Top News :
Home » » NU GL Manfaatkan Tulisan Ust. Luthfi Bashori Untuk Hina Gus Mus

NU GL Manfaatkan Tulisan Ust. Luthfi Bashori Untuk Hina Gus Mus

Posted on Friday, 14 August 2015 | garis 04:15

Muslimedianews.com ~ Dalam sebuah tulisan berjudul "ILMU NYE - GORO", yang ditulis oleh Ust. Luthfi Bashori (Malang) dan dipost pada dalam situsya 'PejuangIslam' (6/8/2015) membahas tentang ulama yang ilmunya seluas lautan.

Dalam tulisannya, Ust. Luthfi Bashori mengatakan bahwa ulama nye-goro (ilmunya seluas lautan) merupakan ulama yang konsisten mengamalkan syariat Islam, sedangkan bila tidak, maka disebut 'goro' (tanpa nye).

Tulisan Ust. Luthfi Bashori itu nampaknya dikutip oleh komplotan NU Garis Lurus dan dipost didalam situsya dengan judul "KH. Luthfi Bashori: Bukan Ulama Nye-Goro Tapi Goro (Dusta)" (12/8/2015). Dalam hal judul, tidak ada masalah sama sekali, tetapi foto KH. A. Mustofa Bisiri bersama Ulil ternyata dijadikan sebagai ilustrasi yang mencitrakan buruk Gus Mus.

Hal itu nampak pula dalam tulisan pada gambar "Kyai Nyegoro itu tidak pilih menantu 'JIL'". Komplotan NU Garis Lurus mensematkan tulisan Ust. Luthfi Bashori kepada mantan Pjt. Rais 'Am PBNU tersebut.

Dari apa yang dilakukan komplotan NU GL tersebut, sangat kentara rendahnya akhlak pengelolanya, meskipun berlabel santri atau bahkan ustadz / alumni pesantren. Maka tidak heran bila mereka oleh Kyai Thobary Syadzily disebut sebagai Munafiqin (komplotan orang-orang munafik), khawarij, pemecah belah dan sebagainya. Sebab, hal itu dibuktikan oleh tingkah laku mereka yang rendah.

KH. Thobary Syadzily : NU Garis Lurus Termasuk Orang-Orang Munafik

Berikut tulisan Ust. Luthfi Bashori yang tidak menghubungkan dengan Gus Mus, tetapi oleh komplotan NU GL diarahkan kepada Gus Mus. Gus Mus menjadi salah satu target cacian mereka karena kebencian komplotan NU GL yang sangat mendalam.

ILMU NYE - GORO
Luthfi Bashori

Penulis sengaja memberi tanda garis pemisah - dalam penulisan istilah NYE - GORO karena ada beberapa alasan.

Arti `nyegoro` dalam bahasa Jawa adalah seluas lautan. Namun jika dalam penulisan itu diberi tanda garis pemisah - sebagai pembatas, maka bisa menjadi multi tafsir.

Goro sendiri dalam bahasa Jawa berarti `bohong` alias `menipu`.

Nah, jika ada seseorang yang mengaku dirinya memiliki ilmu agama yang nye-goro, maka yang harus dilakukan adalah wajib istiqamah mengamalkan syariat Islam sesuai ajaran Alquran, Hadits dan hasil ijtihad para ulama salaf Ahlus sunnah wal jamaah.

Ada dua hal lagi yang harus dilakukan secara kongkrit, yaitu wajib takut kepada Allah, karena sesungguhnya orang yang paling takut kepada Allah itu adalah para ulama yang ilmunya Nyegoro.

Kedua, wajib menjaga akhlaqnya kepada Allah, kepada Rasulullah SAW, kepada para shahabat, para ulama salaf dunia Islam, dan kepada para pejuang aqidah serta akhlaq kepada sesama umat Islam.

Namun, jika hal-hal tersebut di atas ternyata diabaikan, sedangkan dirinya merasa memiliki ilmu nye-goro, maka orang yang demikian ini lebih tepat disebut ULAMA GORO tanpa NYE.

Salah satu ajaran syariat Islam yaitu mengamalkan Amar Ma`ruf Nahi Mungkar, sebagai implementasi berakhlaq kepada Allah, Rasulullah SAW dan para ulama Salaf.

Perlu diingat, bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) sebagai pengikut ajaran Hadratus Syeikh KH. Hasyim Asy`ari, bahwa musuh utama aqidah warga Nahdlatul Ulama (NU) jika dikerucutkan itu ada tiga sekte aliran sesat.

Yaitu sekte Syiah dengan segala cabangnya, dan sekte Wahhabi serta sekte Liberal yang dalam bahasa KH. Hasyim Asy`ari disebut sebagai kaum Ibahiyyun.

Jika ada seseorang yang mengaku dirinya memiliki llmu nye-goro, namun selalu mendukung keberadaan tiga sekte sesat ini, maka yang paling tepat untuk menjuluki orang tersebut adalah: ULAMA GORO tanpa NYE.

http://pejuangislam.com/main.php?prm=karya&var=detail&id=1031

Oleh : Ibnu L' Rabassa

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News