Top News :
Home » , » Hati-hati 'MANUVER PKS' Meraih Simpati Warga Nahdliyin

Hati-hati 'MANUVER PKS' Meraih Simpati Warga Nahdliyin

Posted on Thursday, 19 November 2015 | garis 21:15

Dalam sebuah video berdurasi 1 menit 33 detik yang diunggah di Youtube tertanggal 18 November 2015 terdapat pernyataan dari KH. Ahmad Saidi bin KH. Said, Pengasuh Pondok Pesantren Attauhidiyyah Tegal, yang juga pernah masuk dalam 39 nama Calon Ahlul Halli wal 'Aqdi dalam Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama Agustus 2015 di Jombang.

Dalam wawancaranya ketika ditanya mengenai apakah PKS Wahabi ? Kiai Ahmad Saidi menjawab dengan santun untuk menghindari gesekan yang tidak perlu.

Belum diketahui secara pasti apakah video tersebut diunggah atas persetujuan Kiai Ahmad atau belum. Disinyalir video ini dipakai PKS untuk menarik simpati warga Nahdliyin.

Pengambilan video tersebut dilaksanakan pada saat acara Haul ke-83 Almarhum Syaikh Armia bin KH. Kurdi, Cikura, Bojong, Tegal, pada 9 November 2015, yang dihadiri ratusan ribu umat Islam.

Turut hadir di acara tersebut Dr. Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, Rektor Universitas Al Ahqaf, Yaman, dan juga Habib Salim Segaf Al Jufri yang telah didapuk menjadi Ketua Majelis Syuro PKS sejak Agustus 2015.

Terpilihnya Habib Salim Segaf Al Jufri menjadi 'senjata baru' bagi PKS untuk meraih simpati warga Nahdliyin setelah PKS benar-benar kehilangan figur yang berpengaruh akibat kasus-kasus yang mendera para petinggi PKS beberapa waktu yang lalu.

Dalam beberapa hari ini Ketua Majelis Syuro PKS menghadiri beberapa acara warga Nahdliyin, setelah berkunjung ke Pondok Pesantren di Tegal, Habib Salim Segaf Al Jufri berkunjung ke Pondok Pesantren Al Ishlah, Bondowoso, Jawa Timur.

Baru-baru ini Ketua Majelis Syuro PKS menghadiri Tabligh Akbar Majelis Rasulullah SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta, 16 November 2015, yang dihadiri oleh Habib Umar bin Hafidz, Pengasuh Ma'had Darul Musthafa, Tarim, Yaman.

Menjadi 'tanda tanya besar' kenapa Partai yang sebagian besar simpatisannya orang yang tidak suka Maulid, Haul, Tahlil, Tawassul, Yasinan, dan Ziarah Wali berubah menjadi aktif menghadiri acara-acara tersebut padahal tahun-tahun sebelumnya jarang sekali Petinggi PKS menghadirinya seperti saat Hilmi Aminudin menjabat Ketua Majelis Syuro PKS sebelum Habib Salim Segaf Al Jufri.

Kalau memang para simpatisannya menghadiri acara-acara warga Nahdliyin dengan ikhlas, kita membuka pintu lebar untuk kawan-kawan PKS agar selalu intensif menghadirinya.

Tapi kalau hanya untuk 'pencitraan' demi meraih simpati warga Nahdliyin agar membesarkan partai, ini yang perlu diwaspadai.

Semoga dengan hadirnya Habib Salim Segaf Al Jufri menjadi Ketua Majelis Syuro PKS akan bisa meng-aswaja-kan PKS bukan malah mem-PKS-kan Aswaja.


Link Video : tinyurl.com/o5ewzdf ( mudah-mudahan belum dihapus )

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News