Top News :
Home » » Ini Teks Khutbah Idul Fitri 1436 H

Ini Teks Khutbah Idul Fitri 1436 H

Posted on Thursday, 16 July 2015 | garis 09:04

Muslimedianews.com

KHUTBAH IDUL FITRI 1436 H
(Khutbah Pertama)


اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وللهِ الحمدُ

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَتَمَّ لنَا شَهْرَ الصِّيامِ، وَأَعَانَنَا فِيْهِ علَى الْقِيَامِ، وَخَتَمَهُ لنَا بيومٍ هُوَ مِنْ أجلِّ اْلأَيَّامِ، وَنَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، الْوَاحِدُ اْلأَحَدُ، الْفَرْدُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ، اللّهُمَّ إِنَّا نُوَحِّدُكَ وَلاَ نَحُدُّكُ. وَنُؤْمِنُ بِكَ وَلاَ نُكَيِّفُكَ. وَنَعْبُدُكَ وَلاَ نُشَبِّهُكَ. وَنَعْتَقِدُ أَنَّ مَنْ شَبَّهَكَ بِخَلْقِكَ مَا عَرَفَكَ. وَنَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ إلَى جَمِيْعِ الْخَلْقِ مِنْ إِنْسٍ وَجِنٍّ، بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيًا إِلىَ اللهِ بِإِذْنِهِ، وَسِرَاجًا مُنِيْرًا، صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَيْهِ وعلَى آلِهِ الطَّيِّبِيْنَ وَأَصْحَابِهِ الْمَيَامِيْن، وَأَزْوَاجِهِ الطَّاهِرَاتِ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِيْنَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إلَى يومِ الدِّينِ.

Amma ba’du. Jamaah Shalat Idul Fitri yang dimuliakan Allah. Marilah kita bersama-sama meninggkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bertakwa dalam arti menjalankan semua perintahnya dan menjauhi semua larangannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

Jamaah Shalat Id yang dimuliakan Allah. Sesungguhnya kita sekarang berada pada hari yang agung. Pada hari ini, Allah mengharamkan kita berpuasa, Allah jadikan kebahagiaan dan kesenangan dengan aneka makanan sebagai syiar agama kita. Hari ini adalah hari anugerah bagi orang-orang yang Allah terima ibadah puasa mereka. Pada hari ini pula, para malaikat akan berdiri di jalan-jalan dan gang-gang seraya berkata: “Pergilah kalian kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, yang selalu menganugerahkan kebaikan dan memberikan pahala yang melimpah. Kalian telah diperintahkan berpuasa, lalu kalian melakukannya. Kalian diperintahkan mengisi malam-malam Ramadhan denga aneka ragam ibadah, lalu kalian menunaikannya. Kalian telah mentaati Tuhan kalian, maka terimalah anugerah-anugerah-Nya.” Setelah shalat idul fitri dilaksanakan, para malaikat akan berkata: “Ingatlah, sesungguhnya Allah telah mengampuni kalian, pulanglah dengan membawa petunjuk ke rumah kalian.” Sungguh hari ini adalah hari anugerah bagi kita.

اللهُ أَكْبَرُ مَا صَامَ الصَّائِمُوْنَ، اللهُ أَكْبَرُ مَا قَامَ لِلصَّلاةِ الْقَائِمُوْنَ، اللهُ أَكْبَرُ مَا رتَّلَ الْقُرْآنَ الْكَرِيْمَ الْمُرَتِّلُوْنَ، اللهُ أَكْبَرُ مَا ذَكَرَ اللهَ تعالَى الذَّاكِرُوْنَ.

Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah. Hari ini adalah hari raya. Kita ekspresikan kebagiaan dan suka cita sebagai rasa syukur kita kepada Allah yang Maha Agung lagi Maha Pengampun, seraya berharap semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang dibebaskan dari api neraka. Termasuk orang-orang yang diterima amal ibadahnya pada waktu malam dan diterima pula puasanya pada waktu siang hari selama bulan Ramadhan.

Kaum Muslimin, semoga dimuliakan Allah. Pada hari seperti ini, para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, saling mengucapkan selamat idul fitri kepada saudaranya yang seagama dengan berkata:

تقبَّلُ اللهُ منَّا ومنْكَ.

Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan Anda.

Ucapan ini adalah ucapan selamat yang penuh makna, yang menunjukkan rasa saling mencintai antar sesama. Kalimat yang sederhana, akan tetapi memperluas hubungan baik, kasing sayang dan persaudaraan dengan orang tua, keluarga, tetangga, kerabat dekat, sanak famili dan handai taulan. Pada masa sekarang ini, umat Islam sangat membuthukan untuk mempererat ikatan persaudaraan dan kasih sayang dengan sesama. Kita sangat membutuhkan untuk melakukan silaturrahim dengan sesama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الرَّحِمُ مُعَلَّقَةٌ بِالْعَرْشِ تَقُولُ: مَنْ وَصَلَنِي وَصَلَهُ اللهُ، وَمَنْ قَطَعَنِى قَطَعَهُ اللهُ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Hubungan kekerabatan telah digantungkan di atas Arasy, seraya berkata: “Barangsiapa yang menyambungku, maka Allah akan menyambungnya. Dan barangsiapa yang memutusku maka Allah akan memutusnya.” (HR. Muslim).

Kaum Muslimin semoga dimuliakan Allah. Bulan Ramadhan telah berlalu dan selesai. Akan tetapi pengaruh-pengaruh Ramadhan yang positif dalam diri kita jangan sampai kita hilangkan. Apa yang telah kita tanamkan selama Ramadhan pada diri kita, seperti kebiasaan yang mulia, amal ibadah yang luar biasa, dan aneka ketaatan kepada Allah yang tulus, haruslah kita jadikan sebagai sarana agar ke depan kita tetap rutin dan istiqamah dalam menjalankannya. Tradisi membaca al-Qur’an, janganlah kita tinggalkan. Kebaikan kepada sesama, janganlah kita putuskan. Masjid dan tempat ibadah yang kita datangi, janganlah kita jauhi. Budi pekerti yang baik, janganlah kita nodai dan amal shaleh yang kita laksanakan selama Ramadhan, janganlah kita hentikan. Dalam sebuah hadits dari Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
كَانَ أَحَبَّ الدِّينِ إِلَيْهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا دَاوَمَ عَلَيْهِ صَاحِبُهُ. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَغَيْرُهُ.

Sesungguhnya agama atau amal kebaikan yang paling dicintai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah perbuatan kebaikan yang dapat dijalankan secara rutin oleh seseorang. (HR. al-Bukhari dan lain-lain).

Kaum Muslimin semoga dimuliakan Allah. Pada hari yang agung ini, alangkah baiknya apabila kita memberikan santunan dan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan dan kaum dhu’afa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يُسْلِمُهُ، مَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللهُ فِى حَاجَتِهِ، وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً فَرَّجَ اللهُ عَنْهُ بِهَا كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. رواه مسلم.

Seorang Muslim adalah saudara dengan sesama Muslim. Ia tidak akan menganiaya dan tidak akan mengabaikan saudaranya. Barangsiapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya. Barangsiapa yang menghilangkan satu kesusahan dari seorang Muslim, maka Allah akan menghilangkan satu kesusahan darinya di antara kesusahan-kesusahan hari kiamat. Barangsiapa yang menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupinya pada hari kiamat. (HR. Muslim).

Kaum Muslimin semoga dimuliakan Allah. Pada hari ini umat Islam berkumpul dengan penuh suka cita dan kebahagiaan. Hari ini telah mampu menjalin suatu makna persatuan di antara kita. Oleh karena itu, hendaknya hari ini kita jadikan momentum untuk menyatukan umat Islam pada satu jalan dan satu hati yang dipenuhi dengan kasih sayang dan saling menyayangi, sebagaimana telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

لا تَحاسَدُوا، وَلا تَناجَشُوا، وَلا تَباغَضُوا، وَلاَ تَدَابَرُوا، وَلا يَبع بَعْضُكُمْ على بيع بَعْضٍ وكُونُوا عِبادَ الله إخْوانًا، الـمُسلِمُ أخُو الـمُسْلِمِ لا يَظْلِمُهُ وَلا يَخْذُلُهُ وَلا يَحْقِرُهُ، التَّقْوَى هَاهُنا ـ ويشيرُ إلى صدره ثلاثًا ـ بِحَسْبِ امْرىء مِنَ الشَّرّ أنْ يَحْقِرَ أخاهُ الـمُسْلِمَ، كُلُّ الـمُسْلِمِ على الـمُسْلِمِ حَرَامٌ: دَمُهُ ومَالُهُ وَعِرْضُهُ)). رواه مسلم وغيره.

Janganlah kalian saling iri hati. Janganlah kalian saling menyaingi. Janganlah kalian saling membenci. Janganlah kalian saling membelakangi. Janganlah sebagian kalian menjual atas jualan sebagian yang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara. Seorang Muslim adalah saudara dengan sesama Muslim. Ia tidak akan menganiayanya. Ia tidak akan mengabaikannya. Ia tidak akan meremehkannya. Ketakwaan ada di sini (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sambil menunjuk ke dada beliau tiga kali). Cukuplah sebagai keburukan bagi seseorang dengan meremehkan saudaranya sesama Muslim. Setiap Muslim diharamkan atas saudaranya sesama Muslim; yaitu darahnya, hartanya dan harga dirinya. (HR. Muslim dan lain-lain).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:

مَثَلُ الْـمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْـجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ، تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الـْجـَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْـحُمَّى. رواه البخاري ومسلم.

Sifat kaum beriman dalam hal persahabatan, saling menyayangi dan saling mengasihi laksana satu tubuh. Apabila satu organ menjadi sakit, maka seluruh jasad akan menjadi sakit dengan tidak tidur malam dan demam. (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Dengan inilah persatuan akan terealisasi dan kekuatan umat Islam akan terbangun dengan kokoh.

Kaum Muslimin semoga dimuliakan Allah. Marilah kita saling mengingatkan saudara kita seagama untuk melakukan ziarah kubur keluarga dan saudara serta membaca al-Qur’an di sampingnya. Sebagaimana kita juga saling mengingatkan untuk menunaikan puasa enam hari pada bulan Syawwal. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ. رواه مسلم.

Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, dan mengikutkannya dengan puasa enam hari pada bulan Syawwal, maka ia laksana berpuasa selama satu tahun penuh. (HR. Muslim).

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatukan barisan kita, meninggikan bendera kita dan mempersatukan hati kita, serta mengembalikan hari raya idul fitri pada kita dengan aman dan damai, amin.

هذَا وأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي ولكُمْ، إنهُ هوَ الغفورُ الرحيمُ.

(Khutbah Kedua)


الله أكبر - الله أكبر – الله أكبر - الله أكبر - الله أكبر – الله أكبر – الله أكبر

اَلْحَمْدُ للهِ ربِ العالمين والصلاةُ والسلامُ على رسولِ الله أما بعد، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى الله.

واعلمُوا أن الله تعالى يقول في القرءان الكريم:" يَا أَيُّهَا الَّذِينَ ءامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ".

عبادَ الله إِنَّنَا بِهَذِهِ الْمُنَاسَبَةِ الْعَظِيْمَةِ، عِيْدِ الْفِطْرِ الْمُبَارَكِ، نُؤَكِّدُ عَلَيْكُمْ صِلَةَ اْلأَرْحَامِ، وَمُوَاسَاةَ الْفُقَرَاءِ وَاْلأَيْتَامِ، وَاْلإِحْسَانَ إِلى اْلأَرَامِلِ وَالْمَسَاكِيْنِ، فَقَدْ قَالَ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ:" أَطْعِمِ الطَّعامَ، وَصِلِ الأَرْحَامَ، وَصَلّ بِالليلِ والنَّاسُ نِيَامٌ، تَدْخُلِ الجنَّةَ بِسَلام".

وَتَذَكَّرُوا أنَّ قَطِيعةَ الرَّحِمِ مِنَ الكَبَائِر، فَلَو كانتْ رَحِمُكَ لا تَصِلُكَ فَصِلْهَا، فَلَكَ بِذَلكَ ثَوابٌ عَظِيم، فقد قال عليه الصلاة والسلام " صِلْ مَنْ قَطَعَك"، فَخُذْ أَخِي المسلم بِيَدِ أولادِك لِيَزُورُوا أَرْحَامَهُم، لِيَزُورُوا جَدَّهُم وَجَدَّتَهُم وأعمامَهم وأخوالَهم وأولادَ أعمامِهِم وأولادَ أخوالِـهم فَيَعتَادُوا مُنْذُ الصّغَرِ على صِلَةِ الأَرحام، ولا تَقُلْ أَنَا لا يَزُورُنِي أحدٌ فَأَنَا لا أَزُورُهُم، بَلْ صِلْ مَنْ قَطَعَكَ، وَاعْفُ عَمّن ظَلَمَك، وَأَحْسِنْ إِلى مَنْ أَسَاءَ إِلَيْكَ، وَاللهُ الْمُوَفِّقُ لِلصَّوَابِ.

كَمَا نُذَكِّرُكُمْ بِزِيَارَةِ الْقُبُوْرِ وَالدُّعَاءِ لأَصْحَابِهَا اْلمُسْلِمِيْنَ وَقِرَاءَةِ الْقُرْءَانِ لَهُمْ فَإِنَّهُمْ يَنْتَفِعُوْنَ بِذَلِكَ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى.

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَليَ آَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلىَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْم، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلىَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِي اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدُ

اللهمّ إِنَّا دَعَوْنَاكَ فَاسْتَجِبْ لَنَا دُعَاءَنَا، رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا فِي اْلإِيْمَانِ رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ، رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

اللّهُمَّ إِنَّا نُوَحِّدُكَ وَلاَ نَحُدُّكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَلاَ نُكَيِّفُكَ وَنَعْبُدُكَ وَلاَ نُشَبِّهُكَ وَنَعْتَقِدُ أَنَّ مَنْ شَبَّهَكَ بِخَلْقِكَ مَا عَرَفَكَ........

وتقبّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُم وكلّ عام وأنتم بخير

(منقول من خطبة الشيخ سليم علوان الحسني).


Ust. Muhammad Idrus Ramli

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News