Top News :
Home » » Sikap Asosiasi Pesantren Atas Pernyataan Budi Waseso

Sikap Asosiasi Pesantren Atas Pernyataan Budi Waseso

Posted on Monday, 14 March 2016 | garis 07:59

Kepala BNN, Komjen Budi Waseso. Foto: Detik

Jakarta, Muslimedianews ~ Seminggu terakhir pemberitaan diramaikan oleh pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso yang menyebut narkoba telah digunakan kalangan pesantren untuk berdzikir.

“Narkotika sudah masuk ke kalangan santri terutama di daerah Jatim. Santri, dia zikir dari pagi ke pagi pakai ekstasi, bukan cuma santrinya tapi kyainya juga,” ungkap Komjen Budi di kantornya, Jl MT Haryono, Cawang, Jaktim, Jumat (4/3/2016), lansir Detik.com.

Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU, Asosiasi Pesantren) memberikan perhatian khusus pada pernyataan kepala BNN tersebut.

Kalangan pesantren setuju bahwa narkoba telah menjadi ancaman serius bagi kehidupan bangsa ini. Dari rilis yang diterima Arrahmah.co.id Sabtu pagi (12/03), namun menurut Asosiasi Pesantren ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi dari pernyataan tersebut, khususnya oleh BNN.

Berikut pernyataan sikap Asosiasi Pesantren terkait pernyataan Narkoba dipakai Dzikir di Pesantren oleh Komjen Budi Waseso:

Pertama, Dzikir itu ibadah yang sakral bagi pesantren, biasanya dilakukan dalam keadaan suci walaupun tidak wajib. Kedua, tidak mungkin dzikir dilakukan dengan mengkonsumsi barang haram. Ketiga, sulit untuk dipercaya ada kyai bersama santri secara sengaja menkonsumsi narkoba, terlebih untuk berdzikir. Keempat, RMI menghargai perhatian BNN terhadap pesantren, namun akan lebih baik lagi jika menunjukkan langsung nama pesantren dan kyai yang terindikasi narkoba. Kelima, Tidak ada satupun institusi yang imun terhadap ancaman narkoba, bahkan lembaga negara sekalipun. Meskipun demikian diyakini bahwa pesantren masih yang terbesih di antara lembaga pendidikan lain. Terakhir, Oleh karena itu, penyebutan yang eksplisit oleh BNN selain membantu pesantren meningkatkan kewaspadaan juga akan menghindari kekhawatiran dan kecurigaan yang tidak perlu terhadap pesantren.




Sumber: Arrahmah.co.id.


Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News