Top News :
Home » » Kongres IPNU Ricuh, PBNU Diharapkan Turun Tangan

Kongres IPNU Ricuh, PBNU Diharapkan Turun Tangan

Posted on Monday, 7 December 2015 | garis 13:54

Boyolali, Muslimedianews ~ Amanat muktamar terkait masalah umur bagi keanggotaan IPNU menuai konfrontasi di arena kongres. Hal itu terjadi karena adanya dualisme peserta kongres yang menyetujui pemberlakukuan usia 27 dan yang tidak menyetujuinya. Hal inilah yang kemudian membuat suasana kongres memanas dan sempat terjadi adu fisik dan lempar sesuatu di arena.

Alasan kubu yang menyetujui pemberlakuan usia 27 karena berpatokan pada surat edaran PBNU No. 172/A.11.05/11/2015, pada poin E yang berbunyi: “Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, disingkat IPNU untuk pelajar dan santri laki-laki Nahdlatul Ulama yang maksimal berusia 27 (dua puluh tujuh) tahun”.

Kemudian PBNU memperjelas point E pada edaran yang telah disebarkan dengan statemen  “Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama atau yang kemudian disingkat IPNU, adalah salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama dengan basis usia. Adapun yang dimaksudkan dengan maksimal 27 (dua puluh tujuh) tahun, adalah sepanjang usia sebelum masuk pada usia 28 (dua puluh delapan) tahun”.

Namun, ketua umum IPNU demisoner dalam akun BBMnya menyebutkan bahwa: “Kongres Hari ini tdk memutuskan apa2 soal batasan usia. Tdk 29 atau 27, tp dipending ke Rakernas untuk penyelamatan pelaksanaan kongres !”. 

Pernyataan itu, sangat kontradiksi dengan pernyataan Sekjend PBNU saat menyampaikan amanah PBNU dalam sambutannya ketika pembukaan kongres IPNU, Sabtu, 05 Desember 2015 lalu. Demi merealisasikan edaran yang telah disebar oleh PBNU, maka PBNU diharap untuk turun tangan, jika benar usia IPNU maksimal 27 tahun.



Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News