Top News :
Home » » Astaghfirullah! Wahabi Sony Abu Husein At-Thuwailibi Menganiaya Syaikh Idahram

Astaghfirullah! Wahabi Sony Abu Husein At-Thuwailibi Menganiaya Syaikh Idahram

Posted on Wednesday, 24 June 2015 | garis 18:35

Musliemdianews.com ~ Lagi-lagi, ustadz wahabi bikin ulah dan melakukan penganiayaan..

Pada tanggal 21 Juni (2015) kemaren, diadakan bedah buku “Bukan Fitnah Tapi inilah Faktanya” (Membongkar tradisi dusta wahabi) karangan Ustadz Marhadi alias Syaikh Idahram.

Syeikh Idahram merupakan penulis buku yang sebelumnya sangat fenomental dengan tiga rangkaian buku yang menelanjangi kejahatan wahabi-salafi.

Buku trilogi yang dibuat oleh Syaikh Idahram ini berjudul: Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Memalsukan Kitab-KItab Karya Ulama Klasik, dan Ulama Sejagat Menggugat Salafi Wahabi. Buku trilogi Syaikh Idahram ini menjadi buku-buku “Best Seller” yang laku keras dijual dipasaran.


Dalam acara itu, terjadi kekisruhan dan penganiayaan terhadap penulis buku tersebut yang dilakukan seorang ustadz wahabi bernama Soni alias Abu Husein ath-Thwailibi dan masih di awal-awal puasa Ramadhan ini.


Berikut kronologi kejadiannya yang diceritakan sendiri oleh ustadz Marhadi kepada saya (Ibnu Abdillah al-Katibi) melalui Privat Message :

“ Kejadiannya di Masjid Raya Bogor, pada hari Ahad 21 Juni 2015, pukul 16.47 sore hari ba'da Ashar ketika bedah buku BUKAN FITNAH TAPI INILAH FAKTANYA (membongkar tradisi dusta Wahabi) sedang berlangsung. Acara itu dihadiri juga oleh anggota DPR Bogor faksi FAN, Romdhoni (beliau menyalahkan si wahabi dan meminta saya untuk terus berdakwah), juga dihadiri ketua umum MUI kota bogor, Adam Ibrahim. Cuma ketua umumnya ini dikenal masyarakat bogor sebagai pendukung berat wahabi dan kabarnya emang dia juga wahabi. Dia juga sangat berpihak ke mereka dilihat dari duduk bareng mereka, komentarnya tentang saya dan bahasa tubuh lainnya. Hadir juga, ketua fatwa MUI Bogor Abbas Aula. Dia juga dalam komentarnya di depan peserta menuduh saya pendusta. Dia bicara sebagai penanya tapi malah menuduh sekitar 7 menit. Kemudian Soni ath-Thuwailibi memukul kepala bagian belakang saya dari arah belakang ketika saya sedang memperhatikan penanya yang lain. Dia juga sebelum memukul bertindak sebagai penanya yg juga bukan bertanya tapi menuduh saya pendusta.“


Demikian kronologi yang beliau kisahkan. Inikah sikap seorang ulama wahabi yang mengaku-ngaku mengikuti sunnah-sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ?? menuding, menuduh, memfitnah tanpa bukti dan bahkan menganiaya ? bahkan dilakukan pula di bulan suci, bulan ujian menahan amarah dan emosi ?? saya tidak tahu kedepannya bagaimana, jika ajaran dan doktrin wahabi dibiarkan berkembang di Negeri Indonesia tercinta ini...

* Video rekaman kejadian masih kami simpan... http://ibnu-alkatibiy.blogspot.com/2015/06/ustadz-wahabi-menganiaya-syaikh-idahram.html


Sony Abu Husein Ath-Thuwailibi bukan hanya dikenal sebagai tempramental, tetapi juga sering kali melakukan kedustaan dan caci maki tidak karuan. Baca:
red. Ibnu Manshur

Share this post
:
Comments
4 Comments

+ comments + 4 comments

theman
24 June 2015 at 19:18

kliatan kan mirip dengan majikan arab mereka..reaktif..warmonger..emosional

Mas Al Ayyubi
27 June 2015 at 15:26

dijadikan berita min
https://www.facebook.com/189344087838616/photos/a.189364361169922.32569.189344087838616/689807724458914/?type=1&theater

HABIB RIZIEQ DIFITNAH DAN DILECEHKAN USTAD WAHABI, IMAM FPI BANTEN BUYA QURTUBI BERANG

Seorang ustadz Wahabi bernama Soni alias Abu Husein Athuwailibi lewat akun facebooknya "Abu Husein Athuwailibi" memposting beberapa artikel yang secara tendensius memfitnah dan bahkan menghina Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab.

Lihat saja artikel yg diposting pada tanggal (18/6). Pada bagian judul ditulis "Ini Habib atau Preman?" dengan memajang foto Habib Rizieq dibawahnya.

Baru pada awal paragraf, Sony langsung melempar tuduhan Habib Rizieq jago kibul (pandai berbohong-red).

"Saya ketawa ngakak denger cuplikan ceramah orang satu ini (Habib Rizieq-red). Saking ngakaknya saya ketawa sampai sakit perut. Jago bener kibul." Tulisnya.

Lalu secara panjang lebar ia memberikan penjelasannya. Berbekal dugaan dan prasangka ia secara serampangan menuduh Habib Rizieq adalah seorang Syiah yang sedang bertaqiyyah.

Di bagian akhir Sony mengambil kesimpulan "Jangan-jangan Rizieq Shihab secara halus dijadikan alat oleh kalangan Syiah untuk mengadu domba sesama Ahlus Sunnah di Nusantara ?!" Terangnya.

Lalu yang tak kalah mengejutkan lagi adalah pada tanggal (20/6) Sony alias Abu Husein Athuwailibi lagi-lagi memposting artikel bernada profokasi dengan judul "Ayo Bakar Mimbar Radio Rasil !!" dengan memajang foto Habib Rizieq dan Ustad Husein Alatas di bawahnya.

Isi dalam artikelnya pun sangat tendensius menyerang Imam Besar FPI Habib Rizieq. Bahkan Habib Rizieq dilecehkan dengan kata (maaf) Kadal Munafiq.

IMAM FPI BANTEN BERANG

Menanggapi penghinaan luar biasa ini, KH. Ahmad Qurthubi Jaelani selaku Imam FPI Banten langsung berang.

"Ini sudah bener-bener keterlaluan menghina Aswaja, terutama kepada Imam Besar FPI. Tidak bisa dibiarkan" Tegasnya.

Sebelumnya dikabarkan Sony alias Abu Husein Athuwailibi ini juga melakukan pemukulan terhadap seorang Kyai NU di sebuah Masjid di kota Bogor dalam acara bedah buku.

aelfizon
28 June 2015 at 11:16

APAKAH BEDA ATAU SAMA ‘MAKSUD DAN TUJUAN’ MEREKA BERGERAK DALAM WADAH KELOMPOK?

JIKA HIZBUT TAHRIR INGIN MEWUJUDKAN KHILAFAH DAN SYIAH MEWUJUDKAN WILAYAH AMIRUL MUKMININ ALI BIN ABI THALIB???

Mari kita coba mengkaji kedua gagasan besar kelompok di atas sbb.:

Gagasan HT dan HTI di bawah ya nampaknya cendrung sejalan sebangun dengan adanya gagasan kaum kelompok Syiah di LN maupun kelak dalam negeri kita, bisa saja hanya nama dan format berbeda. jika syiah akan membentuk seperti Wilayah Amirulmukminin di Indonesia? Jadi kini semakin nampak arah tujuannya kaum Syiah baik di luar negeri maupun dalam negeri kita, Indonesia.

Bisa jadinya, sebentar lagi akan ada 'wakil wali faqih'-nya di wilayah Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib di Indonesia?. Ya ujungnya mereka ingin mempunyai pemimpin dan daerahnya sendiri.

Seperti halnya yang sudah ada wakil Wali Faqihnya dibeberapa Negara, ya tinggal
nyatukann aja ya??? Contoh:

Wakil Wali Faqih untuk Provinsi Azarbaijan Timur dan Imam Jum'at Tabriz tersebut selanjutnya menyatakan, "Perayaan hari Ghadir adalah diantara perayaan terpenting bagi kaum muslimin, yang tahun demi tahun harus terus disemarakkan hingga kaum musliminseluruh dunia menjadi tahu mengenai hakikat wilayatul faqih yang merupakan buah dari hari Ghadir ini."

"Hal yang terpenting dari masyarakat Islam adalah kepemimpinan Ilahi. Karena itu Hari Ghadir Khumditetapkan sebagai Hari Raya terbesar dalam Islam yang didalamnya ditetapkan kewilayahan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as oleh Rasulullah Saw melalui perantaraan wahyu Ilahi.

http://www.erfan.ir/article/article.php?id=54260

Sebagaimana Syiah di atas maka Hizbut Tahrir didirikan sebagai organisasi Islam yang bertujuan mengembalikan kaum muslim untuk kembali taat ke hukum Islam, memperbaiki sistem perundangan dan hukum negara yang dinilai kufur agar sesuai tuntunan syariat, serta membebaskan dari gaya hidup dan pengaruh negara barat. Hizbut Tahrir juga bertujuan untuk membangun kembali pemerintahan Khilafah Islamiyah di dunia, sehingga hukum Islam dapat diberlakukan kembali.

http://id.wikipedia.org/wiki/Hizbut_Tahrir

HT memahami bahwa sistem yang harus diterapkan saat ini haruslah sistem yang dahulu diterapkan oleh para salafus sholih kita, yaitu sistem Khilafah. HT bahkan membahas Khilafah secara khusus.

Bedanya, HT membahas Khilafah dengan bahasa yang lebih kontemporer dan
membandingkan dengan sistem-sistem yang saat ini diterapkan. Sehingga lebih
clear.

HT juga sama. HT sangat concern mendidik umat dengan Islam, lewat berbagai sarana yang dimungkinkan. HT mengadakan halaqoh-halaqoh kecil, dan juga berbagai acara besar. Berbagai sarana yang dimungkinkan, HT dapat dipastikan menggunakannya untuk kepentingan mendidik umat. Inilah yang dinamakan HT sebagai pendekatan kultural (tatsqif).

Hanya saja, HT berpandangan bahwa meskipun pendekatan kultural ini sangat
penting dan harus digarap dengan serius, ada pendekatan lain yang tidak boleh
dilupakan, yaitu pendekatan politis. Pendekatan politis ini hanya akan terwujud
lewat institusi politik umat Islam yang bernama Khilafah

http://ninalindh.blogspot.com/2015/02/orang-nu-memandang-hti-nu-menurut-orang.html#

Mohammed Iqbal
13 July 2015 at 02:17

Ya saya setuju klo syiah itu sesat dan menyesatkan !!

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News