Top News :
Home » , » Cara Rasulullah Mengajarkan Islam (Bagian 1)

Cara Rasulullah Mengajarkan Islam (Bagian 1)

Posted on Wednesday, 23 December 2015 | garis 08:00


Muslimedianews ~ Rasulullah adalah da’i pertama dalam Islam. Banyak kisah menarik sepanjang sepak terjang beliau saat berdakwah yang patut dijadikan contoh. Mungkin kisah ini bisa menjadi inspirasi para da’i dan mubalig. Teladan yang diberikan oleh da’i dan mubalig pertama dalam sejarah Islam. Siapa lagi kalau bukan Rasulullah, saat beliau baru merintis jalan Islam. Ia masih sendiri, hanya Ali bin Abi Thalib, sepupunya, yang menemani. 

Waktu itu Rasul sedang berunding dengan Ali untuk mengadakan jamuan. Ada persoalan penting yang hendak dibicarakan. Undangan ditujukan untuk keluarga besar Abdul Muthalib. Ali diminta menjadi panitia pelaksana.

“Wahai Ali, tolong masakkan sup kambing. Buat sekalian roti gandum. Selepas itu tolong jemput semua ahli keluarga Abdul Mutalib,” pinta Nabi Muhammad kepada Ali.

Ali kemudian mulai menjalankan tugasnya. Ia mengkoordinir para pembantu membuat makanan. Tak hanya itu, ia sendiri juga yang kemudian keluar untuk menyebarkan undangan jamuan. 

Tak berapa lama para tamu mulai membanjiri rumah Rasulullah. Mereka disambut mesra dan hangat. Tegur sapa dan obrolan ringan seperlunya menambah meriah suasana.

Setelah semua tamu tiba, Nabi Muhammad pun menghidangkan makanan. Tamu yang datang sekitar 30 orang. Mereka semua adalah anak turun dari Abdul Mutalib. Rasul sendiri kalau dihitung nasabnya termasuk cucu dari Abdul Muthalib, sang penjaga Ka’bah itu.

Roti dan sup kambing menjadi menu istimewa. Para tamu makan sepuas-puasnya hingga kenyang. Senyum dan keriangan tampak pada wajah mereka. Rasul melayani mereka dengan baik, menghidangkan air minum kepada para tamu yang hadir. Beliau menuangkan ke gelas mereka dengan air susu. 

Usai acara makan-makan, Rasul pun mengutarakan maksud undangannya. Beliau angkat bicara.

“Wahai ahli keluarga Abdul Mutalib. Sebenarnya saya ini diutus oleh Allah untuk mengajak saudara-saudara secara khusus dan umumnya bagi semua manusia, supaya percaya kepada Allah. Saudara sekalian pun sudah melihat tanda-tanda kerasulan pada diri saya. Oleh sebab itu siapakah di kalangan saudara sekalian yang hendak bersumpah setia, menjadi saudara dan sahabat saya?” kata Rasulullah.

Sebagian besar tamu tercengang dengan perkataan Rasulullah. 

“Wahai Muhammad, harapan engkau itu sangat besar dan berat. Tak ada yang mampu melakukannya,” kata salah seorang kerabat beliau.

“Betul wahai Muhammad,” kata seorang lagi. Lalu Ali pun bangun. Dia adalah ahli keluarga Abdul Mutalib yang paling muda di majelis itu.

“Saya bersumpah menjadi saudara dan sahabat tuan, wahai utusan Allah,” kata Ali.

“Saudara duduk dahulu,” kata Nabi Muhammad kepada Ali sambil melambaikan tangannya.

Kemudian Nabi Muhammad mengajak lagi kepada seluruh keluarga yang hadir. Beliau mengajak mereka menganut agama Islam.

“Siapakah di kalangan saudara sekalian yang hendak bersumpah setia, menjadi saudara dan sahabat saya?” tanya Nabi Muhammad lagi.

Ali pun bangun. “Saudara duduk dahulu,” kata Nabi Muhammad kepada Ali.

“Siapakah di kalangan saudara sekalian yang hendak bersumpah setia, menjadi saudara dan sahabat saya?” tanya Nabi Muhammad untuk kali ketiga. Pada kali ketiga itu, hanya Ali saja yang bangun. 

Lalu Nabi Muhammad pun menjabat tangan Ali. Ali pun mengucapkan janji setianya kepada Nabi Muhammad.

Perjamuan akhirnya selesai. Para tamu dipersilahkan pulang tetap dengan ramah walaupun mereka menolak seruan Rasulullah. 

Cara seperti ini terus dilakukan oleh Rasulullah hingga beliau hijrah ke Madinah. Baru di kota inilah Islam disambut dengan suka cita oleh penduduk di sana. Lambat laun Islam berkembang bahkan menjadi mayoritas di Madinah.



Sumber: Majalah Syir’ah edisi 59, ditulis oleh Fathuri SR. 


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News