Top News :
Home » » Banser NU Siap Bantu Amankan Shalat Idul Adha Muhammadiyah

Banser NU Siap Bantu Amankan Shalat Idul Adha Muhammadiyah

Posted on Tuesday, 22 September 2015 | garis 14:48


Jakarta, Muslimedianews.com ~ Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama akan ikut mengamankan pelaksanaan salat Idul Adha, khususnya yang dijalankan warga Muhammadiyah di daerah yang dianggap rawan perbedaan.
Hal tersebut sudah sejalan dengan instruksi dari Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nusron Wahid.
"Perbedaan itu rahmat dan hak warga negara dalam meyakini sebuah keyakinan agama. Kita wajib menghormati dan menjunjung tinggi," kata Nusron, Selasa (22/9/2015).
Nusron mengatakan, Banser akan bahu membahu dengan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Hari Raya Kurban atau Idul Adha tahun ini.
Perbedaan tanggal dalam penetapan Idul Adha antara Muhammadiyah yang telah menetapkan tanggal 23 September sebagai pelaksanaan Idul Adha di tahun 1436 Hijriah, dengan pemerintah yang menetapkan tanggal 24 September harus disikapi dengan saling menghormati dan menghargai.
"Ansor sudah memerintahkan Banser untuk bahu membahu dengan KOKAM Pemuda Muhammadiyah. Ini sikap untuk menghormati dan mengamankan salat Idul Adha warga Muhammadiyah," ungkapnya.
Nusron menjelaskan, perbedaan dalam menetapkan tanggal pelaksanaan Idul Adha, maupun Idul Fitri adalah suatu keniscayaan mengingat metode yang dipakai berbeda. Dan dari perbedaan metode itu, yakni metode Hisab yang digunakan Muhammadiyah maupun NU yang metodenya sama dengan yang digunakan dalam penetapan oleh pemerintah yakni metode Ru'yah, sama-sama diyakini kebenarannya.
Untuk itu, dalam menyikapi perbedaan itu harus saling menghormati dan menghargai. "Kalau perbedaan ini disikapi secara tenang sebagai hal yang biasa saja, tentu rakyat juga tenang menjalaninya. Makanya, kami di Ansor ingin menunjukkan bahwa perbedaan ini bukanlah masalah, kita tetap bahu-membahu dan saling menghormati," jelasnya.
Nusron pun berharap agar semua pihak, khususnya para ulama bisa melihat secara jernih perbedaan ini. Tidak perlu dibesar-besarkan, apalagi dengan saling memojokkan yang akan memancing reaksi di kalangan warga.
"Bahkan, bagi warga juga bisa mendapat hikmahnya secara langsung dari sikap saling menghormati ini. Karena para warga bisa ikut mendapatkan berkah kurban baik di hari tanggal 23 September maupun di hari tanggal 24 September," tukasnya.
Nusron mengingatkan, tuntutan dan kewajiban untuk saling menghargai dan menghormati inilah yang harus ditunjukkan oleh warga muslim. "Apalagi, jangankan perbedaan di internal umat Islam, untuk perbedaan antar umat beragama juga sesuai konstitusi dijamin dan dilindungi sehingga tiada lain dalam menyikapinya haruslah dengan sikap saling menghormati," tutup Nusron. (adk/jpnn)
Sumber: JPNN


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News