Top News :
Home » » Pihak Voa-Islam Dipanggil Bareskrim, Diminta Meminta Maaf

Pihak Voa-Islam Dipanggil Bareskrim, Diminta Meminta Maaf

Posted on Monday, 21 December 2015 | garis 06:55

Muslimedianews.com ~ Beberapa waktu lalu terdapat press realease terkait dengan laporan atas pencemaran nama Baik Alm KH Abdurahman Wahid dan PBNU dan juga isu rasisme yang diberitakan oleh situs Wahhabi www.voa-islam.com. Kelanjutan dari kasus tersebut, pada Hari selasa 1 Desember 2015, jam 11:00, warga Bandung Asep Hadian Permana SH bersama rekan-rekannya sekalu pelapor medatangi Bareskrim Polri untuk melengkapi laporan dan tuntutan.

Informasi dari Pihak Bareskrim, pihak Voa-Islam sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Sedangkan Asep bersama teman-teman pada hari selasa, selain menyakinkan bahwa laporan itu memang valid, juga menambahkan tuntutan agar pihak situs www.voa-islam.com harus meminta maaf kepada Keluarga KH Abdurrahman Wahid, PBNU dan minta maaf kepada seluruh media massa nasional baik cetak maupun online selama 7 hari berturut-turut.

"Tujuan kami demikian supaya situs-situs penebar kebencian seperti Voa-Islam.com dan juga situs lain yang serupa bisa merasakan betapa pencemaran nama baik dengan fitnah dan penghasutan adalah tindakan yang salah dan berimplikasi buruk bagi masyarakat. Itulah mengapa supaya mereka kemudian insyaf dan bekerja menjadi insan pers yang baik dan beradab", kata Asep.

"Sebagai warga NU, kami sangat konsen pada kebaikan. Pers sebagai bagian penting di negeri ini juga harus bekerja secara baik, bukan sebagai ajang penebar kebencian, apalagi hal ini dikhawatirkan menyulut dampak kekerasan massal karena menarik-narik amarah golongan.", lanjutnya.

Asep juga mengabarkan bahwa aksi laporan tersebut juga telah diketahui oleh Pengurus PBNU, dan atas tindakan kami sebagai warga NU, terutama sebagai bagian dari keluarga Organisasi Pagar Nusa mendapat persetujuan dan dukungan karena kami bertindak melalui jalur hukum.

Sebagai pelapor, Asep dkk sangat menanti kiprah Bareskrim Polri agar segera mengusut, mengadili dan menghukum pihak redaksi, terutama pemimpinnya. Dengan demikian, kami berharap pula kasus ini bisa menjadi pelajaran dan membawa hikmah untuk masyarakat.

"Semoga, insan pers semakin maju dan semakin membuat orang cerdas dan terhindar dari sikap fitnah, hasut dan kedengkian.", pesannya.

Ilustrasi gambar https://muslimedianews. voa-islam-hapus-berita-6.png


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News