Top News :
Home » » Dituduh Syi'ah, Ini Klarifikasi Ust. Marhadi dan Ajakannya untuk Mubahalah

Dituduh Syi'ah, Ini Klarifikasi Ust. Marhadi dan Ajakannya untuk Mubahalah

Posted on Thursday, 25 June 2015 | garis 12:14

Mulsimedianews.com ~ Ust. Marhadi Muhayyar Lc, MA, yang memiliki nama pena Syaikh Idahram memberitakan klarifikasi atas isu yang berkembang yang menuduh dirinya sebagai Syi'ah. Menurutnya, Wahhabi telah menuduhnya sebagai syi'ah dan pendusta.

Syaikh Idahram juga mengajak kepada pihak yang telah menuduhnya untuk menyadap handphonenya bila masih tidak percaya bahwa ia bukan Syi'ah. Bahkan ia, siap untuk ber-mubahalah dengan orang yang telah menuduhnya.

"Wahabi menuduh saya Syiah dan pendusta, tanpa bukti yg cukup. Setau saya Syiah itu ga tahlilan, ga yasinan, ga sholat jumat kecuali di masjid ibukota, ga ucap amin, ga sedakep sholat. waktu sholatnya sering atau selalu di jamak. kl gtu sadap aja HP saya, adalah link syi'ah dan sahabat2 syi'ah saya? Atau saya mubahalah dg orang yg menuduh syiah di depan khalayak. Kita bersumpah pocong di hadapan Allah s.w.t. Itu klarifikasi saya.", jelasnya ketika diminta klarifikasi, sebagaimana screenshotnya diedarkan di komunitas WA Ahlussunnah wal Jama'ah.

Syaik Idahram adalah Nama Pena
Terkait dengan tidak menggunakan nama asli dalam bukunya, Ust. Marhadi mengatakan bahwa nama Syaikh Idahram adalah nama pena yang sah-sah saja. Identitasnya nama pena Syaikh Idahram baru dibuka dalam buku ke-3 dan ke-4.

Penggunaan nama pena dalam beberapa buku yang pertama-tama terbit, menurutnya karena untuk memimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.


"Syaikh Idahram itu nama pena. Syah2 saja menggunakan nama pena. Toh identitasnya diungkap dibuku ke3 dan ke4 saya. Tujuan awyalnya untuk meminimalisir hal2 yg tdk diinginkan. Karena dlm penelitian kami, orang2 yg mengkritisi wahabi banyak yg mati. Sebut misalkan, Prof. Nasir Said, penulis buku keluarga Saud. Dia menyatakan keluarga saudi keturunan Yahudi yg masuk islam. Dia pun mati ditembak orang ga dikenal dlm perjalanan ke yordania. Ga usah jauh2, orang indonesia wartawan Tempo, Jafar Busyairi, tewas mengenaskan di hotel di saudi ketika tengah sendiri. Meninggal dunia dg cara tidak alami terdapat bercak darah. Beliau getol mengkritisi kebijakan kerajaan saudi dlm hal penggusuran tempat2 bersejarah islam di sana. Wallohu a'lam. ", jelasnya.

Scrennshot :



red. Ibnu manshur

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News