Top News :
Home » » Putra Ibnul Qayyim Heran karena Imam Ibnu Katsir seorang Asy'ari

Putra Ibnul Qayyim Heran karena Imam Ibnu Katsir seorang Asy'ari

Posted on Wednesday, 20 May 2015 | garis 08:00

Muslimedianews.com ~  Tafsir Ibnu Katsir, banyak orang menyebut kitab tafsir karya al-Hafidz Ibnu Katsir dengan sebutan demikian. Nama asli kitab tafsir beliau adalah Tafsir al-Qur'an al-'Adhim,  sedangan nama lengkap beliau adalah Abul Fida' Isma'il bin Umar bin Katsir al-Qurasyi al-Bashri ad-Dzimasyqi (w. 774 H).

Imam Ibnu Katsir juga termasuk salah satu murid daripada Ibnu Taimiyyah al-Harrani, tetapi Imam Ibnu Katsir yang memilih bermadzhab Syafi'i dalam fiqih, sedangkan dalam aqidah bermadzhab Ahlussunnah Asy'ariyah.

Pengakuan Imam Ibnu Katsir tentang aqidah Asy'ariyah-nya tersebut membuat heran anak Ibnul Qayyim al-Jauziyyah. Diceritakan suatu ketika terjadi perdebatan antara Ibnu Katsir dan anak Ibnul Qayyim al-Jauziyyah.


Hal itu sebegaimana diriwayatakan oleh Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Ad-Durr al-Kaminah pada tarjamah Ibrahim bin Muhammad bin Ayyub bin Qayyim al-Jauziyyah.

(155 ـ إبراهيم بن محمد بن أبي بكر بن أيوب بن قيم الجوزية, ولد سنة (26) وأحضر على أيوب الكحال وغيره، وسمع من جماعة كابن الشحنة ومن بعده، واشتهر وتقدم وأفتى ودرس، وذكره الذهبي في المعجم المختص فقال: تفقه بأبيه وشارك في العربية وسمع وقرأ واشتغل بالعلم.
ومن نوادره أنه وقع بينه وبين عماد الدين ابن كثير منازعة في تدريس الناس، فقال له ابن كثير: أنت تكرهني لأنني أشعري.
فقال له: لو كان من رأسك إلى قدمك شعر ما صدّقك الناس في قولك إنك أشعري وشيخك ابن تيمية). (الدرر الكامنة ج1/ 58).
"Ibrahim bin Muhammad bin Qayyim al-Jauziyah bin Abi Bakr bin Ayyub bin Qayyim al-Jauziyya. Ia belajar dengan Ayyub al-Kahhal dan selainnya, mendengar hadith dari sekumpulan ulama seperti Ibn asy-Syahnah dan ulama selepasnya. Dia masyhur, terdepan, berfatwa dan mengajar, dan adz-Dzahabi menyebutnya dalam kitab al-Mu'jam al-Mukhtass, "Dia belajar fiqh dengan ayahnya dan juga bahasa Arab, serta mendengar dan membaca hadith serta sibuk dengan ilmu. "

Antara kisah menarik mengenainya adalah perdebatan yang terjadi antara dirinya dan Imaduddin Ibn Katsir dalam hal mengajarkan umat, hingga Ibn Katsir berkata,"Kau membenciku karena aku seorang Asy'ariy." dan Ibrahim berkata kepadanya, "Seandainya dari ujung kepalamu hingga ke ujuang kakimu dipenuhi rambut, orang-orang tidak akan percaya akan ucapanmu bahwa kau seorang Asy'ariy sedangkan gurumu adalah Ibn Taimiyah".




Oleh : Ibnu Manshur


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News