Top News :
Home » » Pesta Rakyat Kampung Tanggungrejo

Pesta Rakyat Kampung Tanggungrejo

Posted on Saturday, 15 August 2015 | garis 06:00

Semarang, Muslimediaews.com ~ Peristiwa kebudayaan seperti Pesta Rakyat di Tanggungrejo Kaligawe itu merupakan kegiatan rutin tahunan yang menampilkan beragam sajian kegiatan bazar, seni tradisi, sastra, musik dan performance kebudayan. Penggagas Pesta Rakyat Tanggungrejo Teha Edy Djohar menekankan pentingya menjaga dan peduli kepada kehidupan sungai, terlebih di kawasan kumuh dan pinggiran kota. Hal ini ia sampaikannya dalam menggelar pesta rakyat tanggungrejo keempat yang akan dilaksanakan pada tanggal 19, 22 dan 23 Agustus di Kampung Tanggungrejo Kaligawe.

Pesta Rakyat Tanggungrejo akan dibuka pada hari Rabu, 19 Agustus pukul 20.00 Wib di Halaman SD Pangudi Luhur Vincentius, Kp. Tanggungrejo, Kaligawe Semarang. Dengan menampilkan ketoprak dengan lakon Suminten Edan yang akan diperankan oleh Widihastuti Djohar.

Selanjutnya akan nada beragam penampilan seperti musik dangdut, pop, rebana dan shalawat, atraksi kesenian kampung, mainan tradisional. Nantinya pesta rakyat tanggungrejo tersebut akan ditutup dengan kirab seni kerakyatan pada pagi harinya yang dimeriahkan penampilan barongsai, dram blek, rebana shalawatan, penganten kajen, dan beragam hiasan karnaval dari masyarakat.

Pada kirab seni kerakyatan nantinya aka ada performance art dengan tema metaekologi yang menampilkan budayawan Eko Tunas, Basa Basuki, Bowo Kajangan, Lukni Maulana dan sajian dari Teater Gema. Acara penutupan tidak hanya diisi dengan kirab seni kerakyatan, dari pagi hingga malam hari akan menampilkan beragam sajian yang berkualitas seperti pembacaan puisi dari penyair Nasional Wage Tegoeh Wijono dari Purwokerto, Budayawan Semarang Djawahir Muhammad, Kumandang Sastra, penampilan dari Pemblusukan, Shendon dari Kudus dan akan diiringi dengan musik keroncong.

“Pentingnya menghargai keindahan sungai, dan pentingnya menjaga lingkungan adalah pesan bagi kita untuk sadar tentang lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Sungai dan lingkungan kita bukan hanya menjadi alat politik semata, tapi bagaimana kita memberikan nuansa kesenian biar tampak memiliki nilai estetika,” kata Thomas Edy Djohar

Penggagas pesta rakyat dan seniman ini juga mengulas bahwa sungai telah memberikan kehidupan, maka selayaknya kita menyadari untuk menjaga dan berperilaku arif terhadap sungai dan tanah.

Menurut Edy Djohar, dalam pandangan kebudayaan bahwa kita harus memiliki kebijaksanaan dan menghasilkan karya. Karena dengan rasa bijak dan berkarya, kita tidak semata  memanfaatkan atau mengekspolitasi saja tapi mengembangkan apa yang telah ada.

Acara pesta seni kerakyatan ini terbuka untuk umum, tidak dipungut biyaya dan dipersilahkan bagi para pemangku kesenian untuk dapat menampilkan hasil kreasinya pada pesta kerakyatan ini.

Lukni Maulana


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News