalah Sayyidina Ali. Inilah yang menjadi masalah pokok permasalah dan dari sinilah bercabang kebanyak hal.

Orang Syi'ah mengatakan bahwa Imam Ali adalah pemimpinan setelah Rasulullah Saw. Kalau Ahli Sunnah mengatakan, Imam Ali adalah Imam kita. Masalah urutan ini hanya waktu saja yang berbeda.

Imam Ali adalah Imam kita, Ahlussunnah wal Jama'ah. Dan kelihatannya Imam Ali-nya Sunni dan Syi'ah berbeda. Kalau Imam Ali-nya Sunni, orang pemberani, tidak pernah takut. Imam Ali tidak pernah takut, jangankan 1 atau 2 orang, berapapun jika untuk membela Rasulullah tidak akan takut.

Jika benar kepemimpinan setelah Rasulullah adalah haknya Sayyidina Ali. Maka, tugas beliau adalah menegakkan kebenaran, mengangkat pedang, seperti yang dilakukan putra beliau, Sayyidina Husein. Akan tetapi (seiring) berjalan waktu setelah Sayyidina Abu Bakar al-Shiddiq, Umar bi Khaththab, Utsman bin Affan. Perhatikan, Sayyidna Ali orang yang sangat membantu dan patuh karena pemimpinnya, (salah satunya) adalah Sayyidina Utsman, dan disaat  Sayyidina Utsman terancam fitnah, maka perhatikan (Sayyiina Ali memerintahkan) kepada Hasan dan Husain (kedua putranya) agar berjaga-jaga ditempatnya Utsman bin Affan. Hubungan mereka sangat baik".
Untuk mendapatkan bahasan yang lebih lengkap, simak seluruh video berikut ini:

Disc Pertama :
Disc Kedua :



Penulis : Ibnu Manshur

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | About Us | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News