BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Tuesday, December 22, 2015

KH Ma'ruf Amin: NU Itu Tidak Tekstual, Tidak Radikal dan Tidak Liberal


Pasuruan, Muslimedianews ~ Rais Aam PBNU, Dr KH Ma'ruf Amin menegaskan, tradisi para ulama ada dua. Yakni mempersiapkan orang yang paham ilmu agama dan melakukan perbaikan. Baik dengan dakwah maupun dengan perang atau perjuangan.

Sementara yang kedua adalah menjaga dan memperbaiki umat baik dari aspek agama maupun sosial.

Hal itu disampaikannya dalam Seminar Nasional Pra Haul KH Abdul Hamid dengan tema Ittiba' Ulama, Meneguhkan Aqidah Merawat Tradisi di Ponpes Bayt al Hikmah, Kota Pasuruan, Minggu (20/12/2015)

Menurutnya, dua tradisi ulama itu harus dipelihara. Supaya tidak menciptakan para pemimpin yang menyesatkan.

"Tradisi ini harus dijaga, tidak boleh terputus, agar umat tidak menjadikan pemimpin-pemimpin yang bodoh, yang memberikan statemen tanpa ilmu. Hingga mereka pun sesat dan menyesatkan, seperti diingatkan dalam hadits," jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan, NU adalah organisasi yang dinamis. Yakni tidak tekstual dan tidak pula liberal.

"Tapi metodologis," tegasnya.

Dikatakannya, NU akan mengakomodir segala tradisi selagi tidak bertentangan dengan syariat.

"NU tidak seperti Salafi-Wahabi yang tekstualis, tidak seperti kelompok takfiri yang radikalis, tidak seperti liberal yang mengubah-ubah nash," sebutnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Islam Nusantara yang selama ini marak di kalangan NU hanya lah bungkus. Sementara isinya adalah Islam Ahlussunnah wal jamaah seperti yang diterapkan dalam NU.

"Saya tambah lagi aswaja NU sesuai yang dijelaskan oleh para pendiri organisasi," ungkapnya. (Jatim Times)

« PREV
NEXT »

No comments