BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Monday, October 07, 2013

Rodja TV Takut Dengan Ust Muhammad Idrus Ramli

LOGO RODJA TV RADIO RODJA
Muslimedianews.com ~  Belakangan ini jejaring sosial ramai soal ustadz Wahhabi bernama Firanda Andirja yang menyatakan kesiapannya untuk berdialog dengan ustadz Aswaja. (Baca: Firanda Andirja (Ustadz Wahhabi) Nyatakan Siap Dialog dengan Ustadz Aswaja dan baca juga :  Lanjut Firanda Versus Aswaja, Firanda Sewot Menuduh Ust Idrus Ramli Berdusta).

Bersedia Dialog, Asal Bukan Dengan Ust. Idrus Ramli
Ada sebuah kabar menarik terkait dengan Rodja TV dan pihak Aswaja. Menurut sumber yang dapat dipercaya, pada mulanya Rodja TV telah bersedia berdialog terbuka dengan pihak Aswaja, tapi mereka mengatakan asalkan bukan Ustadz Muhammad Idrus Ramli yang mewakili Aswaja.

Saat itu, ketika Rodja TV mengetahui kabar bahwa yang mewakili Aswaja adalah Ust Muhammad Idrus Ramli, maka Salafy-Wahhabi pun saling melempar sesama mereka untuk berhadapan dengan Ust. Idrus Ramli hingga tidak ada kejelasan mengenai hal tersebut. Terus berlarut-larut hingga saat ini.

Ditengah ketidak jelasan itu, muncul kasus Firanda Andirja di facebook.

Radio Rodja 756 AM | Rodja TV
Rodja TV merupakan televisi beraliran Wahhabi yang jaringannya cukup luas. Selain televisi, juga ada Radio Rodja yang lebih dahulu mengudara. Media wahhabi ini cukup meresahkan masyarakat karena kerap kali menuduh amaliyah ummat Islam sebagai amaliyah syirik dan bid'ah sesat.

Markas Radio Rodja 756 AM | RodjaTV beralamat di jalan Pahlawan Kp. Tengah Rt. 03 Rw. 03 Cileungsi - Bogor 16820 Jawa Barat dan website mereka beralamat di http://radiorodja.com dan http://rodja.tv. Siaran mereka juga dapat di lihat via satelit: Palapa D.

Keberadaan Rodja dikalangan salafy-Wahhabi sendiri bukan tanpa kontroversi. Ustadz salafy-wahhabi bernama Dzulqornain M. Sunusi (http://dzulqarnain.net), murid dari ulama wahhabi Syaikh Sholeh Al-Fauzan, bahkan menghimbau agar tidak mendengarkan dan melihat TV Rodja. Menurutnya, orang-orang didalam TV Rodja manhajnya tidak benar dan sebagiannya tidak jelas.

Salafy-wahhabi lainnya juga mengatakan bahwa Rodja dikelola oleh hizbiyyun yang pengisinya turotsiyyun sehingga tidak boleh bagi salafiyyin (baca: salafy-wahhabi) menyimaknya. Pada kenyataannya dikalangan salafy-wahhabi sendiri memang pecah belah dan tidak akur. Sebagai tambahan baca situs salafy-wahhabi yang menyerang Rodja berikut ini : http://tukpencarialhaq.com (Parodi Radio Rodja) (*)


Penulis : Ibnu Manshur
« PREV
NEXT »

97 comments

  1. ???????
    Sangat diragukan kepercayaan berita ini.

    ReplyDelete
  2. Jan Englert Piotr11 October 2013 at 19:14

    Ragu atau pura-pura bung? :)

    ReplyDelete
  3. Berita ga mutu, sampah umat Islam. Apa yg keluar dari mulut mencerminkan kualitas isi otaknya...

    ReplyDelete
  4. Baca Ini lebih terpercaya :

    Menurut Ketua Peduli Muslim, Ginanjar Indrajati Bintoro pada VIVAnews,
    Rabu 16 Oktober 2013, lembaga donasi yang dipimpinnya bekerja sama
    dengan Yufid dan Radio Rodja berhasil mengumpulkan dana kurban dari
    masyarakat Indonesia sebesar Rp4 miliar dalam waktu dua bulan.

    selengkapnya di :

    http://us.dunia.news.viva.co.id/news/read/451661-rakyat-indonesia-kirim-ratusan-hewan-kurban-untuk-suriah

    ReplyDelete
  5. Sunggug orang yang menulis berita di atas akan berdiri di hadapan Allah nanti untuk mempertanggung jawabkan apa yang ia tuliskan,jika yang ia tuliskan itu salah

    ReplyDelete
  6. isone ngawe crito2 ngarang, mesakne

    ReplyDelete
  7. Fatimah Az-Zahra26 October 2013 at 14:15

    kapan Rodja bisa siap?

    ReplyDelete
  8. Jadi kapan bisanya ya tad"....ditunggu debatnya tad"

    ReplyDelete
  9. Pengecutttttt,,,,,kau Syi'ah

    Tulisan ini Hanya Fitnah dan mengadu Domba antara Ahli Sunnah Dengan Ahli Sunnah
    Sadar Wahai Sodara Muslim Ahli Sunnah Ini Jelas2 Perbuatan kaum Syi'ah Laknat Sesat

    ReplyDelete
  10. mantapp
    ini Berita Palsu
    penyebar Fitnah ahlinya kaum syi'ah pengecuttt

    ReplyDelete
  11. BISA NYA MENDELA MENGBODOHI UMAT RODJA BANTUAN RADIIO YANG BERANI KE TEMPAT BERBAHAYA DI SURIA UNTUK MEMBERIKAN BANTUAN .... DAN BANYAK MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA KAUM MUSLIMIN DUNIA YANG DI TINDAS MANA SUBANGSIH ANDA HANYA BISANYA MENYALAHKAN DAN MENUDUUH DUSTA ANA MENDENGAR RADIO INI BERTAHUN-TAHUN TIDAK ADA UCAPAN KECUALI UCAPAN AL-QUR'AN DAN UCAPAN HADITS RASUL YANG SHAHIH YANG DI KEDEPANKAN DALAM BERDAKWA.... ANDA HANYA MAMPU MEMBUAT DUSTA GAMPANG KALO HAL ITU SEMUA ORANG YANG TIDAK SEKOLAHPUN BISA SEPERTI ANDA....

    ReplyDelete
  12. Yg nulis berita ini kelihatan banget bohongnya..

    ReplyDelete
  13. Sya menasehati untk pribadi dan untuk yg menulis berita ini agar hendaknya bertakwalah kpd Allah dan takut akan adzab serta siksanya, apa yg kita lakukan akan dipertanggung jawabkan dihadapan-Nya kelak

    Diriwayatkan oleh Muslim dari Ady bin Hatim bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapapun
    diantara kalian akan diajak berbicara oleh Allah tanpa ada perantara
    penerjemah. Hanya amal yang telah ia lakukan saja yang menentukan apakah
    ia termasuk orang yang beruntung atau orang yang sial. Ketika memandang
    ke depan ia hanya melihat neraka terpampang di hadapannya. Oleh karena
    itu, takutlah kalian akan neraka, walaupun hanya dengan sebutir korma.”

    Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.(al-isra:36)

    ReplyDelete
  14. yg bikin berita ngigau....

    ReplyDelete
  15. KALAU USTADZNYA TERBUKTI BERDAKWAH PROVOKASI, MEMBID'AHKAN, MENSYIRIKAN, MENGKAFIRKAN MUSLIM LAIN YG TDK SEPAHAM WAJIB DI TUTUP ITU RODJA TV.

    ReplyDelete
  16. Sang penulis perbanyak istigfar atas segala kebohongan dan banyak2 belajar tentang Islam. Rodja Tv saluran Ahlussunnah

    ReplyDelete
  17. Fatimah Az-Zahra7 November 2013 at 09:07

    lucu komentar orang bahlul ini, ini bukan karya ilmiah paijo, tapi hanya sekedar informasi

    ReplyDelete
  18. fitnah melanda umat.... Naudzubillah. ahlu sunnah (2 stasiun tv) berperang/diadu domba.

    ReplyDelete
  19. 2 minggu yang lalu saya berjumpa ust. Idrus ramli dan bertanya apakah dpt pesan sms tantangan dialog dari firanda? BELIAU MENJAWAB TIDAK ADA SMS FIRANDA MASUK KE HP SAYA. Idrus ramli menegaskan kalau memang firanda mau dialog, ust. Idrus ramli siap menerima tantangan dialog dimanapun dan kapanpun demi tegaknya kebenaran ahus sunnah wal jamaah. Tapi selama ini firanda terkesan menghindar.

    Siapa siap mengatur dialog tersebut? Monggo semoga kebenaran dan kebohongan menjadi jelas.

    ReplyDelete
  20. ibnul qoyyim berkata
    jangan takut dengan makar para musuh
    karena yg mereka gunakan hanya kebohongan

    ReplyDelete
  21. Yulmaini Al Manthani12 December 2013 at 19:34

    jangan suka menjelek2kan sesama muslim

    ReplyDelete
  22. Irnovi Husain Al-Baweny16 December 2013 at 10:37

    Bismillah....

    Ustadz Firanda sudah menunggu beliau Ustadz M Ramli, Namun Ustadz M Ramli belum balas inbox.

    https://www.facebook.com/Virusan/posts/570136863056995?comment_id=4459533&offset=0&total_comments=63&notif_t=mentions_comment%29

    ReplyDelete
  23. aswaja cuma bikin fitnah kacang goreng

    ReplyDelete
  24. Penulisnya ibnu umar...kalo benar...?. tpi kalo bombastis gak bener..n bernada bentengi .....Muhamdiyah program/amalan yg sama di angkat/tulis. Kapan nulis saudara dari jamaah yg lain yg juga amalkan Islam. Berarti jamaah islam yg amalkan/bela Islam ternyata lebih dari 1. Ayo teruskan nulis berita jamaah lain (yg amalan) juga diangap cocok/podo sesuai redaksi. saat ini MD, bisa ke depan yg lain. (Puasa/hari raya beda ; gak ditulis !).

    ReplyDelete
  25. Muslim media adalah media propaganda, media murjiah, berita sperti ini adalah fitnah belaka.

    ReplyDelete
  26. KALAU USTADZNYA TERBUKTI BERDAKWAH PROVOKASI, MEMBID'AHKAN,
    MENSYIRIKAN, MENGKAFIRKAN MUSLIM LAIN YG TDK SEPAHAM WAJIB DI TUTUP
    ITU RODJA TV.....


    kami bantah tulisan ini hanya berbicara kulit luar saja kata2 syirik dan bid'ah harus di jelaskan kepada umat rodja selama ini tidak memvonis siapapun kecuali anda sendiri yg memvonis rodja... radio dan tv rodja hanya menjelaskan sesuai apa yg tersirat dalam al-qur'an dan as-sunnah serta penjelasan ulama salaf. maksud anda di tutup rodja tv alasan anda apa punya dasar yang substansial, kredibilitas, atau argument anda dan hwa nafsu anda sendiri....

    ReplyDelete
  27. Wkwkwk...takut sama ustad lulusan pesantren kampung. Ilmu Madinah VS ilmu Dusun. Sunnah VS Jimat. Ulama VS Dukun

    ReplyDelete
  28. Coba aja yg penting bukti ga usah ngemeng wae

    ReplyDelete
  29. saya ingat betul ceramah Prof.Dr.KH.Yunahar Ilyas, LC.MA. ketua harian MUI, ketua PP Muhammadiyah, DewamTarjid dan Tajdid yg membahas perihal Salafi-Wahabi. Beliau memberikan ceramah ilmiah dgn berimbang jujur dan berdasarkan fakta-fakta sejarah disertai dengan 'hujjah2 ilmiah' dari kitab-kitab yg ditulis oleh syech Muhammad bin Abdul Wahhab. Ternyata ada 'saudara2 kita' yang banyak memerah telinga jika membaca kitab-kitab bab Tauhid beliau-Bahasa Mubhalaghohnya sangatlah tajam mengena amaliah2 yg biasa dipraktek oleh saudara2 kita. 'Perasaan' beliau fenomena ini spt bola sodok/bilyard. Maunya 'nembak' Muhammadiyah gak berani-dan kebetulan saat ini ketika ada gerakan salafi marak maka gantian yg di sodok salafi tapi tetap 'pantulan' ke Muhammadiyah-ini perasaan beliau moga-moga salah..pesan beliau sambil tersenyum..

    ReplyDelete
  30. Ibnu Abbas Atholaky7 January 2014 at 11:05

    Katanya gak suka menjelek2kan yang lain,,,, tapi tulisan ini gak ada bedanya, y,,,, hehehe,,, :D
    Apa ditubuh Aswaja benar2 tidak ada perpecahan baik sesama Aswaja dan di luar Aswaja?

    ReplyDelete
  31. NU adalah kalo sudah tau manhaj yg haq pasti dalam hati mengingkari ... tapi hati kecilnya tak bisa dibohongi ??
    *pengalaman pribadi (mantan NU)

    ReplyDelete
  32. TOP ARTIKEL AKHLAK :
    Jalan Kita Bukan Jalan Melaknat, Menuduh dan Mencaci-Maki
    Kebenaran Tidak Memerlukan Celaan dan Amarah
    Diantara Akhlak Yang Baik Bagi Seorang Muslim

    Tapi buktinya??? artikel diatas juga saling mnyerang sesama muslim yg beda paham dengannya ...??
    Org" NU emang dbwah standar otaknya?? sering kmakan omongan sendiri

    ReplyDelete
  33. TOP ARTIKEL AKHLAK :
    Jalan Kita Bukan Jalan Melaknat, Menuduh dan Mencaci-Maki
    Kebenaran Tidak Memerlukan Celaan dan Amarah
    Diantara Akhlak Yang Baik Bagi Seorang Muslim

    Tapi buktinya??? artikel diatas juga saling mnyerang sesama muslim yg beda paham dengannya ...??
    Org" NU emang dbwah standar otaknya?? sering kmakan omongan sendiri

    ReplyDelete
  34. Fitnah, hati-hati dengan situs ini

    ReplyDelete
  35. Idrus mengartikan pesan itu sms pdhal Ustadz Firanda mengirim pesan melalui inbox fb karena selama ini komunikasi dg fb, begitulah klo org tdk open minded msh kebawa tradisi sempit pikirannya.

    ReplyDelete
  36. kalau disesat2kan dan dikafir2an wahabi yaa alhamdulillah, kalau dipuji2 wahabi astaghfirullah !wahabi mazhabnya kerajaan Saudi, orang tidak akan kafir hanya karena Rodja bilang kafir, orang tidak akan sesat hanya karena wahabi yg bilang sesat, orang tidak akan jadi islam hanya karena wahabi bilang dia Islam

    ReplyDelete
  37. Saya Syiah,Saya Sufi,Saya NU,Saya JIL ,saya Ahmadiyah terus wahabi mau apa?? kalau wahabi tidak suka Indonesia yg banyak bidah,tahlilan,maulid dan ziarah kubur, sono gin pada minggat ke Saudi Arab, sekalian bawa Imam Samudra,Baasyir dan ustadz2nya Rodja, muslimin bangsa Indonesia tidak ada yg meneteskan airmata.

    Orang tidak jadi sesat hanya karena wahabi bilang begitu ! wahabi saja belum tentu mencium baunya surga !

    ReplyDelete
  38. klo hanya mengatakan berdasarkan "sumber yang terpercaya" tanpa menyebutkan dari mananya sama saja membodohi masyarakat.

    ReplyDelete
  39. klo boleh membandingkan konten dari rodja tv N' aswaja tv,akan tampak sekali rodja tv lebih memberikan pencerahan bagi hati.

    ReplyDelete
  40. Mantan NU palsu.....

    ReplyDelete
  41. ente para penyembah kubur cocok kalau belajar kpd ustad-ustad aswaja yg ahli bicara tahlilan,maulid tawassul,istighosah,zikir-zikir yg keras pemahaman ini cocok buat ibnu manshur

    ReplyDelete
  42. Sebelum menghina Rodja /salafi/wahabi ....silahkan antum bertabayun dulu, pelajari apa itu ISLAM AHLUL SUNNAH WAL JAMAAH yang bermanhaf Salaf , apa arti wahabi, silahkan pelajari ILMU sebelum berbicara. Ana dan keluarga Alhamdulillah mendapatkan Hidayah Sunnah melalui siaran ilmu dari Radio dan TV Rodja serta TV lainnya seperti INSAN , WESAL , coba lihat tayangan mereka dulu apakah ada kesesatan di dalamnya. semoga Alloh memberikan hidayah kepada antum semua.
    salam: http://www.hidayahsunnah.com

    ReplyDelete
  43. fitnahnya muslimedianews..... saya usulkan kamu ngaji lagi yang bener ( kaji) kajian ilmiah...jgn dengan nafsu pribadi...ikutin al quran dan sunnah yang shahih..

    ReplyDelete
  44. kalau memang bid'ah dan syirik ...jangan di legalkan dengan pendapat pribadi...kita harus hormati ulama yang sesuai sunnah...tapi kalau ulama yg bid'ah tinggalkan...dosa luh nyebarin kebohongan di media seperti ini..untuk ustadz firanda tidak mengugat ke ranah hukum.... dasar ahlul bid'ah (muslimediabodoh)

    ReplyDelete
  45. kalau memang bid'ah dan syirik ...jangan di legalkan dengan pendapat pribadi...kita harus hormati ulama yang sesuai sunnah...tapi kalau ulama yg bid'ah tinggalkan...dosa luh nyebarin kebohongan di media seperti ini. UNTUNG ustadz firanda tidak mengugat ke ranah hukum.... dasar ahlul bid'ah (muslimediabodoh)

    ReplyDelete
  46. aswaja tanpa rokok21 January 2014 at 02:00

    Radio rodja tidak pernah membid'ahkan,mengsyirikkan orang,tapi perbuatannya itu yang bid'ah atau syirik berdasar dalil dalil alqur'an dan hadits hadits Rosululloh saw.anda beropini berdasar dengki,hasat dan iri serta fanatik terhadap kyai ente..malu ana jadi mantan N*

    ReplyDelete
  47. wkwkwk... kena banget komen'a buat pengikut wahabi....
    saya sangat setuju dengan komentar diatas....

    coba sebutkan ulama wahabi yang pernah menyebarkan dakwah diindonesia saat indonesia mayoritas hindu/budha???
    wong wahabi kan buatan inggris, hehehee

    ReplyDelete
  48. ente bukan mantan NU, tpi ente seperti yahudi.... yang suka'a mengadu domba....

    ReplyDelete
  49. saya suka nonton dua2nya bahkan tv2 yang lain juga, mengenai pencerahan hati ya tergantung yang menilai, kalau anda suka Rodja silahkan, ngga usah dipublikasikan kesukaan anda pribadi, seolah2 Aswaja kurang bermutu, selera dan intelektual orang beda2 mas, buat saya semua ilmu dari manapun datangnya semua perlu disimak dan kita sendiri yang menyaring dan menentukan mana yg bagus dan mana yang tidak, syaratnya kita harus punya "saringan"

    ReplyDelete
  50. Ahlusunnah Waljamaah tivi nya bernama ASWAJA, Rodja Tivinya salafi, mari saling mengisi , kebaikan dari masing2 dipakai, yang jeleknya ya dibuang saja, Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila itu pedoman bernegara Indonesia

    ReplyDelete
  51. kenapa ya kita sangat suka untuk saling mengklaim, saling menyesatkan ......? astaghfirullah

    ReplyDelete
  52. Rasulullah mengajarkan untuk menghindari perdebatan dlm hal apapun (debat beda dgn dialog, karena debat ada unsur kebencian sdgkan dialog mencari titik temu dg menggunakan landasan yg benar dlm hal ini Alqur'an & Sunnah) hal inilah yg melandasi asatidz salafi menghindari idrus ramli (itupun jika berita ini benar) karena setlh bbrp x dialog dg idrus terjadi banyak fitnah yg dilakukan oleh idrus (silahkan lihat hasil dialig yg difasilitasi kemenag batam) setlh dialog si idrus buat fitnah lwt jejaring sosial, kedua dari caranya menantang terlihat sekali kl idrus ingin mempromosikan dirinya kpd sponsornya (kelompok yg resah jika syariat islam tegak yaitu, syiah & yahudi) inilah makanya bahwa dialog dg org munafik harus dihindari. Sadarlah wahai saudaraku idrus ramli tidak sdg membela kelompok anda tp dia sdg mempromosikan dirinya agar dpt beasiswa ke AS, Iran atw Israel.

    ReplyDelete
  53. Astaghfirullaahal'adhiim...... Sesama muslim saling cela saling umpat,, sadarlah wahai saudaraku semua tidak perlu kita saling klaim kebenaran karena kebenaran mutlak ada pada Allah, kalau kita merasa diri kita yang benar secara otomatis kita menyatakan yang lain adalah salah, sedang kita sendiri tidak tau benar menurut Allah yang bagaimana, marilah kita sama sama beribadah sesuai apa yang kita pahami masing masing sebaik baiknya dan se khusyuk khusyuknya semoga Allah ridla dan menerima amal ibadah kita semua aamiin yaa Rabbal 'aalamiin.

    ReplyDelete
  54. bukankah nabi Muhammad suka damai ?
    lalu mengapa umatnya berselisih ?
    Islam itu SATU , jangan saling berpecah belah .

    ReplyDelete
  55. ahmad syaifudin19 June 2014 at 16:35

    Yang saya tahu umat Muhammad itu tidak kaku, lentur, dinamis, hidup disepanjang sejarah, mengawal dunia sebagai umat pertengahan, berpegang pada Al Quran dan Sunnah

    ReplyDelete
  56. Yang jelas diskusi keduanya sudah terjadi fi Batam. Hasilnya nilai sendiri. Sekali lagi diingatkan jangan nonton rodjatv karena bisa bisa anda tambah ilmu, sama orangtua jadi hormat, ninggalin syirik, jadi malas baca sholawat nariyah 4444 x dan yang jelas jadi ngikutin sunnah nabi dan istri istri nggak mau pamer aurat lagi.. Hadoh..

    ReplyDelete
  57. mbel gedeezzzz banget..britanya ngawuurr

    ReplyDelete
  58. Saya yakin kalau diajak dialog ilmiah secara terbuka pihak rodjatv 9yg kalian fitnah itu kapan pun siap

    ReplyDelete
  59. Belajar Nyunnah1 August 2014 at 05:53

    "saringan"...??? apa yang akan dijadikan saringan.. tolong dijabarkan

    ReplyDelete
  60. https://www.youtube.com/watch?v=qebbU372NKo

    ReplyDelete
  61. Insaallah rodja  itu benar.

    ReplyDelete
  62. Abdurahman Ibnu S3 October 2014 at 08:17

    Allah berfirman, "hai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian seorang fasik membawa suatu berita, maka perikaslah dengan teliti berita tersebut, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu," Al-Hujurat:6.

    ReplyDelete
  63. Coba tolong penulis jelaskan dengan sebenarnya definisi WAHHABI DAN SALAFY..!?

    ReplyDelete
  64. berita ini bikin sampah masyarakat aja...
    orang awam

    ReplyDelete
  65. menegakan sunah di jalan yang benar butuh perjuangan

    ReplyDelete
  66. SUDAH JELAS MANFAAT RODJA TV DI NEGERI INDONESIA INI.BAGI KAUM PEMECAH BELAH YANG " OBYEKNYA" TIDAK LAKU KARENA BERDAKWAH HANYA DEMI HARTA DAN KELOMPOK DENGAN MENGATAS NAMAKAN SYARIAT ATAU DEMI KHILAFAH......SEBAIKNYA ANDA MENELADANI KEBAIKAN TIM RODJA TV, BUKAN MEMFITNAH DAN MEMBENTUK OPINI.INI CARA USANG BAGI ORANG YANG TIDAK PUNYA APA-APA.

    ReplyDelete
  67. SUKSES SELALU

    ReplyDelete
  68. Sangat tidak pantas meladeni Idrus Ramli, dan
    tokoh-tokoh ahli bid'ah lainnya, baik dalam tulisan ilmiah maupun dialog.
    Inilah sebagian trik yang dilakukan ahli bid'ah. Namun seandainya mereka tidak
    dapat mengajak ustdz yang bersangkutan untuk berdebat, karena kepadatan agenda
    acaranya maka yang mereka lakukan adalah mengunakan kekuatan massa dengan
    mendatangkan massa atau ummat, untuk memaksakan kehendaknya. Agar ustadz
    tersebut menandatangani perjanjian yang mereka buat. Dan hal inilah yang menimpa
    salah satu ustadz ahlussunnah yaitu kyai Afrakhi Abdul Gani. Hidup di era penuh fitnah yang kita
    jalani dewasa ini menuntut kewaspadaan dan antisipasi menghadapinya. Jika
    mereka mengajak berdebat lebih baik dipikir seribu kali, menurut hemat saya
    sebaiknya jangan Buang Waktu Meladeni Debat dengan Orang Jahil. Cukup katakan
    padanya! Buku dibalas dengan buku─ Ceramah dibalas dengan ceramah, cara cerdas seperti
    inilah yang terpuji.

    ReplyDelete
  69. Aku Salafi, tapi aku tidak mau memvonis individu yang melakukan amalan bid'ah, syrik, dll dengan sebutan ahlul bid'ah, musyrik dll karena takut jika tuduhannya salah, maka tuduhan itu malah jatuh ke diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  70. apa ada Kyainya NU jd penceramah dmasjid madinah...? kalo ustadznya rodja ada...? itu artinya ilmu yg dimiliki ustadz2 di rodja berdasarkan Alqur'an dan Hadits Rasulullah SAW...

    ReplyDelete
  71. iya Ahlussunah palsu .... tanya aja sama ustad di rodja itu tentang aqidahnya apa? jika hanya ngaku ahlussunah aja palsu itu.. berhati hatilah dengan penyesatan umat. semoga kita di berikan hidayah oleh Allah

    ReplyDelete
  72. http://www.muslimedianews.com/2014/06/ustadz-wahhabi-dr-ali-musri-ketakutan.html

    ReplyDelete
  73. Sikap Berani dan Tegas Dr. Ali Musri Semjan Putra

    kejadian ini ketika beliau di Undang oleh pihak NU di Sumenep, perjanjian pertama bahwa yang di bahas di Sumenep
    terkait kesesatan tentang Syiah, stelah Ustadz Ali Musri sampai di
    sumenep tempat beliau di undang oleh pihak NU, tenyata pihak NU menjebak
    Ustadz Ali Musri yang asalnya di surat undangan di bahas tentang syiah
    ternyata yang di bahas Syiah dan wahabi, kebetulan yang membahas
    kesesatan wahabi ketika itu, Idrus Ramli, berikut cuplikan dialog saya
    dengan Ustadz Ali Musri :


    Ana : "Assalamualaikum Ustadz. ana ingin tabayyun, ana sering mendengar
    katanya antum pernah di tantang oleh Ustadz Idrus Ramli untuk berdebat
    dengan beliau namun antum tidak menyanggupinya. benarkah kabar ini???
    soalnya kabar ini saya tidak mendengar hanya 1 kali. syukron"


    Ustadz Ali :Saya sdh pernah debat dengannya di Sumenep, ceritanya ana
    diminta oleh PC NU disana utk menjadi narasumber dlm acara
    membongkarnkesesatan Syiah. Dlm undangan pembicara tunggal hanya ana.
    Tapi tiba-tiba disepanduk tetulis dua nara sumber salah satunya idrus
    ramli berbicara tentang kesesatan Wahabi.
    Sebelum ana membahas Ttg Syiah. Ana membersihkan subuhat idrus ramli.

    Disitu idrus ramli matikutu. Makanya PC NU sumnep tdk menyebarkan CD
    debat tersebut. Karena bila disebar akan merugikan pihak NU.

    Ana sdh mempalajari debat-debat idrus ramli itu hanya debat kusir dan mencari pembenaran selalu bukan mencari kebenaran.
    Dlm acara disumeneb ana tantang utk berdebat itu PB NU pusat semisalal Aqil siraj dan konco konconya.

    Ana : syukron ustadz atas jawabannya. jazakallahu khair

    perlu di ketahui, sebagaimana telah tersebar berita di kalangan NU
    bahwa Salafiy takut untuk berdebat dengan NU, itu adalah kedustaan dan
    Ustadz Ali sendiri pernah mengatakan kepada mereka :" kalau kalian mau
    berdialog dengan kami, kalian datang dengan dua orang kita dialog di
    perpustakaan. tapi nggak ada yang datang.

    pada kesempatan lain
    ketika kami kumpul dengan Ustadz Ali Musri, Ustadz Ali Mengatakan :
    "sengaja saya tidak mau meladeni undangan debat Idrus Ramli ( Ulama NU
    ), karena pada hakikatnya Idrus Ramli hanya mencari pembenaran dan juga
    karena tidak menyelesaikan masalah (kurang lebih seperti itu ) ana
    maunya, berdebat dengan PC NU pusat di JAKARTA, dan harus ada hitam di
    atas putih, yaitu menandatangi surat pernyataan yang kalah debat harus
    TAUBAT. tapi hingga detik ini belum ada surat undangan untuk dialog
    tersebut.

    Insya Allah setelah, Jika ada waktu kami akan mengulas kisah sikap Hikmah Dr. Arifin Badri .

    ( Sumber:Luqman Hakim bersama Lathif Fuad Al-Jifara dan 7 lainnya)

    ReplyDelete
  74. Sudah berkali-kali dibilang kan..
    Rodja sudah lelah berdebat dengan Ust. Idrus Ramli karena Rodja hanya mau berdialog dalam rangka mencari kebenaran, sedangkan yang dilakukan Ust. Idrus Ramli adalah mencari kemenangan & pembenaran.

    Tujuannya sudah beda, maka dari itu Rodja pun berhenti karena debat (tanpa maksud, hanya untuk menang/kalah) itu berarti dosa.

    ReplyDelete
  75. Naufal Mumtaz Adz-Dzaki4 December 2014 at 09:15

    Alhamdulillah, dengan adanya radio Rodja yang tadinya saya sesat>seperti Suka baca majalah Misteri, Puasa Mutih, Bakar kemenyan di kuburan,MEndengarkan Musik,baca Mantra Pengasihan,Bersntuhan tangan yang bukan Mahramnya,dan lain-lain, tapi sekarang sya deberi jalan dengan adanya radio rodja > karena Islam itu Mudah kenapa dibuat sulit

    ReplyDelete
  76. kasihan ibnu mansur, dia kayak ulat kebakaran takut akan serangan wahhabi

    ReplyDelete
  77. masthohir009@gmail.com3 January 2015 at 13:41

    Menurut q & keyakinanku lebih mantap ke Aswaja TV daripada Rodja TV.
    Alhamdulillaah kami dah dpt pencerahan setelah liat dialog ilmiah nya Ust. Idrus Romli vs Firanda Andirja.
    Juga dah banyak liat dialognya Buya Yahya melawan ustadz ustadz dari golongan Salafy/Wahaby.

    ReplyDelete
  78. Ah drpd gue dengerin radio rodja.mendingan gue dengerin benyamin sueb...wkwkwk..dasar wahabrot

    ReplyDelete
  79. Ahklak ustad2 yg dibilang wahabi jauh lebih baik dari Aswaja,,,Mungkin kalaw memang benar saling melempar ,,, brngkli karena ustad2 rodja lebih senang berdiskusi dengan orang yang arif dan mau menerima kebenaran ,,,, bukan ustad2 yang pengin dipuji krn pinter membolak balikan fakta,, mencari pembenaran2 yang sbnernya tau kalaw itu suatu kekeliruan ..

    ReplyDelete
  80. apa membantu harus di live report???

    ReplyDelete
  81. boleh tau kyai mana yang mantan NU???
    ayuuuk ngaji bareng ke pesantren, bawa kitab-kitab Anda.

    ReplyDelete
  82. wat anda yg nulis artikel" sbnrnya anda itu panas dengerin hadits2 yg d kaji d roja,knp apkh ad penyakit hati sebab ga nerima hadits nabi?lalu sp yg anda ikuti klo bkn nabi?mari tegakkan sunnah nabi ...bkn sunnah kyai,kembalikan amalan kpd sunnah kembalikan ibadah2 kpd yg sunnah yaitu SUNNAH NABI"ilove roja

    ReplyDelete
  83. abu yusuf el kalles15 March 2015 at 10:01

    Astaghfirulloha'adzim..penulinya penyebar fitnah..cepatlah bertaubat sblm ajalmu!mdh2an Alloh msh berkenan mengampunimu.

    ReplyDelete
  84. Saya awam tapi takut azab Allah. Kpd penulis takutlah pd azab Allah, maka jangan menfitnah

    ReplyDelete
  85. Kayak gini contoh tanggapan dari orang belum yakin dia berada dalam kebenaran. Jangan komentar, tapi cari kebenaran dulu agar bisa yakin dalam komentar

    ReplyDelete
  86. nu nulis nu gelo..... saya wae teu ngarti elmu agama teu wani nulis kieu..... nu gelo yeuh nunulis

    ReplyDelete
  87. komen yang cerdas mas bonn....faktual buanget..

    ReplyDelete
  88. ........seandainya ada yang tersinggung atas TV dakwah dalam manhaj salafi (Rodja TV, Insan TV dan Wesal TV ).periksalah kembali mana uraian hadist yang dikemukakan.. sebagai pengamat saya tidak pernah melihat...... ada kupasan hadis palsu dan menjadi kajian para ustad salafi !!!! ... hendaknya selalu kita pegang 2 warisan Rasul agar selamat dunia dan akherat.... periksa lah kembali sobatku.. jangan membuat pernyataan dengan tafsiran sendiri..tafsiran seharusnya pada sumber hadist yang sahih.!!!
    perbedaan pendapat adalah rahmah...dan ujungnya akan terkuak kebenaran yang hakiki.. jangan memakai landasan pikir yang tidak sesuai dengan pegangan ummat islam. memakai pegangan berlandaskan emosi saling menjatuhkan...

    ReplyDelete
  89. hoiiiii..... yg nulis berita ini kau jgn bikin suasana gk enak..apa untungnya kau nulis berita kyk gitu...????geram kali aq baca beritamu ini..untuk semua yg baca berita ini jgn bodoh lgsung prcaya dgn ini...kl anda percaya silahkan selidiki dlu...manusia2 seperti ini hendaknya kita doakan sama2 ,,agar sensor4kali brubah mnjadi kebalikanya.....

    ReplyDelete
  90. tidak memvonis, tidak menunjuk, GA BERANI???
    saat mayoritas melakukannya, jumhur ulama / mayoritas ulama membolehkan, KALIAN BOLEH MENGATAKAN SYIRIK DAN BID'AH DENGAN PEMAHAMAN YANG SALAH TERHADAP ALQURAN DAN SUNAH DAN SECARA TIDAK LANGSUNG MENGATAKAN MAYORITAS ULAMA KOMPAK DALAM KESESATAN???

    ReplyDelete
  91. tinggalin kyai dan kembali ke sunah nabi maksudnya???
    jadi qta yang blank langsung belajar quran dan sunah tanpa melalui kyai??
    sesat donk, kyai/ulama itu pewaris nabi

    ReplyDelete
  92. kan sudah dikabarkan melalui hadist
    akan keluar suatu kaum yang muda, berkata sebaik baiknya manusia (rasulullah), ibadahnya mereka dibandingkan dengan kita tuh tak ada apa2nya
    maka lebih jelas wahabi lbh baik dr aswaja, namun alquran dan sunah tak kena / tak paham sehingga islam yang mereka keluarkan sesuai pemahaman mereka bukan berdasar mayoritas ulama.
    ciri mayoritas ulama adalah bermadzhab

    ReplyDelete
  93. ada donk, coba cek dimari... ini salah satu ulama rujukan org2 NU

    http://al4nborn3o.blogspot.com/2011/03/mufti-makkah-sayyid-ahmad-zaini-dahlan.html



    semenjak dikuasai om saud aja, kalian merajalela hingga keagamaan d madinah dan mekah, kalian (wahabi) yang pegang

    ReplyDelete
  94. ane suka gaya lo, jangan ikut2an tmn2 yang baca quran dan sunah sendiri tanpa bimbingan ulama bermadzhab

    ReplyDelete
  95. ustadz fianda tidak mau berdialok dengan indrus ramli karena idrus ramli tidak berpegang teguh dengan sunnah mungkin pelaku logika, karena tidak ada gunanya berdialok dengan pelaku logika karena tidak nyambung. saya keseringan berhadapan orang seperti itu. ingat pelaku bid'ah di sukai iblis makanya iblis bantu terus ucapan indah akhirnya merasa benar dan tida merasa kalah. ketahuilah orang tidak berpedoman Ala qur'an da as sunnah yang di fahami para shahabat maka dialah yg menang walaupun kalah berdiak dengan kaum pengikut akal bodohnya.

    ReplyDelete