Top News :
Home » , » Resolusi Jihad NU dan Hari Santri Siap Sambangi Kota Bekasi

Resolusi Jihad NU dan Hari Santri Siap Sambangi Kota Bekasi

Posted on Wednesday, 21 October 2015 | garis 11:30

Muslimedianews.com ~ Adalah KH. R. Ma'mun Nawawi bin KH. R. Anwar, ulama pejuang kemerdekaan asal Bekasi, dilahirkan tepatnya di Kampung Cibogo Bekasi pada hari Kamis bulan Jumadil Akhir 1334 H/1915 M. Ayahnya adalah ulama yang mumpuni, santri Hadhratus Syaikh KH. Hasyim Asy'ari, pendiri NU sekaligus tokoh utama lahirnya sejarah Resolusi Jihad 22 Oktober.

Di usia 13 tahun, Kyai Ma'mun Nawawi telah tamat sekolah dengan hasil diploma satu. Usia 15 tahun is melanjutkan studi ke pesantren yang diasuh oleh Tugabus Bakri bin Seda (Mama Sempur) di Plered Sempur Bandung hingga 7 tahun. Setelah itu ia lanjutkan studinya ke Mekkah selama 2 tahun. Selama di Mekkah beliau berguru pada lebih dari 13 muallif (pengarang kitab), diantaranya adalah al-Muhaddits as-Sayyid Alawi al-Maliki dan Mama KH. Mukhtar Athorid al-Bogori.

Sekembalinya dari Mekkah, saat itu usianya 24 tahun, beliau tetap melanjutkan studinya atas saran sang ayah. Ayahnya, KH. R. Anwar adalah murid dari Hadhratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari. Sang ayah mengutus putranya itu untuk belajar agama lagi di berbagai pesantren di tanah air. Diantara pesantren yang ditujunya adalah Pesantren Tebuireng Jombang di bawah asuhan Hadhratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari dan Pesantren Jampes di bawah asuhan Syaikh Ihsan Jampes Kediri.

Setelah itu beliau belajar lagi ke pesantren yang diasuh Syaikh KH. Manshur bin Abdul Hamid al-Batawi, pengarang kitab Sullam an-Nayirain, di Jembatan Lima, Jakarta. Kitab Sullam an-Nayirain berisi tentang ilmu falak. Oleh KH. Raden Ma’mun Nawawi kitab ini mampu dipelajari dan dikuasainya selama 40 hari saja.

Pada masa perang kemerdekaan KH. R. Ma’mun Nawawi pernah mengadakan pelatihan militer santri Hizbullah di Cibarusah. Para santri itu kemudian dikirim ke Bekasi untuk menghadapi tentara sekutu secara frontal di bawah komandan yang juga teman seperjuangannya yang dikenal sebagai macan dari Bekasi, yaitu KH. Nur Ali.

Pemimpin perjuangan yang berlatih di camp Cibarusah saat itu, dimulai Pelatihan Perang Pertama pada 28 Februari 1945, dipimpin beberapa tokoh seperti KH. Wahid Hasyim, yang mewakili ayahnya, KH. Hasyim Asy’ari, KH. Zainul Arifin, bersama sekitar 500 pemimpin Laskar Hizbullah Sabilillah. Juga diantaranya ulama Bekasi KH. Noer Alie (yang telah diangerahkan sebagai pahlawan nasional) dan KH. R. Ma’mun Nawawi, Cibogo Cibarusah, Bintal Laskar Hizbullah pengasuh Pesantren Al-Baqiyatus Sholihat Cibarusah. Usai pelatihan perang tersebut, 500 kader kembali ke desa-desa dan memberikan latihan kepada para pemuda sehingga pada saat Jepang menyerah, anggota Hizbullah berjumlah 50.000 orang.

KH. R. Ma’mun Nawawi wafat pada malam Jum’at 26 Muharram 1395 H pukul 01.15 WIB yang bertepatan dengan tanggal 7 Februari 1975 M di Cibogo pada usia 63 tahun (1912-1975). Pondok pesantrennya saat ini diteruskan oleh salah satu putranya, KH. Jamaluddin Nawawi. Makam KH. R.Ma’mun Nawawi berada di sekitar pesantren.

Dari itulah Kirab Resolusi Jihad NU dan Hari Santri Nasional yang diadakan oleh PBNU dari tanggal 18 hingga 22 Oktober mendatang setelah dari Surabaya menuju jalur Pantura hingga ke Cirebon, Subang dan Karawang, jadualnya sore ini rombongan tiba di Bekasi (Rabu, 21/10). Agendanya adalah ziarah ke makam Mama Cibogo (KH. R. Ma'mun Nawawi), silaturrahim dengan pengasuh pesantren dan pemutaran film Sang Kyai. Dimungkinkan acara berlangsung hingga pagi hari jam 09.00 WIB (22/10). Info ini berasal dari Gus Faiz Taufik Nawawi, dari keluarga ndalem pesantren.

Setelah itu rombongan kirab akan bertolak ke DKI Jakarta dan berakhir di Tugu Proklamasi ditandai dengan Penyerahan Pataka NU dan Bendera Merah Putih dari Pimpinan Rombongan Kirab Resolusi Jihad NU kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Acara tersebut merupakan puncak dari rangkaian acara yang ada yang rencananya akan dihadiri pula oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi).

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News