FIQH
Fiqh

728x90

header-ad

468x60

header-ad

Haramkah Meletakkan Nama Allah dan Muhammad di Dinding?

Muslimedianews.com ~ Bagi Syaikh Utsaimin dan para pengikutnya hal ini memang dihukumi haram. Namun bagi ulama yang lain tidak haram. (Baca: Fatwa Aneh Wahhabi Larang Kaligrafi اللهُ مُحَمَّدٌ dan Ditempel di Dinding)

Sebab Allah berfirman:

{ورفعنا لك ذكرك}
(Ash-Sharĥ):4 - "Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,"

Maksud ayat tersebut dari riwayat para ahli tafsir:

قال: ألا ترى أن الله لا يذكر في موضع إلا ذكر معه نبيه

Hasan al Basri berkata: "Tidakkah kau lihat bahwa Allah tidak disebut di sebuah tempat, kecuali nama Nabi Muhammad juga disebut" (Ibnu Asakir dan al Baihaqi, dikutip oleh al Hafidz al Suyuthi dalam Tafsir al Dur al Mantsur)

Misalnya dalam Syahadat, nama Allah disebut, juga ada nama Nabi Muhammad. Demikian halnya dalam salawat dan lainnya. Termasuk juga ketika menyebut nama Allah yang ada di dinding, maka kita pun menyebut nama Muhammad.

Bagi orang mukmin, tidak pernah terlintas mensejajarkan Nabi Muhammad dengan Allah. Nabi Muhammad adalah hamba Allah dan Utusan Allah. Peletakan itu hanya untuk menyebut nama Allah dan Rasul-Nya, Muhammad shalla Allahu alaihi wa sallama




Ust. Muhammad Ma'ruf Khozin

« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID