Top News :
Home » » Shalat Gerhana Bacaannya Lirih atau Dinyaringkan?

Shalat Gerhana Bacaannya Lirih atau Dinyaringkan?

Posted on Wednesday, 9 March 2016 | garis 05:33

Muslimedianews.com ~ Shalat gerhana merupakan salah satu shalat sunnah yang dikerjakan bila terjadi gerhana matahari atau bulan tatacara yang khusus.

Bagaimana bacaan shalat gerhana, apakah di sir (lirih) atau di jahr (dinyaringkan)?. Dalam hal ini, ulama mengatakan sebagai berikut:

 "و" يسن "الجهر" بالقراءة "في" كسوف "القمر" والإسرار بها في كسوف الشمس
"'Disunnahkan jahr (menyaringkan) bacaaan pada shalat gerhana bulan, dan disunnahkan meng-sir-kan (melirihkan/tidak menyaringkan) bacaannya pada shalat gerhana matahari". (Ibn Hajar al-Haitami, al-Minhaj al-Qawim syarh al-Muqaddimah al-Hadlramiyah)

والسنة أن يسر بالقراءة في كسوف الشمس  ... ويجهر في كسوف القمر
"Sunnah melirihakan bacaan pada shalat gerhana matahari, dan jahar pada shalat gerhana bulan". (al-Nawawi, al-Majmu' Syarh al-Muhaddzab)

Ibnu L' Rabassa

Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News