BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Tuesday, May 06, 2014

Habib Rizieq : NU adalah 'Rumah besar Aswaja' di Dunia

Muslimedianews.com ~Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab, atau yang dikenal dengan Habib Rizieq sewaktu menjadi Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) pernah mengatakan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) adalah rumah besar Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) didunia. 

Menurut Habib Rizieq, para pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) bagaikan orang tua bagi semuanya. Ia sendiri sangat mencintai NU, organisasi Islam tersebar tersebut.

"NU adalah `rumah besar Aswaja` di dunia dan pimpinan NU adalah orang tua sendiri. Kami sangat mencintai NU, karena NU itu rumah besar kami dan pimpinannya adalah orang tua kami,", kata Habib Rizieq.

Oleh karena itu, ia mengajak NU dan para ulama untuk menjaga Indonesia dari intervensi pihak luar yang memasukkan aliran sesat dan pikiran liberal.

"Islam sampai sekarang tetap damai dan toleran. Istilah bahwa Islam radikal, kekerasan agama (Islam), teroris (Islam), dan fundamentalis (Islam) itu hanya diskriminasi yang sengaja menyudutkan Islam, sebab kalau pemberontak di Filipina selatan dan Thailand itu non-Islam atau Israel mengebom tidak disebut teroris," katanya.


Disampaikan dalam seminar bertema "NKRI, Aswaja, dan Masa Depan Islam Nusantara" yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Surabaya pada 22 Februari 2011 lal, dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-88 NU. Sumber : http://www.nu.or.id
« PREV
NEXT »

11 comments

  1. Yanu Prasmanto6 May 2014 at 17:12

    tumben ini koq bener

    ReplyDelete
  2. Muhammad Idham6 May 2014 at 22:25

    Alhamdulillah Habib Rizieq istiqomah amar ma'ruf nahi munkar dan cinta NU

    ReplyDelete
  3. Nelayan Jaring Rajungan12 May 2014 at 14:44

    tapi skrg sdh durhaka sm NU yg dia anggap ortu sndri ?...

    ReplyDelete
  4. Belaiau adalah Habaib, tentu lebih tahu dari kita. Cuma setahu saya, beliau awal awal sebagai ketua FPI, saya rasakan agak Renggang dengan N.U. Mungkin karena ada Orang orang N.U yang tidak sesuai ke N.U annya. Soal Habib yang ber statemen seperti diatas ataukan Rekayasa dari orang lain, Wallohu a'lam. Yang Jelas N.U sudah menjadi pilihan dan tidak akan pernah ditinggalkan. Bagi siap[a saja yang Awal awal sebagai yang memilih jalan N.U, tapi akhir akhir ini mereka telah keluar dan memilih jalan lain....Ya harus ingat : Man yahdihillaahu falaa Mudhillalah. Waman yudhlil falaa Hadiyalah. Hidup cuma sekali... semua kita akan pulang pada suatu tempat yang telah disediakan Alloh swt.

    ReplyDelete
  5. Yee tumben? Ente yg kemana aja? Makannya tabayun, jgn tau beliau cuman dari media2 sekuler, liberal, kafir, datengin samperin di mana pun beliau ceramah, baru ente paham siapa beliau

    ReplyDelete
  6. Gus Dur bukan orang NU, makanya di jelek-jelekan apalagi karena tidak bisa melihat (video youtube).. :D

    Jadi ingat kata Gus Mus, "Kalau dulu rasul langsung membunuh orang yang di anggap kafir, mungkin islam tidak akan ada sampai saat ini, karena yang alim dulu hanya rasul. Dan karena ruhut dakwah rasul, makanya bisa berkembang".. :D

    Ibarat orang salah jalan dari semarang mau ke jakarta tapi jalan ke timur, bukan malah diberitahu kalau salah dan menunjukan arah, tetapi malah di bentak dimarahi dan di caci... :D

    Ada kisah pengemis buta yahudi yang selalu memaki rasul, namun setiap pagi hari pengemis tersebut disuapin rasul walaupun pengemis tersebut masih menghina rasul saat menyuapi.. Nah kenapa dulu tidak langsung dibunuh rasul?? Itu karenarasul punya ruhut dakwah.. :D

    ReplyDelete
  7. Gus Gur bukan orang NU ya?? kok dulu di hina?? Itu kah islam?? apa islam yang katanya??
    Liat video di youtube.. :)


    Jaman dulu rasul itu bajunya mengikuti masyarakat sekitar, tidak memakai jubah, mahkota dan perhiasan..
    Jadi ya sama seperti abu jahal, dll..
    Hanya yang membedakan mereka adalah wajahnya yang berseri, dimana setiap orang yang melihatnya terasa tentram..

    Nah jadi bukan masalah gaya berpakaian atau tata bahasa kearaban saja yang ditunjukan agar kelihatan muslim, tapi perangai dan tingkah laku.. :)

    ReplyDelete
  8. Zaimiibni ILyas AL-chazani As-4 November 2014 at 23:02

    Bagaimanakah sifat nabi jika melihat kemungkaran yang meraja lel Di indonesia ini....???
    Akankah nabi hanya diam sedangkan ppda zaman nabi
    nabi pernah menyuruh sahabatnya untuk merobohkan masjid dhiror yang masjid tersebut digunakan untuk mengadu domba ummat ppda saat ituu..
    dan tahukh anda apa yang akan dilakukan nabi bila melihat tempat tempat pelacuran yang ada saat ini..
    mungkin anda akan mengatakan nabi ANARKIS karena menggunakan kekerasan dalam penutupan tempT maksiat...
    subhaanallooh
    indonesia memang bukan negara ISLAM tapi perlu diketahui tidak ada satupun UUD dan pancasila yang melarrang orang islam nelaksanakn



    hukum islam di negeri INDONESIA tercinta ini..
    kalau ada coba sebutkan...

    ReplyDelete
  9. Zaimiibni ILyas AL-chazani As-4 November 2014 at 23:07

    Jangan lupa pula haduts nabi yang menyerukN para sahabTny Untuk menyerang bani uroidhoh kareb Bani tersebut ingin membunuh nabi..
    dan jangan lupakan pula hadits dimana nabi menyuruh sahabatny Untuk membunuh seseorang karena mencaci maki nabi..
    Jangan lupakan pula riwayat tentang kholid ibnu walid yang memenggal kepala seseorang karena orang tersebut menghina nabi..
    jangan lupakan pula riwayat tentang seorang sahabat yang membunuh istrinya yang saat itu mencaci maki nabi dan nabi diam tidak menghukumnya dengan hukumN qishos..
    mbaca hadits jangn setengah setengah kang mas ee. .

    ReplyDelete
  10. Muhammad Rahmatullah6 November 2014 at 13:25

    NU dan FPI satu kesatuan. bahkan saya pernah baca di medsos, Habib Riziq
    mengungkapan NU adalah rumah FPI. untuk berdakwah mungkin ada
    perbedaan, dan ini saya anggap wajar. Dilihat dari Aqidah tidak ada
    perbedaan sama-sama ASWAJA, mengakui mahzab yang 4. Dan semua tahu
    Kiya'i yang sepuh di NU juga tempat konsultasi FPI dalam menyikapi
    keadaan Islam yang sekarang. Masalah KH. Abdurrahman Wahid dan Habib
    Riziq biarkanlah menjadi urusan beliau berdua. Kita sebagai santri
    tetap menta'zhimkan beliau berdua. Jangan melihat yang jeleknya tapi
    juga lihat hal yang baik dari beliau berdua. Almaghfurlah Habib Munzir
    pernah menanyakan cara dakwah Habib Riziq Shihab kepada yang mulia Habib
    Umar Hafidz, beliau berkata masing-masing Ulama mempunyai cara
    tersendiri dalam berdakwah. KH. Zainuddin, MZ juga mewasiatkan berjuang
    bersama-sama walau mesti tidak harus bersama-sama.

    ReplyDelete
  11. nu fpi sama aja bedanya lembek sama keras aja.

    ReplyDelete