Top News :
Home » » Sudah Berapa Kali Anda Dituduh Syi'ah ?

Sudah Berapa Kali Anda Dituduh Syi'ah ?

Posted on Thursday, 19 November 2015 | garis 14:57

Muslimedianews.com ~ Syi'ah merupakan salah satu kelompok Islam yag berbeda dengan Ahlussunnah wal Jama'ah (Sunni) alias Aswaja. Kedudukan Syi'ah dimata Aswaja sama halnya seperti Wahhabi. Ahlussunnah wal Jama'ah menolak kedua aliran tersebut (Wahhabi dan Syi'ah).

Meskipun demikian, penolakan Aswaja terhadap Syi'ah tidak membabi buta seperti halnya pengikut Wahhabi. Aswaja menolak Syi'ah dengan perincian sebagai bentuk ketelitian dan kehati-hatian kalangan Ahlussunnah wal Jama'ah dalam menghukumi pihak lain. Sebab  Ahlussunnah wal Jama'ah tidak memiliki konsep takfir (mengkafirkan orang lain) yang bersyahadat atau ahlul qiblah.

Berbeda halnya dengan Wahhabi, dalam hal ini pengikut-pengikut Wahhabi yang gentayangan di Indonesia, lebih-lebih didunia maya (internet). Di Indonesia pengikut Wahhabi menggelar berbagai kegiatan yang intinya adalah propaganda dan doktrin terhadap orang awam agar membenarkan bahwa Syi'ah bukan Islam (Kafir) seperti pemahaman mereka. Perhatikan ! kemana-kemana mereka hanya teriak "Syi'ah bukan Islam" atau Syi'ah Kafir. Biasanya tokoh yang sering melakukan propaganda ini adalah Athian Ali Da'i, Farik Okbah, Abu Jibril (bapak dari pendiri situs radikal Arrahmah.com, termasuk komplotan Arrahmah), kalangan Majelis Mujahidin (dulu MMI), Hartono Ahmad Jaiz, Ahmad Zain Al-Kaf, dan sejenisnya. Tokoh-tokohnya hanya itu-itu saja, dan itu-itu saja yang keliling kemana-mana.

Hal ini beda dengan Aswaja, kalangan Aswaja tidak mengkafirkan Syi'ah secara serampangan, tetapi memberikan rincian yang cerdas. Bahkan kalangan Wahhabi sendiri sebenarnya ada yang tidak se-ekstrim orang-orang diatas.

Bukan hanya melalui berbagai kegiatan didunia nyata, orang-orang diatas atau pengikut Wahhabi juga banyak melakukan propaganda dijejaring sosial. Umumnya juga dilakukan oleh orang awam dari kalangan umat Islam yang biasanya hanya mendapatkan informasi melalui mobile phone mereka. Informasi yang mereka dapat tidak komprehensif. Pengguna HP ini lah yang dimanfaatkan oleh kalangan Wahhabi untuk membantu mereka menyebarkan wacana dan opini, meskipun wacana mereka banyak yang ngawur, mengandung fitnah dan kebohongan.

Namun ketahuilah, soal benar atau tidaknya berita, tidak lah penting bagi pengikut Wahhabi dijejaring sosial ini. Yang terpenting bagi mereka, wacana atau opini mereka tersebar dimasyarakat. Agama hanya menjadi kedok mereka. Sehingga, dapat dengan mudah kita temui dijejaring sosial, pengikut Wahhabi yang paranoid terhadap Syi'ah. Alhasil, banyak pihak yang dituduh  sebagai Syi'ah atau dengan kata lain yaitu dituduh Kafir, sebab versi mereka Syi'ah itu kafir.

Ada yang dituduh Syi'ah (kafir) karena dipanggil Habib. Kata sebagian mereka, Nabi tidak memiliki keturunan atau keturunannya terputus. Ada yang dituduh Syi'ah karena termasuk Ahlulbait. Dituduh Syi'ah karena mencintai Habib atau Ahlul Bait. Dituduh Syi'ah karena mengatakan Syi'ah bukan Kafir atau masih termasuk bagian dari umat Islam. Dituduh Syi'ah karena menolak Wahhabi. Dituduh Syi'ah karena mengatakan Wahabi adalah aliran sesat. Dituduh Syi'ah karena berfoto bersama dengan orang Syi'ah. Dituduh Syi'ah karena pernah berkunjung ke Iran. Dituduh Syi'ah karena menyebarkan kesesatan Wahabi melalui media atau website.

Bahkan dituduh Syi'ah karena menyanyikan lagu "Ummi" atau lagu-lagu Sulis dan Haddad Alwi (Album Cinta Rasul). Dituduh Syi'ah karena menyanyikan lagu berjudul "Indung-Indung". Dituduh Syi'ah karena memakai nama Ja'far Al-Shadiq, memakai nama Ali dan nama Fatimatuz Zahra, serta menyanjungnya. Dituduh Syi'ah karena mengucapkan "Karramallahu Wajhah" ketika menyebut nama Sayyidina Ali. Dituduh Syi'ah karena mengatakan "INDONESIA DARURAT WAHABI". Dituduh Syi'ah karena mengatakan ISIS adalah kelompok biadab pembantai umat Islam. Dituduh Syi'ah karena ziarah kubur, bertabarruk dan bertawassul, menggelar Tahlilan, merayakan Maulid Nabi, merayakan Isra' Mi'raj, mengadakan Haul Fatimatuz Zahra, dan berbagai haul lainnya.

Termasuk pula, dituduh Syi'ah karena ada tulisan "Airport (SHIA) dimobil, padahal itu singkatan dari Soekarno-Hatta International Airport. Dan masih banyak lagi kekonyolan orang-orang yang agamanya hanya ditenggorokan mereka, atau bahkan sebenarnya tidak mengenal sama sekali agama mereka.

Sudahkah anda dituduh Syi'ah (atau dituduh Kafir) hari ini?.

Oleh : Ibnu Manshur

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News