Top News :
Home » » Rumah Pergerakan Griya Gus Dur Resmi Diluncurkan Hari Ini

Rumah Pergerakan Griya Gus Dur Resmi Diluncurkan Hari Ini

Posted on Sunday, 24 January 2016 | garis 14:40


Jakarta, Muslimedianews ~ Rumah Pergerakan Griya Gus Dur akan diluncurkan hari ini Ahad, 24 Januari 2016 di Rumah Pergerakan Griya Gus Dur, Jalan Taman Amir Hamzah 8 Menteng Jakarta Pusat. Rumah tersebut menyimpan sejarah penting perjuangan bangsa Indonesia. Sejak menjadi kediaman keluarga KH Abdul Wahid Hasyim, ayahanda KH Abdurrahman Wahid, rumah ini jadi rumah perjuangan dan pergerakan. 

KH Wahid Hasyim tercatat sebagai salah satu pendiri bangsa. Ia adalah Menteri Agama pertama Republik Indonesia. Dan di rumah itu lah tempat KH Wahid Hasyim bertemu dan berdiskusi dengan tokoh-tokoh perjuangan. 
 
Sepeningggal Kiai Wahid, Nyai Solichah Wahid Hasyim, ibunda Gus Dur, melanjutkan perjuangan dengan menjadikan rumah tersebut sebagai "pangkalan" para aktivis kebangsaan.
 
Peresmian Griya Gus Dur bakal menandai sejumlah tonggak penting mewujudkan rumah pergerakan: peluncuran gusdur.net dan peluncuran Lumbung Amal Gusdurian. Di Griya Gus Dur kelak akan bermarkas sejumlah lembaga pelanjut perjuangan Gus Dur: The Wahid Institute (kelak berubah nama menjadi Wahid Foundation), Yayasan Bani KH Abdurrahman Wahid (yang menaungi Sekretariat Nasional Jaringan GUSDURian Indonesia, Abdurrahman Wahid Center for  Interfaith Dialogue & Peace at University of Indonesia, Jaringan Kios Rakyat, dan Pojok Gus Dur), Yayasan Teman Bangkit, dan Positive Movement.
 
Pada perhelatan ini keluarga Almarhum KH Abdurrahman Wahid juga akan memberikan "Gus Dur Award 2016" kepada tiga orang tokoh sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas kiprah dan kontribusi mereka yang selaras serta sejalan dengan nilai-nilai, pemikiran, dan keteladan Gus Dur.
 
Peluncuran Griya Gus Dur dihadiri oleh berbagai kalangan, dari tokoh bangsa, tokoh pemerintahan, tokoh lintas iman, aktivis masyarakat sipil, kelompok dampingan, dan kalangan umum. Beberapa tokoh yang direncanakan hadir diantaranya ulama sekaligus budayawan KH. Ahmad Mustofa Bisri, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama, tokoh lintas iman Frans Magnis Suseno, budayawan Jaya Suprana, dan mantan Sekretaris Negara era Gus Dur Bondan Gunawan. (RAbdullah Alawi/Redaksi NU Online)


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News