Top News :
Home » » Ulama Su' dalam Pandangan Imam Al-Ghazali

Ulama Su' dalam Pandangan Imam Al-Ghazali

Posted on Monday, 1 June 2015 | garis 23:45

Muslimedianews.com ~ «أَلاَ إِنَّ شَرَّ الشَّرِّ شِرَارُ الْعُلَمَاءِ وَإِنَّ خ َيْرَ الْخَيْرِ خِيَارُ الْعُلَمَاءِ»
Rasul SAW.Bersabda: Ingatlah, sejelek-jelek keburukan adalah keburukan ulama dan sebaik-baik kebaikan adalah kebaikan ulama. (HR ad-Darimi).

1. Bismillah...Berikut adlh kultwitku ttg Ak-Ghazali ttg ulama busuk/buruk (al-ulama al su'). #ulamasu'

2. Imam Ghazali membahas ttg ulama su' dlm kitab babonnya: Ihya' ulum ak-din.

3. Ihya ulumud din (menghidupkan ilmu2 agama) ditulis Ghaali di antaranya sbg counter thd upaya ulama al su' yg memadamkan ilmu2 agama.

5. ...Di awal kitab Ihya' Al-Ghazali memprihatinkan situasi saat ilmu-ilmu agama teraancam padam.

6. Penyebabnya: banyak ulama yg mestinya menjadi pewaris Nabi justru gagal mengemban misi mulianya tsb.

7. Mnrt Ghazali, umat dibikin utk percaya bhw fatwa yg absah hanyalah "fatwa al hukumah" fatwa resmi ulama pemerintah.

8. umat juga dibikin terperdaya oleh ulama yg berdebat bukan demi ilmu, tp demi keplokan publik dan pangkat.


9. Umat juga dikelabui oleh mrk yg mahir berpetuah agama tp demi mengejar publisitas, harta atau pangkat.

10. Hal2 di ataslah yg menyebabkan ilmu2 keislaman justru meredup. Ats dasar itulah Ghazalu menulis 'Ihya'.

11. Ghaali mengkontraskan antara ulama su' yg dgn ulama akhirat. Yg terkhir itulah ulama sejati.

12. Sblm membahas pandangan Ghazali ttg ulama su', ada baiknya kita bahas dulu ttg posisi ulama dlm Islam.

13. Ulama, bentuk plural dari 'alim, sejatinya punya posisi sangat mulia, krn perannya sbg pewaris misi kenabian.

14. Posisinya jauh lebih tinggi di mata Allah dibanding 'abid (ahli ibadah). Ibadahnya Ulama lebih bermutu.

15. Ada hadist masyhur, barang siapa yg dikehendaki kebaikan oleh Allah, mk Dia akan menjadikannya betul2 faham agama.

16. Qur'an bahkan menyebut bahwa yang punya khasyah (takut) pd Allah hanylah ulama.

17. Dgn kata lain, ulama, krn ilmunya, adlh golongan yg punya posisi amat mulia di mata Allah.

18. Tp siapa menentukan seseorang sbg ulama? Inilah soalnya. Dlm Islam (khususnya sunni), tak ada otoritas religius tunggal resmi.

19. Tak ada otoritas religius tunggal resmi yg memutuskan status keulamaan seseorang.

20. Ini beda dgn doktor/profesor yg diotorisasi universitas, atau hakim yg diangkat negara. Ulama tak syaratkan diploma atau SK.

21. Siapapun yg punya kualifikasi keilmuan Islam, dan mendapat pengakuan masy, scr nominal bisa disebut ulama.

22. Mslhnya, mrk yg disbut atau menyebut diri 'ulama' bisa saja tak bener2 ulama. Di sini bahasan Ghazali ttg ulama su' jadi penting.

23. Mnrt Ghazali, ada bbrp ciri pokok yg menandai ulama su'. Ada 3 ciri menonjol.

24. Pertama, ulama yg menjadikan keulamaannya sbg komoditas utk mendapatkan harta duniawi.

25. Ghazali mengutip, misalnya, Imam Hasan: siksaan buat ulama adlh matinya hati mrk: jadikan amalan akhirat demi memburu dunia.

26. Ciri kedua, ulama yg dgn keulamaannya merapat ke pemimpin yg lalim, dan melegitimasinnya.

27. Mnrt Ghazali, orang beragama harusnya menentng kezaliman si pemimpin. Kalau tak mampu, menyingkir dari mrk.

28. Tp ulama su' mendekat ke penguasa lalim, demi harta dan jabatan. Dgn melegitimasi mrk, ai ulama justru bersekutu dgn kelaliman.

29. Kata Ghazali, si ulama bisa saja merasa dgn mendekat ke sang penguasa dgn niat menjadikannya orang saleh.

30. Si ulama mengkhayalkan bahwa upayanya utk 'nempel' penguasa lalim itu demi perjuangan agama.

31, Namun begitu udah jadi bagisan dari sistem si penguasa lalim, sang ulama jadi melunak dan menyokongnya.

32. Dlm situasi begitu, kata Ghazali, wa fihi halak al din. di situlah letak hancurnya agama.

33. Ciri ketiga ulama su': begitu mudahnya mereka mengeluarkan fatwa, demi kepentingan materi atau politik duniawi.

34. Ulama akhirat, mnrt Ghazali, akan sangat berhati2 utk berfatwa.Tp ulama su' justru mengumbarnya, demi motif duniawi.

35. Tiga hal ini: mengejar dunia, pemberi legitimasi pemimpin lalim, dan obral fatwa, itulah ciri ulama busuk.

36. Pelajaran apa yg bisa kita petik dari pandangan Ghazali ttg al ulama' al su'?

37. Pertama, bg Ghazali, keulamaan bukan semata2 soal kemahiran ilmu agama, tp terutama integritas moral dan kemurnian hati.

38. Kedua, kecaman Ghazali thd ulama su' menegaskan, tak semua yg berlabel 'ulama' benar2 punya kualifikasi keulamaan.


39. Secara teoritis. ulama memang amat mulia di sisi Alla. Tp kenyataannya, yg bergelar ulama bisa saja sama sekali tak mulia, tp busuk.

40. Ulams su' di mata publik bisa saja tetap dianggap ulama. tp sejatinya mrk palsu. Itulah yg dikecam keras Ghazali.

41. Dari Ghazali kita belajar utk berikap kritis dan tak mudah terkecoh dgn penampilan luar suatu lembaga agama.

42. Kalo kita mengkritik laku mrk yg disebut ulama, tak lantas itu melecehkan ulama atau menghina Islam.

43. Ghazali mengecam keras banyak ulama pada zamannya yg mnrtnya su'. Tak lantas Ghazali menghina Islam.

44. Justru dgn begitu Al-Ghazali menyelamatkan ulama dari diri mereka sendiri.

45. Intinya, Al-Ghazali mengajarkan kita utk menghormati keulamaan, dgn tak segan mengkritisi mrk yg disebut ulama.

46. Kritik di sini bukan antipati atau sinis, tp sebuah sikap tak mudah terkecoh, tak membebek begitu saja.

47. Pd saat yg sama, kita mengharap ulama betul2 jadi ulama akhirat yg mampu menampilkan diri sbg waratsatul anbiya'.

48. Ulama akhirat, mrk yg bkn hanya punya kualifikasi keilmuan, tp jg moral dan spiritual, itulah ulama yg harus kita hormati. Sekian.

Oleh : akhmad sahal @sahaL_AS, 01/07/2014

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News