BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Wednesday, November 25, 2015

Buku dan Tokoh Wahabi Ini Sesatkan Aqidah Ahlussunnah Asy'ariyah

Muslimedianews.com ~ Dalam perkembangan Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja), ulama mengindentikkan kepada kalangan Asy'ariyah dan Maturidiyah. Sehingga bisa disebut istilah Ahlussunnah wal Jama'ah maka yang dimaksudkan adalah pengikut Asya'irah dan Maturidiyah.

قال الحافظ مرتضى الزبيدي في شرح إحياء علوم الدين: الفصل الثاني إذا اطلق أهل السنة والجماعة فالمراد بهم الأشاعرة والماتريدية . اهـ

Sebaliknya, kalangan Wahhabi justru menyesatkan Ahlussunnah wal Jama'ah tersebut (Asy'ariyah), termasuk tokoh-tokoh Wahhabi di Indonesia. Bahkan, sejumlah Tokoh Wahabi secara terang-terangan menyatakan bahwa Madzhab Asy'ari adalah bukan Aswaja, bahkan Firqoh sesat menyesatkan, antara lain :
  • 1. Yazid Abdul Qadir Jawaz dalam buku "Mulia dengan Manhaj Salaf" bab 13 hal. 519 - 521.
  • 2. Abdul Hakim bin Amir Abdat dalam buku "Risalah Bid'ah" bab 19 hal. 295 dan buku "Lau Kaana Khairan lasabaquunaa ilaihi" bab 6 hal. 69.
  • 3. Hartono Ahmad Jaiz dalam buku "Bila Kyai Dipertuhankan" hal.165 - 166.
Selain mereka, masih ada Mahrus Ali yang mengaku sebagai Mantan Kyai NU melalui lebih dari sepuluh buku karangannya secara eksplisit menyesatkan aneka amaliyah NU yang bermadzhab Asy'ari Syafi'i.
Karenanya, Aswaja pun sepakat sejak dulu hingga kini, bahwasanya Khawaarij mau pun Naashibah adalah firqoh yang sesat menyesatkan. Jadi, Wahabi yang berpaham Khawaarij dan bersikap Nawaashib juga merupakan firqoh yang sesat menyesatkan.  



Ibnu Manshur
Disarikan dari tulisan Habib Rizieq "Wahabi dan Syi'ah Yang Kafir dan Tidak"
« PREV
NEXT »

No comments