Top News :
Home » » Hukum Tukar Cincin Dalam Islam ?

Hukum Tukar Cincin Dalam Islam ?

Posted on Tuesday, 2 June 2015 | garis 16:37

Muslimedianews.comAssalamu ‘Alaikum WR. WB. Buya saya pernah mendengar bahwasannya: “Kalau tukar cincin itu tidak ada dalam tradisi islam sehingga tidak boleh dilaksanakan”. 

Benarkah seperti itu Buya? lalu bagaimana jika cincin yang dikenakan bukan dari emas apakah tetap tidak boleh?

JAWABAN :

Wa’alaikum Salam WR. WB.

Tukar cincin bukanlah tradisi dalam Islam akan tetapi itu bisa kita masukkan dalam masalah tukar menukar hadiah yang sangat dianjurkan oleh Rasululloh Saw. Artinya seorang calon suami memberi hadiah cincin kepada calon istri dalam acara khitbah atau tunangan,dan calon istripun demikian.


Akan tetapi ada hal yang perlu diperhatikan bersama proses pertunangan dan tukar cincin ini.

1. Pertunangan adalah kesepakatan dan janji untuk menikah artinya pertunangan belum pernikahan.Jadi semua yang haram sebelum tunangn tetap haram setelah tunangan.Kedua calon tidak boleh berduaan,tidak boleh melihat aurat calon pasanganya.

2. karena masing-masing calon belum halal,maka saat tukar hadiyahpun tidak boleh saling memegang tangan calon pasanganya.

3. cincin yang diberikan kepada Calon mempelai pria bukan dari emas,sebab emas haram hukumnya jika di kenakan oleh kaum pria. Sebaiknya cincin dari perak agar sesuai anjuran nabi agar kalau kaum pria memakai cincin dengan cincin dari perak.

4. Hadiah yang diberikan jangan sampai memberatkan kedua belah pihak. Dan hadiahpun tidak harus berupa cincin boleh barang-barang yang lainya.

Wallahu a’lam bishshowab

sumber buyayahya.org

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News