Top News :
Home » » Gus Mus dan Kang Said Masih Pantas Memimpin NU

Gus Mus dan Kang Said Masih Pantas Memimpin NU

Posted on Tuesday, 14 July 2015 | garis 13:05

Muslimedianews.com ~ Semakin dekatnya pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama 1-5 Agustus 2015 mendatang membuat situasi semakin marak. Di luar kesibukan panitia, ada pula yang makin sibuk bergerak kampanye di masing-masing kandidat.

Sejauh ini, hanya ada beberapa kandidat utama yang akan meramaikan kontestasi pemilihan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di antaranya adalah KH Said Aqil Sirodj, KH. Salahudin Wahid, dan KH Muhammad Adnan, dan KH Said As’ad Ali.

Dari beberapa sosok ini, yang paling menonjol di permukaan sejauh ini menurut Cendekiawan Nahdlatul Ulama Jawa Barat, Dr Asep Salahudin tetap pada sosok KH Said Aqil Sirodj. Menonjolnya sosok incumbent ini menurutnya karena selama ini memang disebabkan kandidat lain kurang terlalu menggigit untuk sebuah kepemimpinan.

“Pak Ketua Umum Said Aqil sejauh ini merupakan sosok yang masih sangat bisa diterima oleh berbagai pihak. Selain karena ilmu agamanya sangat matang, ia juga merupakan fiqur yang energik, merakyat dan tidak memiliki noda dalam mengurus NU,” paparnya pada acara diskusi “Masa Depan Kepemimpinan NU di Jl Galunggung Bandung, Selasa 14 Juli 2015.

Dalam pandangan Asep, sosok KH Said Aqil ini akan sangat klop jika Rais Amm-nya dipimpin oleh Gus Mus (KH. Mustofa Bisri) yang nota-bene memiliki karisma, keilmuan dan pengalaman di atas rata-rata. “Keduanya layak melanjutkan kepemimpinan yang sudah berjalan selama ini,” ujarnya.

Asep berharap nanti sosok lain seperti KH Muhammad Adnan dan KH As’ad Said Ali bisa menjadi bagian pengisi kelemahan sang Ketua Umum, KH. Said Aqil Sirodj. Sebab menurut Asep SDM seperti pak As’ad punya kapasitas yang bagus untuk membangun jaringan keorganisasian di level bawah, terutama generasi muda dan para wirausahawan.

“Kalau mereka pada kompak mengambil posisi atau maqamnya masing-masing dan bekerja optimal, insya Allah NU akan cepat maju. Tetapi kalau masing-masing hanya fokus mengambil posisi jabatan Ketua Umum, justru malah mundur,” katanya.

Karena itu menurut Asep Salahudin, sebaiknya urusan pilih memilih ketua Umum dalam muktamar saat ini dipersimple saja. Biarlah Gus Mus menjadi Rais Amm dan KH. Said Aqil Sirodj tetap menahkodai Ketua Umum PBNU. [Yus Makmun]

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News