BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Saturday, January 09, 2016

Ketua Umum MUI Pusat: Karakteristik Islam Nusantara itu Santun, Tak Memaksa, dan Tanpa Kekerasan


Purworejo, Muslimedianews ~ Konsep Islam Nusantara yang belakangan mencuat dan ramai diperbincangkan, sebenarnya bukan hal baru. Bahkan sejak zaman Wali Songo, konsep ini sudah diterapkan dan ternyata dapat selaras dengan kehidupan masyarakat sehingga Islam dapat berkembang dengan pesat di bumi Nusantara.

“Karena santunya maka pada zaman itu banyak masyarakat yang dengan sukarela masuk Islam,” tegas Rois Aam PBNU Dr KH Ma'ruf Amin pada Seminar Nasional Membumikan Islam di Nusantara yang berlangsung di Auditorium Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Kabupaten Purworejo, Jumat (08/01/2016).

Menurut KH Ma’ruf Amin yang juga Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia (MUI) ini, Islam Nusantara memiliki karakteristik yang santun, tidak pernah memaksa, dan tanpa kekerasan apalagi intimidasi. “Islam Nusantara selalu membangun hubungan baik dengan sesama. Saling mengasihi dan tidak saling memusuhi. Dalam banyak hal, Islam mengajarkan untuk saling menolong dan tidak memandang siapa yang ditolong,” paparnya.

Namun jika dalam perkembangannya ada oknum teroris yang mengatasnamakan jihad Islam, apalagi mengkafirkan yang tidak sejalan, itu tidak benar. Apalagi di Nusantara ini tidak ada nuansa perang. “Sehingga tidak tepat ada jihad teroris karena Indonesia termasuk wilayah damai. Akibat ulah teroris itulah sehingga ada yang memaknai Islam galak, padahal lunak,” jelas KH Ma’ruf Amin.

Islam Nusantara lanjut KH Ma’ruf Amin, juga selalu menjaga tradisi yang berkembang di masyarakat sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. “Kita punya paradigma, mana yang baik dan yang tidak. Cara berfikir juga dinamis, tidak statis. Bahkan Islam Nusantara tidak hanya menjaga yang baik, namun juga melakukan,” tandasnya.




Sumber: Kedaulatan Rakyat.

« PREV
NEXT »

No comments