Top News :
Home » » Benarkah Foto Cut Nyak Dien Berhijab ? Bukan Soal Hijab tapi Soal Validitas

Benarkah Foto Cut Nyak Dien Berhijab ? Bukan Soal Hijab tapi Soal Validitas

Posted on Monday, 22 June 2015 | garis 22:55

Muslimedianews.com ~ Foto disamping oleh sebagian orang diduga sebagai foto Cut Nyak Dhien, salah satu pahlawan Nasional dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh.  

TENTANG CUT NYAK DHIEN.
Dalam ejaan lama ditulis Tjoet Nja' Dhien. Lahir di Lampadang, Kerajaan Aceh, tahun 1848 dan wafat Sumedang, Jawa Barat, 6 November 1908. Ia dimakamkan di Gunung Puyuh, Sumedang.

Setelah wilayah VI Mukim diserang, ia mengungsi, sementara suaminya Ibrahim Lamnga bertempur melawan Belanda. Ibrahim Lamnga tewas di Gle Tarum pada tanggal 29 Juni 1878 yang menyebabkan Cut Nyak Dhien sangat marah dan bersumpah hendak menghancurkan Belanda.


Teuku Umar, salah satu tokoh yang melawan Belanda, melamar Cut Nyak Dhien. Pada awalnya Cut Nyak Dhien menolak, tetapi karena Teuku Umar memperbolehkannya ikut serta dalam medan perang, Cut Nyak Dhien setuju untuk menikah dengannya pada tahun 1880. Mereka dikaruniai anak yang diberi nama Cut Gambang. Setelah pernikahannya dengan Teuku Umar, ia bersama Teuku Umar bertempur bersama melawan Belanda.

Namun, Teuku Umar gugur saat menyerang Meulaboh pada tanggal 11 Februari 1899, sehingga ia berjuang sendirian di pedalaman Meulaboh bersama pasukan kecilnya. Cut Nyak Dien saat itu sudah tua dan memiliki penyakit encok dan rabun, sehingga satu pasukannya yang bernama Pang Laot melaporkan keberadaannya karena iba. Ia akhirnya ditangkap dan dibawa ke Banda Aceh. Di sana ia dirawat dan penyakitnya mulai sembuh. Namun, keberadaannya menambah semangat perlawanan rakyat Aceh. Ia juga masih berhubungan dengan pejuang Aceh yang belum tertangkap. Akibatnya, Dhien dibuang ke Sumedang. Tjoet Nyak Dhien meninggal pada tanggal 6 November 1908 dan dimakamkan di Gunung Puyuh, Sumedang.
Suami pertama Cut Nyak Dhien adalah Ibrahim Lamnga.
Suara kedua Cut Nyak Dhien adalah Teuku Umar.
Foto Cut Nyak Dhien yang dikenal sebagai Pahlawan Nasional Indonesia selama ini adalah foto yang tidak mengenakan kerudung, sepeti foto berikut :
http://id.wikipedia.org/wiki/Cut_Nyak_Dhien
http://en.wikipedia.org/wiki/Cut_Nyak_Dhien . Foto dalam uang kertas 10.000 rupiah
Tjut Njak Dhien, uang kertas tahun 1998
Lukisan Cut Nyak Dhien
PAGE "Seuramoe Mekkah" & KLAIM FOTO CUT NYAK DHIEN BERHIJAB
Tanggal 20 Desember 2014, fanpage di facebook bernama "Seuramoe Mekkah" mengupload sebuah lukisan Cut Nyak Dhien yang disandingkan dengan foto yang dianggapnya sebagai foto Cut Nyak Dien yang asli dengan mengenakan kerudung.
Dalam foto diberi keterangan Lukisan Cut Nyak Dhien sebagai foto penyesatan sejarah untuk Aceh Darussalam. Sedangkan foto yang dianggapnya asli bertulisakan "Foto Asli Cut Nyak Dhien, lengkap dengan hijab, dari: Kerajaan Islam Aceh Darussalam. Bedakan dengan gambar dibuku sejarah sekolah!".
Fanpage tersebut nampaknya juga berusaha menebarkan provokasi dengan menuliskan "Pemerintah Sekuler banyak Sesatkan tentang Sejarah Aceh untuk melemahkan Generasi Aceh, dan seterusnya.... " dalam keterangan-keterangannya.

Sayangnya pengelola fanpage "Seuramoe Mekkah" itu pun ternyata tidak menyertakan sumber foto Cut Nyak Dhien (berhijab) yang diklaim asli tersebut.
20 Desember 2014
Berbagai bantahan akhirnya muncul dari para Nitizen, salah satunya di muat dalam situs Tribun News http://www.tribunnews.com/nasional/2014/12/23/terkuak-kontroversi-potret-resmi-cut-nyak-dientanpa-jilbab . Mendapati hal itu, pengelola "Seuramoe Mekkah" nampaknya tidak terima dan mulai menuliskan tangapannya https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=859708107415422&id=541665312553038
23 Desember 2014
Sayangnya, tanggapan yang diberikan tidak juga sertai data. Lebih jauh lagi, pengelola menyebarkan kebohongan dengan mengatakan "Isi berita yang dikeluarkan oleh Media Sekuler tersebut menyuruh Umat Islam untuk tidak mengenakan Jilbab.". Padahal bila dibaca situs Tribun News, tidak ada kalimat yang menyuruh umat Islam tidak mengenakan hijab.

Sebenarnya, persoalan utama dalam hal ini bukan soal hijab, tetapi valid atau tidaknya foto Cut Nyak Dhiem yang diklaim oleh pengelola fanpaga tersebut. Seandainya Cut Nyak Dhien benar berkerudung itu hal yang bagus. Seandainya memang tidak berkerudung pun bukan masalah, sebab itu tanggung jawabnya sendiri.

Foto yang diklaim itu nampaknya memang bukan foto Cut Nyak Dhien. Hal juga ini banyak diungkap oleh para Nitizen. Dalam Tribun News sendiri telah diungkap, bahwa dalam laman Koninklijk Instituut voor Taal Land-en Volkenkunde (KTILV) Universitas Leiden Belanda, wanita itu ternyata istri Panglima Polem dari Sigli, yang juga didaulat sebagai pahlawan Indonesia.  KTILV merupakan lembaga penelitian yang memiliki jutaan koleksi foto, peta, dan bukti sejarah Indonesia pada masa penjajahan Belanda.
Potret diri istri dari Panglima Polim yang diambil pada tahun 1903. (Vrouw van Teukoe Panglima Polim te Sigli)
http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/1?q_searchfield=Vrouw+van+Teukoe+Panglima+Polim+te+Sigli
Sementara foto asli Cut Nya Dien adalah istri dari Teuku Umar, berikut fotonya di tahun 1905. (Vrouw van Teukoe Oemar)
Potret lukisan resmi Coet Nyak Dien yang tak memakai jilbab justru memiliki bukti otentik dari foto sang pahlawan koleksi KTILV . http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced?q_searchfield=tjoet+nja+din
red. Ibnu Manshur
http://historia.co.id/artikel/modern/1504/Majalah-Historia/Tjoet_Nyak_Dhien_Berhijab
http://blog.indonesianhoaxes.com/2014/12/tjoet-nyak-dhien-berhijab.html
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10204614023289466&set=a.4593573276301.2171499.1201231617&type=1



Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News