Top News :
Home » » Meneguhkan Kembali Hari Santri Untuk Negeri

Meneguhkan Kembali Hari Santri Untuk Negeri

Posted on Saturday, 24 October 2015 | garis 12:32

Muslimedianews.com ~  Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh hari kemarin, Tanggal 22 Oktober 2015 merupakan sebuah penghormatan dan legitimasi pemerintah terhadap para santri (pejuang muslim)  atas kesuksesannya dalam melawan para penjajah di bumi pertiwi ini.

Kesuksesannya para pejuang muslim dalam melawan para penjajah di bumi pertiwi ini tidaklah mudah dan ringan, namun semuanya butuh kerja keras kerja cerdas dan kerja ikhlas. Di samping itu, taruhannya adalah harta, keluarga dan nyawa.

Pengertian Santri
Persfektif masyarakat terhadap santri selama ini adalah seseorang yang sedang belajar mengaji atau  pernah belajar mengaji agama di pesantren. Namun sejatinya seorang santri adalah seseorang yang telah berkomitmen terhadap dirinya untuk mengimplementasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Sehingga dalam konteks HSN, bahwa santri adalah semua umat islam atau seorang muslim yang telah mampu melaksanakan ajaran-ajarannya di dalam kehidupan sehari – hari serta telah mempertahankan marwah bangsa dan negaranya dari ancaman,gangguan,halangan dan tantangan dari para penjajah.

Nilai-Nilai Pesantren
Selama ini, di akui atau tidak  bahwa pesantren sangat banyak memberi kontribusi terhadap negeri ini. Yang mana pesantren dalam pembelajarannya sangat mengedepankan nilai-nilai akhlak yang luhur.

Santri dalam mengikuti pendidikan di pesantren, tidaklah seenaknya saja ibarat tanpa ada aturan yang berlaku. Akan tetapi, justru di pesantrenlah peraturan-peraturan yang ketat dan perilaku disiplin akan di ajarkan dan di pompa sedemikian sehingga out put nya nanti di harapkan mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang ada.

Rutinitas santri dalam mengajipun sedemikian di jadwal dengan rapi. Maka tidaklah heran ketika para santri yang pernah mondok di pesantren akan kelihatan sudah memiliki karekter diri. Karena sudah awal di latih dan di genjot kebiasaan-kebiasaan yang baik dan manfaat.

Dengan demikian bahwa nilai-nilai pesantren dalam mewujudkan para santri untuk menjadi seorang yang sejati ( berkarakter) begitu besar peranannya. Adapun nilai-nilai yang dimaksud adalah kejujuran, kedisiplinan, kesopanan, sesantuan, kerja keras, pantang menyerah, mandiri, kesatria dan masih banyak yang lain. Oleh karena itu, begitu besar jasanya dan banyaknya kontribusi pesantren dalam membentuk seorang santri.

Essensi HSN
Persoalan yang sangat mendasar dalam HSN adalah semangat berjuang para santri (umat Islam) dalam melawan para penjajah. Hal inilah yang menjadi substansi bahwa santri tidak semata-mata mementingkan pribadinya akan tetapi memperjuangkan harkat dan martabat seluruh bangsa dan negara.

Tidak akan terima kalau bangsa dan negaranya di obok-obok oleh bangsa lain. Tidak akan ikhlas kalau bangsa dan negaranya  di intervensi oleh bangsa asing. Karena bukankah  Indonesia telah memiliki kedaulatan ?. Itulah essensi HSN. Maka layak dan patut kalau uamat Islam di beri hari khusus yaitu HSN.

Dengan adanya HSN, tidak bermaksud mengkotak-kotakkan umat Islam, tapi justru merangkul seluruh umat Islam agar bersatu padu untuk memperjuangkan kemerdekaan yang hakiki dalam era sekarang ini adalah merangkul seluruh umat Islam agar berbondong-bondong dan berlomba-lomba untuk mengisi pembangunan di seluruh line dan bidang agar Bangsa Indonesia semakin maju dan kokoh.

Hikmah Hari Santri Nasional (HSN)
Hikmah adanya Hari Santri Nasional (HSN) bagi Masyarakat :
  • Mengingatkan kembali sosok KH.Hasyim Asy’ari dalam menggelorakan resolusi jihad sehingga mampu mengusir para penjajah.
  • Menumbuhkan kembali para muslim terhadap jiwa nasionalisme yang kini tampaknya mulai redup karena berbagai persoalan globalisasi yang ada.
  • Mengingatkan kembali terhadap seorang muslim soal perlunya meningkatkan nilai-nilai ukhuwwah islamiyyah agar solid diantara umat Islam agar tidak mudah diadu domba dan di cabik-cabik.
Demikianlah uraian sekelumit Hari Santri Nasioanl (HSN), semoga dengan adanya HSN umat Islam akan lebih semangat dan bangkit untuk lebih maju dan mandiri. Kemajuan Bangsa Indonesia ada di pundak para santri (umat Islam), maka ayo bangunlah pembangunan di negeri kita ini dengan sekuat tenaga agar negara kita bisa sejajar dengan negara-negara lain. Save HSN Save Indonesia ! Selamat Hari Santri !

Ust. Hadi Mulyanto, S.Pd.I., M.Pd.I
Dosen Pendidikan Agama di Poltek Harber Tegal, Alumnus PP Ma’hadut Tholabah Babakan Lebaksiu Tegal


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News