BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Friday, November 27, 2015

Kopilot jet tempur Rusia bantah pernah ada peringatan dari Turki

Muslimedianews.com ~  Kopilot jet tempur Sukhoi Su-24 yang jatuh di perbatasan Suriah dua hari lalu, akhirnya berbicara pada media. Kapten Konstantin Murahtin menyatakan mereka bertugas normal, memantau basis pemberontak dan ISIS, sebelum tiba-tiba dikejar oleh dua F-16 Turki, lalu ditembak jatuh.

"Tidak ada peringatan atau yang semacamnya," kata Murahtin seperti dilansir the Telegraph, Kamis (26/11).

Keterangan Murahtin berbeda dari penjelasan resmi Turki, yang mengatakan pesawat Rusia ditembak jatuh setelah diperingatkan 10 kali. Turki, anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), mengakui menembak jatuh jet tempur Rusia setelah 17 detik memasuki wilayah udaranya.

"Kami jamin tidak sedetikpun ada pelanggaran wilayah udara Turki," kata Murahtin. Pria ini mengaku akan kembali terbang setelah cederanya pulih, untuk mengenang pengorbanan pilotnya.

Rekan Murahtin, pilot Letkol Oleg Peshkov, tewas setelah mereka sama-sama melontarkan diri dari pesawat. Peskhov ditembak di perbukitan Latakia, oleh militan yang kemungkinan dari kelompok IHH, anggotanya warga Suriah berdarah Turki. Mereka ini disebut-sebut memperoleh dana dan senjata dari Ankara, namun tudingan tersebut dibantah IHH lewat akun Twitter resminya.

Laporan Murahtin sudah diterima Moskow. Atas dasar itulah, Rusia mengklaim aksi Turki bukan melindungi kedaulatan melainkan provokasi terencana.

"Kami tidak punya keinginan berperang melawan Turki," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. "Tapi kami hanya bisa bereaksi atas apa yang terjadi sejauh ini."

Dilaporkan (25/11) Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu segera mengirim rudal penghancur pesawat S-400 ke Suriah untuk ditempatkan di pangkalan udara Hemeimeem, dekat Latakia, Suriah. Rudal ini untuk melindungi jet tempur lain yang berpatroli, menyerang target, ataupun memantau sasaran Rusia di dekat Turki, sehingga insiden serupa tak terulang lagi.

via merdeka.com
« PREV
NEXT »

No comments