Top News :
Home » » Pengertian Thuma'ninah dan Hukumnya Didalam Shalat

Pengertian Thuma'ninah dan Hukumnya Didalam Shalat

Posted on Tuesday, 30 June 2015 | garis 08:29

Muslimedianews.com ~ Saat membahas mengenai shalat, maka tidak lepas daripada istilah Thuma'ninah. Apa sebenarnya thuma'ninah, pengertian dan kriterianya, serta hukum thuma'ninah didalam shalat?

Didalam madzhab madzhab Syafi'i, Thuma'ninah termasuk daripada rukun-rukun (fardlu-fardlu) shalat. Diterangkan dalam kitab Syarh Kasifatus Saja ala Safinah al-Naja (kitab fiqh madzhab Syafi'i) 69-70:

الأركان التي تلزم فيها الطمأنينة أربعة؛ الركوع والإعتدال والسجود والجلوس بين السجدتين. ثم بين المصنف صورة الطمأنينة فقال؛ الطمأنينة هي سكون بعد حركة أي سكون الأعضاء بعد حركتها من هوي ونهوض، ولو قال هي سكون بين حركتين لكان أولى؛ بحيث يستقر كل عضو محله بقدر سبحان الله أي بقدر التلفظ بذلك. إه
"Rukun-rukun yang wajib didalamnya ada thuma'ninah ada 4: Ruku', I'tidal, Sujud, dan Duduk diantara dua sujud. Thum'aninah adalah sikap diam (tenang) adanya gerakan, yaitu diamnya (tenangnya) anggota badan setelah menunduk (menjatuhkan anggota tubuh "Huwiy") atau bangkit), dan seandainya mengatakan bahwa thum'aninah adalah sikap diam diantara dua gerakan itu lebih utama, sekiranya setiap anggota badan menetap pada posisinya dengan kadar lamanya mengucapkan Subhanallah."


Didalam As-Sabhah Ats-Tsamiinah Nadham Safiinah 1/11:

الأركانُ التي تَلَزَمُ فيها الطُمَأْنينةُ
ثُمَّ الطُمَأْنِيْنَةُ فَرْضٌ في مَحَالْ ... أربَعَةٍ وَهْيَ ركوعٌ واعتدالْ
ثم السُّجودُ وجلوسُ السَّجدَتَينْ ... وحَدُّها السكونٌ بَيْنَ حَرْكَتَينْ
بحيثُ تَستَقِرُّ فيها أعضاهْ ... مَحَلَّها بِقَدْرِ سبحانَ الله
"Rukun-rukun shalat yang wajib ada thuma'ninah. Thuma'ninah hukumnya fardlu pada 4 tempat yaitu ruku', i'tidal, sujud, dan duduk diantara 2 sujud, dan batasannya adalah diam diantara 2 gerakan sekiranya padanya anggota badan menetap (menempat) pada tempatnya dengan kadar lama membaca Subhanallah".

Berdasarkan penjelasan diatas, bila dikalkulasi pembacaan Subhanallah kepada waktu maka kira-kira lamanya sekitar 1 detik saja. Artinya satu detik anggota badan diam pada posisi setelah bergerak, dimana diamnya itu menjadi sebuah pemisah antara dua gerakan. Contoh ruku, didalamnya ada gerakan menundukkan anggota badan (satu gerakan) dan bangkit dari ruku' (satu gerakan), keduanya harus terpisah oleh sikap diam yang kadar lamanya membaca Subhanallah.

Hukum Thuma'ninah
Sebagaimana dijelaskan diatas bahwa thuma'ninah hukumnya wajib didalam madzhab Syafi'i, sehingga meninggalkan thuma'ninah berarti menghilangkan salah satu rukun shalat dan menyebabkan shalat tidak sah. Demikian pula didalam madzhab Imam Malik, Ahmad, dan Daud (ad-Dhahiri), kecuali Imam Abu Hanifah.

Imam al-Nawawi didalam al-Majmu' berkata


مَذْهَبُنَا أَنَّهُ يَجِبُ أَنْ ينحنى بحيث تنال راحتاه ركبته وَلَا يَجِبُ وَضْعُهُمَا عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ  وَتَجِبُ الطُّمَأْنِينَةُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ وَالِاعْتِدَالِ مِنْ الرُّكُوعِ وَالْجُلُوسِ بين السحدتين وَبِهَذَا كُلِّهِ قَالَ مَالِكٌ وَأَحْمَدُ وَدَاوُد وَقَالَ أَبُو حَنِيفَةَ يكفيه في لركوع أدنى انحناء ولا تجب الطمأنينة في شئ مِنْ هَذِهِ الْأَرْكَانِ
"Madzhab kami (Syafi'i) wajib menundukkan badan (membungkuk) sekiranya sampai telapak tangannya pada ke lututnya, dan tidak harus meletakkan keduanya pada lutut, dan wajib thuma'ninah didalam ruku', sujud, i'tidal dari ruku' dan duduk diantara dua sujud, semuanya ini juga merupakan pendapat Imam Malik, Ahmad dan Daud. Imam Abu Hanifah berkata, cukup  didalam ruku' mendekati posisi menunduk (inhina') dan tidak wajib thuma'ninah pada rukun-rukun tersebut".


Didalama madzhab Hanafi, thuma'nimah memang bukan termasuk fardlu-fardlu (rukun) shalat, tetapi mereka memasukkannya daripada wajib-wajib shalat. Ada perbedaan antara fardlu dan wajib didalam madzhab Hanafi, sehingga meninggalkan Thuma'ninah tidak membatalkan shalat, tetapi berdosa dengan kadar dosa yang lebih sedikit daripada meninggalkan yang fardlu.


Oleh : Ibnu L' Rabassa

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News