Top News :
Home » , » Mengapa Ibunda Nabi, Aminah binti Wahhab Ahli Surga ?

Mengapa Ibunda Nabi, Aminah binti Wahhab Ahli Surga ?

Posted on Sunday, 24 May 2015 | garis 17:00

Muslimedianews.com ~ Di dalam kitab "At-Tajul Jami' lil Ushul fii Ahaditsir Rasul (التاج الجامع للأصول في أحاديث الرسول)" diterangkan  yang artinya sebagai berikt :

"Dari Abu Hurairah beliau berkata: Nabi saw berziarah ke makam ibunya dan beliau menangis. Begitupula orang-orang yang berada di sekitarnya pada menangis. Kemudian, beliau berkata: Aku meminta idzin kepada Tuhanku supaya aku bisa memintakan ampunan untuknya. Namun aku tidak diidzinkan oleh-Nya.  


Terus aku meminta idzin kepada-Nya supaya aku bisa menziarahinya. Kemudian, Dia mengidzinkan aku untuk menziarahi ibuku. Berziarahlah ke makam-makam !! Karena, berziarah itu dapat mengingatkan mati. Hadits riwayat Imam Muslim, Abu Dawud, dan Nasa'i ".

Maksud hadits tersebut di atas sebagai berikut:


"Ketika Nabi Muhammad saw menziarahi ibunya yang bernama Sayyidah Aminah binti Wahab, beliau menangis karena ibunya tidak beragama Islam dan tidak mendapat kesenangan di dalamnya, dan Allah tidak mengidzinkan Nabi saw memintakan ampunan untuk ibunya. Karena, permintaan ampunan itu syaratnya harus beragama Islam. Sedangkan ibunda Nabi saw wafat dalam keadaan menganut agama kaumnya sebelum Nabi saw. Hal ini bukan berarti ibunda Nabi saw tidak masuk surga, karena ibunda Nabi termasuk ahli fatrah (masa kekosongan atau vakum antara dua kenabian).

Menurut ulama jumhur bahwa ahli fatrah itu adalah orang-orang yang selamat (orang-orang yang selamat dari api neraka dan mereka tetap dimasukkan ke dalam surga).

Firman Alla swt: و ما كنا معذبين حتى نبعث رسولا

Bahkan berlaku dan absah menurut ahli mukasyafah bahwa Allah ta'ala menghidupkan kembali kedua orangtua Nabi saw setelah beliau diangkat jadi Rasul. Kemudian, mereka beriman kepada Nabi saw. Oleh karena itu, sudah pasti mereka termasuk ahli surga".



قبر السيدة آمنة بنت وهب ..
At-Tajul Jami' lil Ushul fii Ahaditsir Rasul
Oleh : KH. Thobary Syadzily

Share this post
:
Comments
2 Comments

+ comments + 2 comments

Achmad Tohari
24 May 2015 at 17:42

Bahkan berlaku dan absah menurut ahli mukasyafah bahwa Allah ta'ala menghidupkan kembali kedua orangtua Nabi saw setelah beliau diangkat jadi Rasul. Kemudian, mereka beriman kepada Nabi saw. Oleh karena itu, sudah pasti mereka termasuk ahli surga".
ini pendapat dari mana ?

Irvan Mikail
28 May 2015 at 06:33

Masalah surga neraka kita serahkan kepada Allah. Toh meskipun ibunda Rasulullah masuk neraka tidak menurunkan kemulliaan Rasulullah sebagai utusanNya. Bahkan Nabi Ibrahim anak seorang musyrik bernama Azar Allah cantumkan di Al-quran. Sekaligus menerangkan kepada manusia bahwa hidayah atau kesesatan tidak dipengaruhi faktor keturunan. Begitu juga nabi Nuh yg memiliki anak yg kufur.... tapi kita sekarang justru beda, keturunan kyai/ustad/habib bagaimana pun salahnya kadang dianggap benar....

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News