Top News :
Home » , » Waspadai Akun Palsu 'NU Garis Lurus' Tebarkan Dusta

Waspadai Akun Palsu 'NU Garis Lurus' Tebarkan Dusta

Posted on Monday, 27 October 2014 | garis 06:14

Muslimedianews.com ~ Salah satu akun jejaring facebook mengatas namakan NU Garis Lurus menebarkan kedustaan di facebook. (26/10/2014). Akun yang beralamat di https://www.facebook.com/NUGarisLurus menulis sebuah status dengan judul "NU : Ahok Boleh Jadi Gubernur Jakarta Asal Masuk Islam Dan Penuhi Lima Syarat Ini".

"Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dapat menerima Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo asalkan masuk Islam dan memenuhi lima syarat utama.", tulis akun itu pada alinea pertama dari statusnya.

Dalam penelusuran yang dilakukan, status akun yang mengatas namakan NU Garis Lurus itu ternyata melakukan manipulasi dan kebohongan didalam statusnya. Status itu berasal dari situs Republika 4 Maret 2014 dengan judul asli "NU: Ahok Boleh Jadi Gubernur Asal Penuhi Lima Syarat Ini"

Dalam alinea pertama pada situs republika dituliskan

"Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dapat menerima Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo selama memenuhi lima syarat utama. "

Umat Islam dan warga NU khususnya, harus mewaspadai akun tersebut dan akun sejenisnya meskipun memakai foto profile dan foto sampul berlambangkan NU dan KH. Hasyim Asy'ari. 

red. Ibnu Manshur
A. Screenshot dan Status Facebook NU Garis Lurus

NU : Ahok Boleh Jadi Gubernur Jakarta Asal Masuk Islam Dan Penuhi Lima Syarat Ini
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dapat menerima Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo asalkan masuk Islam dan memenuhi lima syarat utama.
Kelima persyaratan itu adalah konsep Mabadi' Khaira Ummah dalam kehidupan operasional berbangsa dan bernegara. Mabadi' Khaira Ummah meliputi: shidiq,amanah,adalah,ta'awun, dan istiqamah yang secara berturut-turut diartikan: jujur, amanah, adil, kerjasama (tolong-menolong) dan konsisten.
Pendapat ini dikemukakan Ketua PBNU, Maksum Machfoedz, yang juga Ketua Umum (Ketum) Badan Halal NU (BHNU). "Jelas sekali NU dibangun dengan landasan pola pikir Fikrah Nahdliyyah. Pola pikir ini menggariskan sikap moderat yang lurus, istiqamah," jelas Maksum dengan nada serius, Selasa (4/3).
Pola pikir lainnya ialah Tawasuth dan i'tidal, tutur Maksum, yang melahirkan pola pikir Tawazun, setimbang. Inilah sebab mengapa NU selalu mengedepankan sikap tasamuh.
NU, lanjut Maksum, dideklarasikan memang untuk bersikap tasamuh bagi terwujudnya peaceful coexistence," yakni kedamaian bersama antar ummat dan membangun kemaslahatan bersama.


B. Screnshot di Republika,  4 Maret 2014





NU: Ahok Boleh Jadi Gubernur Asal Penuhi Lima Syarat Ini
Selasa, 04 Maret 2014, 16:04 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dapat menerima Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo selama memenuhi lima syarat utama.

Kelima persyaratan itu adalah konsep Mabadi' Khaira Ummah dalam kehidupan operasional berbangsa dan bernegara. Mabadi' Khaira Ummah meliputi: shidiq,amanah,adalah,ta'awun, dan istiqamah yang secara berturut-turut diartikan: jujur, amanah, adil, kerjasama (tolong-menolong) dan konsisten.

Pendapat ini dikemukakan Ketua PBNU, Maksum Machfoedz, yang juga Ketua Umum (Ketum) Badan Halal NU (BHNU). "Jelas sekali NU dibangun dengan landasan pola pikir Fikrah Nahdliyyah. Pola pikir ini menggariskan sikap moderat yang lurus, istiqamah," jelas Maksum dengan nada serius, Selasa (4/3).

Pola pikir lainnya ialah Tawasuth dan i'tidal, tutur Maksum, yang melahirkan pola pikir Tawazun, setimbang. Inilah sebab mengapa NU selalu mengedepankan sikap tasamuh, toleransi yang paripurna.

NU, lanjut Maksum, dideklarasikan memang untuk bersikap tasamuh bagi terwujudnya peaceful coexistence," yakni kedamaian bersama antar ummat dan membangun kemaslahatan bersama.

"Berdasarkan butir-butir dasar ini, maka nilai kebersamaan, kedamaian dan kemaslahatan adalah referensi utama pandangan NU," papar Maksum.

"Jadi, siapa pun yang memimpin Jakarta, ukurannya ya lima pilar ini, bukan yg lain. Ini adalah landasan maslahah. Selama pemimpin dapat bersikap adil, jujur, amanah, merakyat dan istiqamah, ya mari kita dukung. Itulah maslahah," tambah Maksum.

Nilai-nilai universal ini diyakini oleh NU. "Jadi, mau Ahok, Jokowi, gentholet, atau siapapun, kalo memenuhi nilai universal yang lima itu, mari kita dukung," jelas Maksum.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/03/04/n1wmje-nu-ahok-boleh-jadi-gubernur-asal-penuhi-lima-syarat-ini

Share this post
:
Comments
7 Comments

+ comments + 7 comments

Bisri Makmur
27 October 2014 at 11:30

ada lagi akun fb yg mengatas namakan NU yg serupa dengan NU Garis Lurus, namanya : komandan banser

ini alamat akun fbnya https://www.facebook.com/komandan.banser.9?fref=ufi

Agustan Ahmad
27 October 2014 at 22:32

Mengapa NU Garis Lurus "lahir"? Ini bagian dari ayat Tuhan yang harus dibaca oleh orang-orang NU "bukan" Garis Lurus...

Irkham Fahmi
28 October 2014 at 11:40

jadi akun NU yg paling bener itu cuma Media Islam ini ya?? Dasar sok NU sendiri. Orang NU itu g suka menyebar kebncian tong, apalagi dngan sesama Muslim. Gue orang NU, tapi gue g suka dngan gaya pemberitaan Media Islam yg diskriminatif trhadap ormas2 Islam yg lain.

Syah Ramadhan
31 October 2014 at 22:55

Hahahahaaa... NU garis Sesat merasa terancam dengan lahirnya akun NU garis lurus..

Syah Ramadhan
31 October 2014 at 22:57

Alhamdulillah dengan adanya NU garis lurus gw banyak dapat informasi ternyata kiayi NU masih ada yg berpandangan lurus, gw kira semuanya udah sesat.

Tabib Ibnu Sina II
24 December 2014 at 16:24

ada 2 hal yg mesti dicermati, Akun yg mengatas namakan NU Garis Lurus, hati2 mereka musuh islam sering menggunakan jurus "FLIP ON" untuk memutarbalikkan fakta. Yang dikupas dlm artikel ini adalah akun fiktif (https://www.facebook.com/NUGarisLurus) coba aja buka, sedang fans page https://www.facebook.com/pages/NU-Garis-Lurus/467428066729602 adalah MILIK WARGA NU ASLI yang pemikirannya masih bersih tdk ternoda oleh pemikiran JIL & Syiah laknatulloh.

Andi Jati
1 January 2015 at 16:22

garis lurus itu orang orang yg berafiliasi ppp plus fpi . mereka begitu demi menjatuhkan wibawa ulama nu dan pkb . karena ppp selalu kalah dalam pemilu dan kecerdasan politik. paling telak pemilu kemarin bahkan ppp yg biasanya kuat di jakarta kalah sama pkb . apalagi di luar jakarta jelas tekuk lutut melawan pkb . sedang pbnu kan lebih dekat pkb. maka cara cara tidak etika fitnah di gunakan mereka dalam menjatuhkan tokoh tokoh ulama nu pkb yg sebenarnya saudarany di aswaja . apalagi rijieq juga sekarang masuk ke ppp klop deh sama gus najih lufy basori . kalau yg cuap cuap kotor di dunia maya itu aktivis ppp .

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News