Top News :
Home » » Kaedah Baca Al-Qur'an dengan Langgam (Irama) Daerah

Kaedah Baca Al-Qur'an dengan Langgam (Irama) Daerah

Posted on Monday, 18 May 2015 | garis 06:55

Muslimedianews.com ~ Assalamualikum Wr. Wb. Selamat malam twips. Sekarang netizen pada rame mempersoalkan bacaan al-Qur'an di Istina Negara beberapa hari yg lalu

Dan ini menuai pro dan kontra, karena nagham atau lagham jawa yg dibawakan oleh si Qari' dirasa asing di telinga. Baik itu sih wajar2 saja.

Dalam membaca Qur'an yang perlu diperhatikan adalah kaedah dan makhrajnya, dan tidak ada unsur tashannu' (dibuat-buat) krn mengikuti lagu.


Artinya, seinggris2nya orang Inggris yang muslim, kalau membaca al-Qur'an ya sesuai dengan kaedah tajwid dan makhraj, tdk memaksa dls.

Karena dalam hal apapun unsur Tashannu' atau buat-buat sesuatu jelas gak bagus, apalagi dalam hal Qira'ah.

Soal lagam atau nagham bacaan al-Qur'an, sesuai dengan keadaan bahasa masing2 itu benar, namun dalam hal ini adalah tidak dibuat-buat.

Ini seharusnya menjadi titik pentingnya, dalam artian baik nagham jawa atau sumatera boleh dalam qiraah namun jangan dibuat-buat.

Karena tentu setiap bangsa punya cengkok logatnya tersendiri, kayak bacaan kita di Indonesia, kita mempunyai ciri khas dalam bacaan Qur'an.


Ada sebuah ungkapan bahwa lisan Indonesia salah satu lisan yang paling fasih dalam membaca abjad Arab.

Dan bacaan Qiraah orang Indonesia banyak mendapat simpati orang-orang selain Indonesia, di samping karena fasih, juga naghamnya bagus.

Namun apapun alasannya, yang jelas kita harus membaca al-Qur'an sesuai dengan yang diajarkan oleh para guru kita.

Karena apa yang diajarkan oleh guru kita sanadnya mutawatir. Sanad bacaan al-Qur'an yg menjadi pijakan kita saat ini Krapyak dan Kudus.

Ada sebagiian orang yang dengan lantang menyatakan Iqrau al-Qur'an biluhunil Arab, tanpa mengetahui maksudnya.

Maksud luhun al-Arab adalah bukan cuma soal bacaan, tapi kesyahduan serta masuknya ruh bacaan itu di hati pendengar, meski tak tahu artinya.

Intinya adalah boleh kita menagham atau melagam bacaan al-Qur'an sesuai loghat apapun, namun kaedah tajwid/makhrajnya tetap diprioritaskan.

Kita tidak usah terkejut dengan hal yang baru, jangan asal menyalahkan kalau gak tau ilmunya. Kalau gak tau tanyakan pada yang tau.

Semoga bermanfaat dan menjadi tambahan ilmu yang nafi' dan berbarakah. Wassalamualaikum Wr. Wb.

@KajianNusantara http://chirpstory.com/li/266725

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News