Top News :
Home » » Mengetahui Allah SWT melalui Teori 'Isim Mufrad'

Mengetahui Allah SWT melalui Teori 'Isim Mufrad'

Posted on Wednesday, 3 June 2015 | garis 11:47

Muslimedianews.com ~ Banyak orang salah kaprah dalam memahami ilmu ketuhanan, seperti akhir - akhir ini ada Dosen Univ. Indonesia yang mengatakan : "Allah kan bukan orang arab, jadi tidak marah jika kalamnya di baca dengan langgam jawa" yang mengindikasikan bahwa sangat kurang dalam memahami ketuhanan dan sebagainya. Yang sangat mempriharinkan dia adalah seorang dosen di universitas ternama. Akhirnya kami menemukan teori baru untuk mengenal lebih dalam tentang ketuhanan yang dengan harapan semoga bermanfaat.


Semua pencari ilmu agama pasti tahu atau pernah mendengar bahwa dalam pelajaran ilmu Gramatika (nahwu) ada istilah isim mufrod. Devinisi (pengertian) Isim mufrod dalam ilmu gramatika adalah :

ﻣﺎ ﻟﻴﺲ ﻣﺜﻨﻰ ﻭﻻ ﻣﺠﻤﻮﻋﺎ ﻭﻻ ﻣﻠﺤﻘﺎ ﺑﻬﻤﺎ ﻭﻻ ﻣﻦ ﺍﻷﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﺨﻤﺴﺔ .
Suatu isim yang selain tatsniyah (bermakna dua), jama' (berarti banyak), dan yang menyerupai keduanya, dan selain dari asma' khomsah.

Dalam hal ini, devinisi isim mufrad mencocoki dalam hal ilmu teologi (tauhid) untuk mengenal tentang Allah SWT yaitu: 
  • Isim Mufrod : adalah nama untuk satu yang tiada bandingannya yaitu Allah SWT.
  • Selain tatsniyah: Allah SWT tidak ada yang menyamainya sesuatu apapun. Tidak ada duanya. 
  • Selain Jama' : Yang patut dan layak (wajib) di sembah tidak ada 3 seperti kepercayaannya kristen dan tidak lebih, tetapi hanya satu yaitu Allah SWT.
Tidak yang menyerupai keduanya : Bahwa tiada sesuatu apapun, entah itu berupa apa saja, mempunyai sifat apa saja yang layak dan patut di sembah kecuali Allah SWT.

Tidak termasuk Asma' Khamsah, seperti yang kita tau bahwa Asma Khamsah itu ada 5 : Abun (bapak) Akhun (saudara) Hamun (saudaranya istri) Fauhun -fu- (mulut) Dzu (mempunyai), jadi Allah SWT itu tidak termasuk Asma Khamsah, maksudnya :
  • Abun : Allah SWT tidak bapak dari siapapun begitu pula tidak mempunyai anak seperti kepercayaan orang kristen bahwa ada tuhan bapa dan tuhan anak (Isa AS)
  • Akhun: Allah SWT tidak bersaudara.
  • Hamun : Allah SWT tidak mempunyai saudara entah itu dari mana saja, tidak beristri, sehingga sangatlah jauh bila mempunyai saudara dari istri.
  • Fauhun -fu- : Allah SWT tidak mempunyai mulut begitu juga tidak mempunyai tangan, wajah dll, tidak membutuhkan mulut untuk berbicara, tidak berjalan, tidak bertempat di langit (karena jika bertempat berarti membutuhkan tempat) dll hal ini membantah sebagian golongan yang mempunyai kepercayaan bahwa Allah SWT mempunyai tangan, wajah, bertempat di atas langit dll.
  • Dzu : Allah SWT tidak mempunyai sifat bodoh, lemah, tuli, buta, bisu dan semuanya yang menunjukkan kekurangan. Tetapi Allah SWT mempunyai dan menguasai segala alam dan isinya.

Jadi kesimpulannya : Allah SWT adalah tuhan yang hanya satu adanya, tidak ada bandingannya dan bersekutu kepadanya, tidak beranak dan di peranakkan begitu pula tidak bersaudara, tidak membutuhkan mulut untuk berbicara, tangan untuk menciptakan , dan sebagainya yang menunjukkan kelemahan, tidak bodoh, tuli, buta dan selainnya yang menunjukkan kekurangan.

Sulthanul Ulama Al Izz bin Abdussalam berkata: Allah SWT tanpa jasad yang bisa di gambar, sesuatu yang tidak terbagi dan terbatasi, tidak menyerupai sesuatu dan tidak ada sesuatu apapun yang menyerupaNya, tidak meliputi arah, tidak bertempat di bumi dan di langit, adaNya sebelum menciptakan tempat dan memutar balikkan waktu, sekarang adaNya juga seperti dahulu adaNya. Dan ulama - ulama lainnya yang senada dengan perkataannya.
Oleh : Moeslich El Malibary
Mahasiswa sekaligus santri di Univ. Imam Syafi'i Yaman.

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News