Top News :
Home » , » Hal Konyol Yang Tidak Disadari Kebanyakan Manusia

Hal Konyol Yang Tidak Disadari Kebanyakan Manusia

Posted on Tuesday, 27 October 2015 | garis 10:06

Muslimedianews.com ~ Ada berbagai aktivitas yang dilakukan manusia setiap harinya. Waktu demi waktu telah dilalui manusia dengan diisi berbagai aktivitas baik aktivitas positif maupun aktivitas negatif. Dari segala aktivitas manusia sehari-hari dapat kita perhatikan bahwa disekitar kita banyak manusia yang terus menerus melakukan hal konyol dan bodoh dan mereka seperti sama sekali tidak menyadarinya, bahkan bisa jadi anda saat ini termasuk mereka yang melakukan hal-hal konyol tersebut. Hal konyol yang banyak mausia terperangkap adalah:

"BANYAK MANUSIA LEBIH TAKUT MISKIN DARI PADA TAKUT NERAKA"

Hal ini konyol, seharusnya tidak ada yang lebih menakutkan dari pada neraka. Jika ditanya kepada manusia yang mengaku beriman, mereka berkata ‘tentu saja kami labih takut neraka dari pada miskin’ namun kenyataannya di antara mereka benar-benar lebih takut miskin dari pada neraka. Mereka berbuat konyol tapi tidak menyadarinya.

Perhatikan lingkungan sekitar anda, bukankah banyak manusia yang rela melakukan hal haram demi mendapatkan uang. Banyak manusia yang menjadi pengedar narkoba, penjual minuman keras, pezina (pelacur), dan pekerjaan haram lainnya. Mereka rela berjalan menuju neraka demi mendapatkan uang. Bukankah ini artinya mereka lebih takut miskin dari pada takut neraka.

Selain golongan manusia dengan pekerjaan haram, ada juga segolongan manusia yang lalai dan mengabaikan kewajibannya kepada Allah SWT karena uang. Ada yang sholatnya “bolong-bolong” dengan alasan pekerjaan, bahkan ada yang tidak sholat sama sekali kecuali sholat ‘Idul Fitri dan ‘Idul Adha dengan alasan yang sama yaitu pekerjaan. Ada juga yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan karena alasan pekerjaan, pada hal mereka mampu berpuasa. Mengabaikan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT adalah dosa. Enggan melakukan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT dapat mengantarkan seseorang masuk ke dalam neraka. Ini artinya, demi uang manusia tersebut mengabaikan ancaman neraka, manusia tersebut juga termasuk manusia yang lebih takut miskin dari pada neraka.

Perhatikan ayat berikut ini :

Artinya : Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (QS. Al Israa’ : 18)

Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka. (QS. Al Qamar : 47)


Kedua ayat tersebut di atas menjelaskan bahwa bagi manusia yang lebih menghendaki kenikmatan duniawi saja dan melakukan banyak dosa maka Allah SWT mengancamnya dengan neraka dan kesesatan di dunia.

Hal ini dijelaskan juga dalam sebuah Hadits Qudsi berikut ini :

Hadits riwayat imam Al-Hakim dari Ma’qal bin Yasar Radhiallaahu anhu ia berkata, Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda: “Tuhan kalian berkata, ‘Wahai anak Adam, beribadah-lah kepadaKu sepenuhnya, niscaya Aku penuhi hatimu dengan kekayaan dan Aku penuhi kedua tanganmu dengan rizki. Wahai anak Adam!, jangan jauhi Aku, sehingga Aku penuhi hatimu dengan kefakiran dan Aku penuhi kedua tangamu dengan kesibukan.

Dalam Hadits Qudsi tersebut, dijelaskan bahwa jika kita sepenuhnya beribadah kepada Allah SWT maka Allah SWT akan memenuhi kebutuhan kita dan melapangkan rezki kita, sebaliknya jika kita menyibukkan diri dengan mengejar duniawi maka SWT Allah akan membuat hati kita selalu merasa kurang dan dibuat semakin sibuk dengan kesibukan duniawi. Coba anda perhatikan para koruptor, mereka yang melakukan korupsi justru mereka yang memiliki jabatan tinggi dan gaji yang besar. Ternyata mereka masih saja merasa kurang.

Sebagai pelengkap, perhatikan ayat berikut ini :

Artinya : Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas. (QS. Al Baqarah : 212)

Ayat tersebut di atas menjelaskan bahwa Allah SWT menjadikan dunia itu terlihat indah, sehingga banyak diantara manusia yang mengukur kesuksesan manusia dari hartanya. Semakin kaya maka semakin dihormati, sebaliknya, banyak manusia yang memandang hina kepada orang miskin. Padahal, derajat manusia di sisi Allah SWT diukur dari ketaqwaannya bukan harta bendanya.

Adakah orang yang kaya dilaknat Allah SWT?

Ada.

Fir’aun, Qarun, Namrud, dll mereka adalah orang-orang kaya namun dilaknat oleh Allah SWT dunia dan akhirat. Sebagai tambahan perhatikan ayat berikut :|

Artinya : Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka[907], sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap di pandang mata. (QS. Maryam : 74)

Keterangan angka :

[907]. Maksudnya: umat-umat yang mengingkari Allah seperti kaum 'Aad dan Tsamud.

Banyak manusia yang memiliki harta berlebih tapi di azab oleh Allah SWT. Kelimpahan harta sama sekali tidak menjamin kebahagiaan baik di dunia dan akhirat. Kembalikan akan sehat anda, janganlah terus menerus berbuat konyol, janganlah lebih takut miskin dari pada neraka. Jangan mengira bahwa neraka adalah dongeng belaka, neraka adalah janji Allah SWT untuk mereka yang pantas memasukinya, dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah SWT.

Janganlah silau dengan kenikmatan duniawi. Mari sibukkan diri kita untuk senantiasa beribadah kepada Allah SWT. Bekerjalah dalam pekerjaan yang halal. Kerjakanlah perintah-perintah Allah SWT, dan jangan lakukan apa saja yang dilarang Allah SWT.

Takutlah dengan neraka, karena neraka bukanlah DONGENG, dan jangalah takut miskin, karena tidak takut miskin bukan berarti anda akan miskin.

Wallahu a’lam bish-shawab.
Penulis : Dwi Agus Wahyudi, asal Jepara


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News