Top News :
Home » » Pentingnya Kurikulum 'Civic-Islam'

Pentingnya Kurikulum 'Civic-Islam'

Posted on Saturday, 9 May 2015 | garis 18:53

Muslimedianews.com ~ Dr. Kutowijoyo dalam tulisannya “ Historiografi Islam: Kurikulum untuk Redukasi Sejarah” secara khusus menyampaikan pentingnya “ Kurikulum Pengajaran Sejarah Pendidikan Civic-Islam”.

Tulisan berupa makalah aslinya berjudul Muslim Education Quarterly, vol 3, No 1 Autumm Issue, 1985 yang sebelumnya merupakan paper untuk “Konferensi Dunia tentang Pendidikan Muslim” yang diselenggarakan Organization of Islamic Conference di Jakarta, 1982 (Buku Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi: Editor AE Priyono. Mizan 2008).

Berikut ini penggalan yang paling penting untuk kita baca:
***
“….Pendidikan "Civic-Islam" dimaksudkan sebagai sarana sosialisasi, melalui enkulturasi intelektual, untuk memperkenalkan sejarah umat dalam pelbagai aspeknya. Ini mencakup umat sejak tahap embrioniknya sampai sekarang melalui metode presentasi diakronik maupun sinkronik. Karena mata kuliah ini memiliki isi yang komprehensif dengan basis mata pelajaran di tingkat dasar sampai menengah,program tersebut harus diwajibkan untuk mahasiswa tingkat pertama di semua departemen (jurusan). Mata kuliah yang ditekankan dalam program ini adalah perluasan dari mata kuliah "civic-Islam."

Karena setiap mahasiswa di universitas, cepat atau lambat akan mengkhususkan diri dalam satu disiplin ilmu, dia dituntut untuk mempelajari sejarah dan peradaban. Sejarah akan memberinya pengetahuan dasar tentang kondisi umat pada masa sekarang. Dengan demikian dia dapat menempatkan umat dan dirinya sendiri dalam suatu konteks sejarah, agar dia dapat secara aktif berpartisipasi dalam proses itu.

Kesadaran mengenai situasi sejarah dan pertanggungjawaban sejarah akan memberikan dimensi baru dalam aktualisasi iman. Tanpa pemahaman dan wawasan historis, perbuatan personal maupun kolektif hanya bersifat counter-productive. Mengenai wawasan historis ini, semua mahasiswa yang memasuki universitas harus diajarkan pendidikan “civic-Islam” dalam rangka menyadarkan bahwa agamanya, pada dirinya, merupakan sebuah pandangan hidup dan peradaban sekaligus dan bahwa itu menuntut kreativitas umat.

Singkat kata, pendidikan “civic-Islam” merupakan suatu pengantar umum mengenai warisan Islam, kontinuitas dan perubahannya, problem-problem kontemporer umat, serta sense of belonging, dan keterlibatan. Untuk mendapatkan efek ini, metode pengajaran perlu menggunakan pelbagai peralatan audio-visual, kumpulan kepustakaan, diskusi, dan metode-metode pengajaran yang lainnya…..”[]
***

sumber civicislam


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News