Top News :
Home » , » Haul ke-6, KH Ma'ruf Amin: Gus Dur Itu Buku Bacaan yang Tak Ada Habisnya

Haul ke-6, KH Ma'ruf Amin: Gus Dur Itu Buku Bacaan yang Tak Ada Habisnya

Posted on Sunday, 27 December 2015 | garis 12:25

Jakarta, Muslimedianews ~ Ribuan orang memadati kompleks kediaman KH Abdurrahman Wahid di Ciganjur, Jakarta, Sabtu (26/12/2015), dalam rangka Haul ke-6 guru bangsa yang akrab disapa Gus Dur itu.

Dalam kesempatan haul kali ini, panitia pelaksana mengangkat tema "Merawat Tradisi Merajut Hati".

Anita Wahid, dalam sambutannya selaku Ketua Panitia sekaligus perwakilan keluarga Gus Dur menjelaskan bahwa tema ini terpilih berangkat dari kegelisahan akibat fenomena yang terjadi di masyarakat.

"Kita berusaha meneladani Gus Dur dalam momen ini, jadi tidak hanya sebatas mengenang saja. Kita tahu bahwa Gus Dur telah memberikan teladan bagi kita agar bisa bertindak baik dalam kehidupan," ujar putri ketiga Gus Dur itu.

"Sementara di masyarakat saat ini, kita sering menyaksikan pertikaian dan permusuhan yang sebenarnya bisa dihindari, terutama jika menyangkut klaim kebenaran. Oleh karena itu, mari kita berusaha mengedepankan hati dalam menjaga tradisi hidup kita," pungkasnya.

Dalam pantauan di tempat acara, ada beberapa tokoh nasional yang hadir dalam kegiatan ini, antara lain Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menko Kemaritiman Rizal Ramli, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Mantan Ketua MK Mahfud MD, dan budayawan Frans Magniz-Suseno. Hadir juga beberapa tokoh nahdliyin seperti Rais Aam KH Ma'ruf Amin, Ketua Umum KH Said Aqil Siroj, KH Hasyim Muzadi, KH Abdul Aziz Masyhuri, dan Prof Achmad Mubarok.

KH Ma'ruf Amin menyatakan Gus Dur itu buku bacaan yang tak ada habisnya. Beliau yang merintis dinamisasi pemikiran kritis di lingkungan NU, tetapi sangat menguasai instrumen fiqh dan ushul fiqh. Bahkan beliau sangat menguasai Al-Hikam yang disebut 'kaada-l-hikamu an yakuna qur'aanan'.

Sementara KH Said Aqil Siroj menyebut Gus Dur telah mengajarinta m untuk memahami ilmu ahwal, kondisi di sekitar kita. Gus Dur tampaknya menganggap enteng masalah, tapi sebenarnya beliau berusaha menyelesaikan masalah itu dengan tepat. Termasuk juga dalam mendistribusikan tugas pada yang lain.

Allohummaghfirlahu Al-Fatihah Aamiin.

Sumber: Zainul Abidin/Publicapos/Aw/Sarkub.

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News