Top News :
Home » , » Muslimah yang Ditolak Bekerja Menangkan Gugatan AS

Muslimah yang Ditolak Bekerja Menangkan Gugatan AS

Posted on Wednesday, 3 June 2015 | garis 23:34

Muslimedianews.com ~ Mahkamah Agung Amerika Serikat memenangkan gugatan seorang muslimah, Samantha Elauf (24 tahun) pada perusahaan baju jadi Abercrombie & Fitch, Oklahoma (A&F), Senin (1/6).

Para hakim memberikan suaranya 8-1 untuk mendukung Elauf yang menilai perusahaan tersebut diskriminatif  karena menolaknya bekerja sebagai sales pada 2008 lalu di toko Abercrombie Kids, Tulsa, Oklahoma. Alasannya, Elauf dari ras kulit berwarna dan memakai penutup kepala atau jilbab.

Putusan hakim ini pun membuat Komisi Kesamaan Hak tenaga Kerja (EEOC) AS yang memberikan sanksi pada A&F sangat puas.

“EEOC mengapresiasi putusan tersebut agar perusahaan lainnya tak mencampuradukkan urusan agama pelamar dalam kebijakannya,” cetus kepala EEOC Jenny Yang yang dilansir The Guardian, Selasa (2/6).

Sementara, juru bicara A&F dalam pernyataan tertulisnya menyatakan akan meneruskan perkara ini di tingkat hukum lanjutan. “Kita akan menempuh jalur litigasi hingga mendapatkan putusan yang tepat.”

Hakim mahkamah agung yang menyatakan dissenting opinion (berbeda pendapat), Clarence Thomas dalam pertimbangannya menyatakan,”Elauf menerima perlakuan yang sama dari  Abercrombie seperti para pelamar lainnya. Penutup kepala tak mempengaruhi kebijakan Abercrombie.”

Tapi, kenyataannya, kelompok komunitas Kristen, Yahudi, dan Sikh mendukung Elauf. Lantaran anggota mereka kerap menerima perlakuan diskriminatif saat melamar pekerjaan di perusahaan tertentu.

Dewan Hubungan Islam Amerika (CAIR) yang aktif berkampanye untuk kebebasan sipil bagi komunitas muslim di AS juga bersyukur atas keputusan pada gugatan Elauf.

"Kami menyambut putusan bersejarah ini dalam membela kebebasan beragama saat komunitas muslim Amerika sedang menghadapi peningkatan tingkat Islamophobia," ujar Direktur Eksekutif Nasional CAIR Nihad Awad, seperti dilansir Aljazirah,

Elauf, sebelumnya memenangi ganti rugi sebesar 20 ribu dolar AS dari A&F dalam sidang di pengadilan distrik federal.

sumber via republika

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News