Top News :
Home » » Suara Toleransi dari Ibu-Ibu Kampung

Suara Toleransi dari Ibu-Ibu Kampung

Posted on Sunday, 13 December 2015 | garis 19:22


Depok, Muslimedianews ~ Kepada lebih dari 600 kaum ibu peserta Festival Tolerance 2015, Direktur The Wahid Institute Yenny Zannuba Wahid mengajak untuk terus menanamkan nilai-nilai toleransi mulai dari keluarga. “Ibu-ibu punya peran besar membangun toleransi. Jika-jika ibu-ibu di sini hatinya damai dan toleran, keluarganya akan damai. Jika para keluarga damai, kampung ini damai. Jika kampung ini damai bangsa ini kira-kira damai tidak?” tanya puteri kedua mendiang KH Abdurrahmad Wahid itu disambut teriakan damai peserta.

Bangsa ini beruntung, lanjut Yenny, sejumlah negara di Timur Tengah seperti Suriah sekarang berada dalam situasi konflik dan saling bunuh. Kita, terangnya, harus berusaha agar bangsa tetap damai. Caranya sederhana. “Mulailah dari sendiri, dari lingkungan keluarga ibu-ibu. Contohnya tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menggunjing tetangga.”

Pentingnya menyebar perdamaian dan toleransi juga disampaikan KH. Moqsith Ghazali Sekretaris Komisi Kerukunan Antarumat Beragama Majelis Ulama Indonesia Pusat. “Toleransi merupakan ajaran dasar Islam yang disebarkan Nabi Muhammad. Di akhir shalat kita biasa mengucapkan salam ke kiri dan ke kanan. Artinya, kita diminta selalu menyebar perdamaian. Kepada siapapun, termasuk bagi mereka yang berbeda agama,” tandasnya.

Festival yang digelar di lapangan Pusaka Bojong Sari Depok Jawa Barat ini diramaikan rangkaian kegiatan. Dari perlombaan menggambar untuk anak-anak, tasyakuran usaha cuci pakaian Koperasi Cinta Damai, pemberian modal usaha Rp 30 juta untuk anggota, dan pembacaan deklarasi damai.

Koperasi Cinta Damai yang diinisiasi WI memiliki “Deklarasi Perempuan Cinta Damai” yang biasa dibacakan dalam pertemuan-pertemuan rutin anggota. Isinya komitmen untuk hidup dalam cinta dengan segenap lapisan masyarakat dari berbagai suku, agama, dan keyakinan. Mereka berjanji untuk menjadikan masa depan keluarga sebagai komitmen dan pendidikan anak sebagai ikhtiar mereka.

Hingga tahun ini, anggota koperasi cinta damai mencapai 1200 anggota dari kalangan ibu-ibu rumah tangga. Tersebar di sejumlah titik di Depok dan Parung. Usaha yang dilakukan berupa koperasi simpan pinjam. Sebagian kelompok kini tengah mengembangkan sejumlah usaha. Ada yang bergerak di kuliner dan kerajinan tangan. 



Oleh: Alamsyah M. Dja'far, The Wahid Institute.


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News