Top News :
Home » » Ramadlan, Bulan Persatuan Umat Nabi Muhammad SAW

Ramadlan, Bulan Persatuan Umat Nabi Muhammad SAW

Posted on Saturday, 13 June 2015 | garis 19:25

Muslimedianews.com ~ Ramadlan adalah bulan yang indah bagi kalangan orang islam, di bulan ini semua umat islam bersatu dan menjalankan puasa tanpa memandang perbedaan yang ada di kalangan islam, entah itu ahlus sunnah, syi'ah, wahabi, entah itu golongan toriqoh, ahli syari'ah dll yang menunjukkan atas persatuan dan kesatuannya seluruh umat islam.

Bulan ini juga menjadi spesial bagi umat Muhammad SAW, mengingat umat - umat para Nabi sebelumnya seperti Yahudi, Nasrani juga berpuasa akan tetapi di selain bulan suci Ramadlan.

Puasa Ramadlan pertama di wajibkan pada bulan Sya'ban tahun ke dua dari hijrah Nabi Muhammad SAW. Adapun hal ini tidak terkhusus bagi Umat Muhammad SAW, karena setiap umat terdahulu juga di wajibkan untuk berpuasa. Tetapi yang menjadikan spesial adalah di wajibkannya di bulan suci Ramadlan, meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini.

Menurut pendapat yang kuat dan di buat pegangan ulama bahwa bulan suci Ramadlan adalah bulan yang khusus untuk berpuasa bagi umat Muhammad SAW, jadi umat sebelumnya juga di wajibkan berpuasa tetapi di bulan selain Ramadlan.

Ada yang mengatakan setiap umat dari jaman dahulu itu di wajibkan berpuasa di bulan Ramadlan tetapi semuanya mengingkari dan menggantinya di bulan selain ramadlan.

Imam Al Hasan Bashri menjelaskan bahwa puasa Ramadlan itu di wajibkan bagi orang Yahudi, tetapi mereka meninggalkan kewajiban tersebut dan menggantikannya satu hari dalam satu tahun, yaitu di bulan Asyura dengan kepercayaan bahwa hari itu Allah SWT menenggelamkan Firaun akan tetapi mereka mengingkari nabi Muhammad SAW.

Di wajibkan (puasa Ramadlan) pula bagi orang - orang Nasrani, tetapi setelah dalam jangka lama melakukannya, suatu waktu, ketika mereka melakukannya bertepatan dengan musim yang sangat panas, yang memberatkan mereka di waktu perjalanan dan dalam kehidupan mereka. Seketika itu berkumpulah para pemimpin dan pembesar mereka dan menghasilkan keputusan bahwa puasa di bulan Ramadlan di pindah ke bulan Rabi' karena di bulan itu tidak ada perubahan cuaca, dan menambahkan sepuluh hari sebagai penebusan atas perbuatan mereka menjadi 40 hari. Suatu ketika salah satu dari generasi raja - raja mereka sakit, dan bernadzar kepada Allah SWT jika ia sembuh akan menambahkan puasa 7 hari, sembuhlah raja tersebut dan puasa di tambah lagi 7 hari. Lalu muncul lagi raja setelahnya dan menambahkan puasa 3 hari hasil ijtihad dari dirinya, genaplah puasa orang Nasrani menjadi 50 hari.

Dari semua ini kita bisa mengetahui bahwa bulan Ramadlan adalah bulan persatuan dan kesatuan bagi seluruh umat Muhammad SAW, entah itu dari berbagai golongan dan bulan yang spesial baginya. Jadi alangkah baiknya untuk tidak timbul perbedaan, perpecahan yang meruntuhkan kesatuan umat Muhammad SAW, entah itu dari segi mas'alah furu', pondasi (usul) atau berbagai masalah lainnya.

Mari kita jaga persatuan dan kesatuan islam di Indonesia..

Oleh : Moeslich El Malibary
Santri/Mahasiswa Al Imam Asy-Syafi'i Univercity Hadramaut


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News