Top News :
Home » , , » Ulama Ploso Sejak Awal Ingin Kiai Said Terpilih Lagi sebagai Ketum PBNU

Ulama Ploso Sejak Awal Ingin Kiai Said Terpilih Lagi sebagai Ketum PBNU

Posted on Tuesday, 11 August 2015 | garis 15:20

Muslimedianews.com ~ Menurut KH. Nurul Huda Djazuli atau yang akrab disapa Gus Dah, terpilihnya Rais Aam KH. Ma'ruf Amin dan Ketua Umum PBNU KH. Said Agil Siroj adalah sangat ideal untuk bisa membawa NU lebih bermanfaat bagi bangsa Indonesia. "Sejak awal, apalagi saat rapat AHWA yang dipimpin beliau, Mbah Maimoen, saya sudah berangan-angan dan bercita-cita, semoga saja yang terpilih Kiai Ma'ruf Amin dan Kiai Said. Ternyata angan-angan saya dikabulkan Allah. AHWA memilih kiai yang tepat untuk memimpin NU mendatang," katanya.

Gus Dah menambahkan, memang Muktamar kemarin cukup hangat, tetapi hanya hangat, bukan panas. "Saya selalu hadir di setiap kali NU Muktamar. Tetapi baru kali ini saya hadir sampai tuntas. Lima hari di Jombang. Mung pingin weruh (cuma ingin tahu) Kiai Said dan Kiai Ma'ruf terpilih. Alhamdulillah, suasana yang hangat tadi sudah dingin," tandasnya disertai gelak tawa hadirin.

Gus Dah juga menunggu “kabinet” yang akan disusun oleh Kiai Said beserta tim formatur. "Kita tunggu saja susunan kabinetnya, jangan diganggu, apalagi ada pihak yang mau menggugat. Pilihan poro kiai kok digugat. Biso kuwalat. Tadi saya tanya Kiai Said, kabinet sudah jadi? Katanya sedang disusun. Maka kita tunggu saja. Semoga pengurus NU diisi oleh orang-orang NU asli NU, profesional dan berakhlakul karimah (bermoral baik)," paparnya.

Menanggapi berbagai tuduhan miring kepada Kyai Said, Gus Dah mengatakan: "Isu Kang Said Syiah sangat tidak benar seperti yang kita lihat dan saksikan. Saya 'bungah' Gus Said terpilih kembali karena ia sangat mengutamakan pesantren. Jargon 'Back to Pesantren' bukan hanya isapan jempol belaka."

Dalam acara yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang KH. Maimoen Zubair, akhirnya angkat bicara terkait dinamika Muktamar NU yang masih berlanjut. Mbah Moen, panggilan akrabnya, menegaskan bahwa Muktamar NU sah dan mengikat. "Muktamar NU ke-33 di Jombang kemarin secara hukum sah dan mengikat. Tidak perlu lagi ada yang mempertanyakan," tegasnya di hadapan ribuan peserta Halal Bihalal Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Kaafah (P4SK), Sabtu malam (8/8).

Acara yang digelar di Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang itu dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri KH. Nurul Huda Djazuli (Gus Dah), Ketua Umum PBNU terpilih KH. Said Agil Siroj, Ketua Panitia KH. M. Yusuf Chudlori, Bupati Magelang Zainal Arifin beserta pejabat Forkompida Magelang, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Tengah, DPRD Kabupaten Magelang dan seluruh pengasuh pondok pesantren yang tergabung dalam P4SK. (Padhang-mbulan.org & nu.or.id)


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News