Top News :
Home » » Kesaksian Ibnu Batutah: 'Umat Islam Jawa Bermadzhab Syafiiyah Di Abad 8 Hijriyah'

Kesaksian Ibnu Batutah: 'Umat Islam Jawa Bermadzhab Syafiiyah Di Abad 8 Hijriyah'

Posted on Friday, 13 November 2015 | garis 13:15

Muslimedianews.com ~ Ibnu Batutah adalah seorang ulama Muslim yang telah melakukan perjalanan sangat jauh mengelilingi dunia, khususnya negeri yang telah dihuni oleh umat Islam. Beliau lahir pada 703 H dan wafat pada 779 H (1304-1377 M). Ibnu Batutah memulai perjalanannya di tahun 725 H dan berakhir pada 752 H dan kunjungannya ke pulau Jawa pada tahun 748 H atau 1347 M. Menurut beberapa sejarawan Ibnu Batutah sebenarnya datang ke kerajaan Pasai di Sumatera yang telah memeluk Islam, namun di masa itu masih populer bernama pulau Jawa.

Ahli hadis Ibnu Hajar pun membenarkan keberadaan sosok Ibnu Batutah ini dalam kitabnya al-Durar al-Kaminah yang mengutip dari ulama lain. Ketika Ibnu Batutah dianggap sebagai pendusta pun, Ibnu Hajar menampilkan pendapat Ibnu Marzuq yang menampik bahwa Ibnu Batutah bukan pendusta, bahkan Ibnu Batutah adalah orang yang baik.


Dalam kitab perjalanannya yang ditulis sendiri, Ibnu Batutah mengakui telah sampai ke pulau Jawa yang beliau tempuh selama 40 hari perjalanan laut dari India, sebab Ibnu Batutah menyeberang lautan dari berbagai negara. Sampai di pulau Jawa dan Sumatera beliau berjumpa denga Sultan Dzahir. Saat berjumpa dengan Sultan tersebut, di sekelilingnya banyak para santri yang sedang berdiskusi tentang fikih Syafiiyah, hal ini dilakukan sejak selesai salat Jumat hingga Ashar. Beliau berada di pulau Jawa selama 2 bulan, lalu melanjutkan perjalanan haji yang ke enam.

Pengakuan Ibnu Batutah ini semakin memperkuat bahwa penyebaran Islam yang dibawa oleh para penyebar Islam di tanah Jawa adalah bermadzhab Syafiiyah, mereka bukan hanya berdakwah tetapi telah memiliki sanad keilmuan melalui jalur ulama Syafiiyah.

Memang ada sebagian orang menolak Ibnu Batutah, khususnya dari pengikut Ibnu Taimiyah. Dalam pengakuan Ibnu Batutah, ia pernah datang ke Damasqus dan mendengar khutbah Ibnu Taimiyah tentang akidah Tajsimnya. Ibnu Batutah mendengar khutbah Ibnu Taimiyah: "Allah turun ke langit dunia ini seperti saya turun dari mimbar", lalu Ibnu Taimiyah mempraktekkan turun dari anak tangga mimbar. Bagi Salafi kisah ini dianggap bohong, sebab kata mereka, saat Ibnu Batutah datang ke Damasqus Ibnu Taimiyah sudah dipenjara, dan tidak pernah berjumpa dengannya.

Hingga sementara ini saya mempercayai pengakuan Ibnu Batutah ke pulau Jawa ini, sebab beliau banyak menyebut ciri-ciri tanah Jawa, mulai dari bua-buahan, kebiasaan masyarakat dan sebagainya.

Catatan dalam perjalanan Taj Mahal, Agra - New Delhi, India. 12 Nov 2015



Oleh : Ust. M. Ma'ruf Khozin

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News