BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Monday, January 25, 2016

Bocah 4 Tahun Ini Suka Menyanyikan Mars Ansor dan Ya Lal Wathan

Foto: Muhammad Nafiul Ma'arif (kiri) bersama sang ayah (NU Online)
Banjar, Muslimedianews ~ Seorang anak bernama Muhammad Nafiul Ma'arif, warga Dusun Citangkolo Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat sering bertingkah tidak biasa di usianya yang masih belia. Bocah empat tahun ini kerap menyanyikan lagu Mars Gerakan Pemuda Ansor dan Mars Banser, juga lagu Ya Lal Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah. 

Suatu ketika, dalam sebuah acara Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser di Banjar, anak kedua dari pasangan Ma'mun Syarif dan Nurhasanah itu tiba-tiba menyanyikan lagu wajib organisasi pemuda NU itu di tengah panitia yang sedang berkumpul dengan Satkornas dan Satkorwil Jabar. Sontak kejadian lucu itu mengundang gelak tawa.

Nafi’, demikian anak ini biasa disapa, sudah mendengarkan lagu-lagu itu sejak usia sekitar satu tahun. Ayahnya yang kerap memutar lagu Mars GP Ansor dan Banser melalui fasilitas audio di ponselnya.  Dari situlah Nafi' mengikuti hingga hafal lagu-lagu tersebut.

"Yang saya simpan di handphone hanya lagu Mars Ansor, Banser, Ya Lal Wathan dan Syair Gus Dur (Syiir Tanpo Waton, red). Nah, kebetulan anak saya menyukai lagunya, bahkan menghafalkanya. Hingga sekarang lagi menghafal lagu wajib nasional," cerita Ma'mun yang juga ketua GP Ansor Kota Banjar kepada NU Online.

Kebiasaan Nafi’ ini berbeda dari kakaknya, Nada Filsuf (10), yang tidak begitu lancar menyanyikan lagu wajib GP Ansor dan Banser. Menurut Ma'mun, pengenalan Aswaja kepada generasi penerus harus ditanamkan sejak usia dini. Sebab, katanya, ideologisasi Aswaja sekarang satu langkah tertinggal dengan "tetangga sebelah". 

"Sedini mungkin anak-anak kita dikenalkan dengan hal-hal yang berkaitan dengan paham Aswaja ala NU, tokoh pahlawan NU, lagu-lagu NU maupun budaya lokal seperti tokoh pewayangan. Hal ini saya terapkan di keluarga kecil saya berdasarkan apa yang pernah dicita-citakan oleh Nusron Wahid, mantan ketua umum GP Ansor," pungkas Ma'mun. (Muhafidz/Mahbib/Redaksi NU Online)

« PREV
NEXT »

No comments