Top News :
Home » » Ribuan Umat Islam Penuhi Alun-Alun Monumen Arek Lancor Pemekasan

Ribuan Umat Islam Penuhi Alun-Alun Monumen Arek Lancor Pemekasan

Posted on Wednesday, 6 May 2015 | garis 07:17

Pamekasan, Muslimedianews.com ~ Ribuan nahdliyin (sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama) memenuhi alun-alun Monumen Arek Lancor Pamekasan (04/05/15). Mereka berkumpul menghadiri HARLAH (hari lahir) Rajabiyah NU (Nahdlatul Ulama) ke-92.

Acara yang dimeriahkan oleh Majelis Dzikir dan Maulid Riyadlul Jannah itu bertujuan untuk menjadikan warga nahdliyin sebagai umat Muhammad pilihan.

"Kita berkumpul, bershalawat dan berdzikir bersama, dengan harapan semoga Allah menjadikan kita minal akhyar (umat pilihan Muhammad SAW)." Kata ketua PCNU Pamekasan KH. Abdul Ghaffar Marzuki, M.Si., dalam sambutannya.


KH. Ghaffar juga menambahkan, tujuan utama kegiatan yang dihadiri oleh seluruh anggota lembaga dan BANOM (Badan Otonom) NU ini adalah untuk memberikan protect terhadap Islam 'ala thariqati Ahlus Sunnah wal Jamaah (ASWAJA) an-nahdliyah.

"Peringatan HARLAH NU pada malam ini menjadi sangat penting untuk mem-protect Islam Ahlus sunnah wal jamaah an-nahdliyah. Mem-protect artinya: menjaga kelangsungannya, mempelajari dan mengajarkannya, sehingga kelangsungan ASWAJA itu dirasakan oleh masyarakat."

Saat memberikan ceramah HARLAH, Dr. KH. Kholilurrahman, SH, M.Si. menyampaikan pentingnya peringatan HARLAH NU untuk mengingatkan warga nahdliyin bahwa jam'iyah NU membawa missi besar Islam ASWAJA yang mempunyai peran penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara.

"ASWAJA kita setiap hari terkontaminasi dengan 'kotoran-kotoran', sehingga kecintaan kita terhadap Ahlus Sunnah wal Jamaah, melalui NU, sangat fluktuatif (naik-turun), sedangkan karakter ASWAJA (tasamuh [toleransi], tawazun [netral], tawasuth [moderasi], ta'dul [adil/tegak lurus]. Red.) berperan penting dalam menjaga stabilitas Indonesia yang mempunyai peluang besar terjadinya konflik. Maka dari itu kita melaksanakan HARLAH. Supaya kita ingat kembali ASWAJA kita." Kata ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) ini.

Sebagai ORMAS (Organisasi Kemasyarakatan) terbesar di dunia, NU mempunyai dua perayaan HARLAH, yaitu HARLAH Rajabiyah yang dilaksanakan setiap bulan Rajab (berdasarkan kalender Hijriyah). Perayaan ini didasarkan pada hari lahir NU pada 16 Rajab 1344 H; perayaan kedua adalah perayaan yang didasarkan pada kelahiran NU berdasarkan kalender masehi, yaitu 31 Januari 1926 M.

Jika ditinjau dari kalender Hijriyah, maka NU pada saat ini berusia 92 tahun. Sedangkan jika ditinjau dari kalender masehi, maka NU berusia 89 tahun. (bor)


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News