Top News :
Home » » Din Syamsuddin: Waspadai Gafatar Khususnya Bagi Anak Muda

Din Syamsuddin: Waspadai Gafatar Khususnya Bagi Anak Muda

Posted on Friday, 15 January 2016 | garis 22:38

Jakarta, Muslimedianews ~ Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan umat Muslim Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) agar tidak terpengaruh ajaran yang dianggap sesat.

"Khususnya secara internal dalam keluarga, maupun dalam lingkaran-lingkaran organisasi termasuk kampus, sekolah, agar jangan ada yang terpangaruh oleh paham yang sesat dan menyesatkan," kata Din seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu. 

Ia meminta organisasi keagamaan, dakwah, agar meningkatkan dakwahnya. "Mengapa ada kelompok lain yang menyimpang bisa menarik perhatian sementara dakwah kita kurang menarik perhatian".

"Saya tidak tahu mungkin pendekatan indoktrinasi yang sangat canggih sampai ada yang terpengaruh, tak terkecuali dokter, jadi bukan hanya orang awam. tentu ini indoktrinasi yang canggih," tambah dia. 

Ia mengaku prihatin dengan munculnya gerakan tersebut yang ternyata sudah dilarang oleh pemerintah Indonesia. MUI juga sudah mengeluarkan fatwa, bahwa kelompok ini masuk kategori aliran sesat dan menyesatkan.

Selain itu, dia menilai ada penyimpangan apalagi melakukan tindak kriminal, mengambil, menculik, membujuk, sampai ada anak yang lari dari keluarganya karena indoktrinasi. 

"Ini kan bahaya, merusak sendi kehidupan masyarakat kita yang namanya keluarga itu harus dihormati. Maka saya mendukung, mendorong pemerintah, khususnya kepolisian segera melakukan tindakan tegas," kata Din.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) ini juga mengatakan anak muda yang masih labil menjadi sasaran empuk gerakan-gerakan menyimpang seperti Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

"Di tengah perkembangan anak muda yang mencari jati diri ini yang kadang dimanfaatkan sejumlah gerakan menyimpang," kata Din di Jakarta, Rabu.

Menurut Din, anak yang masih mencari jati diri itu cenderung digiring Gafatar untuk tidak perlu menghormati orang tua kandung mereka jika berbeda pandangan.

Lagi, menurutnya, Gafatar juga cenderung merekrut anggota baru secara halus dengan program-programnya yang menawarkan tentang pemberdayaan masyakarakat sehingga menarik  banyak lapisan masyarakat.

Gafatar sendiri mengklaim tidak bergerak di ranah keagamaan, melainkan kegiatan sosial dan ekonomi.

Lewat laman resmi gafatar.org yang diakses kemarin (12/1/2016), Ketua Umum Gafatar Mahful M. Tumanurung mengatakan Gafatar tidak akan berevolusi menjadi organisasi keagamaan.

"Masalah keagamaan bukanlah menjadi ranah kerja Gafatar. Urusan agama kita serahkan kepada ahlinya dan pribadi masing-masing," kata dia.

Laman gafatar.org kini tidak dapat diakses setelah media massa ramai memberitakannya.

Gafatar tidak terdaftar pada Kementerian Agama, melainkan di Kementerian Dalam Negeri.




Sumber: Antaranews.



Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News