Top News :
Home » » Menggelar Tabligh Akbar Liar, BANSER Geruduk Pengajian MTA

Menggelar Tabligh Akbar Liar, BANSER Geruduk Pengajian MTA

Posted on Sunday, 14 June 2015 | garis 09:41

Purwokerto, Muslimedianews.com ~ Dalam bulan Juni (2015), ketenangan Kota Purwokerto tiba-tiba terusik dengan merebaknya aneka baliho dan spanduk pada titik-titik keramaian tentang ajakan menghadiri Tabligh Akbar Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) pimpinan A. Sukino dari Solo. Bertempat di Monumen Jenderal Soedirman Karanglewas, yang berdekatan dengan areal Pesarean Syaikh Makhdum Wali sang penyebar Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di wilayah Banyumas, sontak acara ini mengundang reaksi penolakan yang keras dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten Banyumas dan sekitarnya.

Resistensi warga masyarakat Banyumas bukannya tak beralasan, selama ini umat Islam di wilayah tersebut merasa gerah dan terganggu dengan ajaran-ajaran nyeleneh Majelis Tafsir Al-Qur’an, seperti model pengajian yang tertutup dan ekslusif, ajaran inkarussunnah dalam bersyariat serta tuduhan-tuduhan keji para penggiat Majelis Tafsir Al-Qur’an melalui siaran radio yang dimilikinya, pengajian serta tulisan yang mendeskreditkan amaliyyah-amaliyyah Ahlussunnah wal Jama’ah yang dianut oleh mayoritas warga masyarakat Kabupaten Banyumas tanpa adanya tabayyun ataupun kesediaan untuk melakukan debat ilmiah terbuka.

Mensikapi resistensi masyarakat Kabupaten Banyumas terhadap kehadiran A. Sukino dan gelombang jama’ah MTA dari luar Kabupaten Banyumas, maka dipelopori oleh Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Banyumas dan jaringan pondok pesantren se-Kota Purwokerto menuntut kegiatan kontroversial tersebut untuk agar dibatalkan. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dan pihak Kepolisian Resort Banyumas, aspirasi masyarakat Islam ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh agar mencabut perizinan pelaksanaan kegiatan MTA pada hari Selasa, 2 Juni 2015 berikut serangkaian penampilan hiburan pendukung termasuk pengibaran bendera MTA melalui penerbang gantole yang sedianya akan dilangsungkan seharian penuh.

Suatu hal yang patut disayangkan adalah sikap pembangkangan yang dilakukan pihak panitia penyelenggara Tabligh Akbar MTA dengan tetap bersikeras melaksanakan kegiatan hingga hari pelaksanaan tanpa menghiraukan hukum yang ada. Masyarakat yang gusar bersama-sama dengan sejumlah elemen ormas Islam dipimpin oleh Gus Aldie Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh, Gus Irfan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Gus Sa’adullah Pondok Pesantren Thohiriyyah, jajaran pendekar Pagar Nusa dan 500 anggota organik Banser yang dipimpin oleh Sahabat Taufik Hidayat, S.Ag bergerak mengepung lokasi pengajian dan berhasil dengan gemilang menghentikan paksa acara illegal yang meresahkan tersebut dengan tanpa menimbulkan kegaduhan ataupun tindak anarkis sedikitpun.

Kontributor: Sugeng RS

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News