Top News :
Home » » Strategi Wahabi, Sekarang Jadi KH dan Tuan Guru Firanda Andirja

Strategi Wahabi, Sekarang Jadi KH dan Tuan Guru Firanda Andirja

Posted on Saturday, 19 March 2016 | garis 07:19

Muslimedianews.com ~ Dalam berbagai kesempatan, strategi dakwah kalangan wahhabi semakin bervariasi. Dari gencar memanfaatkan media seperti radio, televisi, media cetak (buku, buletin) dan lainnya, kini mereka juga gencar mengubah indentitas mereka (taqiyyah).

Dalam beberapa kesempatan, Wahhabi mulai menggunakan istilah ASWAJA dalam kajian yang digelar oleh mereka. (Baca: Istilah Aswaja Mulai Digunakan oleh Wahhabi).


Wahhabi juga memanfaatkan kebesaran nama kota "Madinah" dalam strategi dakwahnya. Bagi masyarakat muslim di Indonesia, kota "Madinah dan Makkah" merupakan kota mulya yang menjadi kebanggaan umat Islam, sehingga semua yang terkait dengan "Haramain" selalu dianggap luar biasa oleh umat Islam, lebih-lebih oleh orang-orang yang belum mengerti bagaimana 'Haramain' tersebut berubah dan dikuasai oleh "Arab Saudi". muslimedianews.com.
Orang-orang yang berasal dari "Haramain" masih dianggap sama seperti dahulu sebelum adanya Arab Saudi. Demikian pula dengan istilah pengajar di "Masjid Nabawi", masih dianggap seperti halnya zaman ulama madzhab terdahulu. Mereka belum mengerti bahwa pengajar-pengajar tersebut memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

Tidak hanya strategi itu yang digunakan oleh Wahhabi, mereka juga mulai memakai istilah-istilah khas muslim Indonesia. Biasanya wahhabi hanya menggunakan istilah "Ustadz dan Syeikh" untuk menyebut ustadz mereka maupun ulama mereka. Belakangan mereka juga tidak hanya memakai "KH", tetapi juga menggunakan istilah "Tuan Guru". Contohnya ustadz Wahhabi Firanda Andirja saat berdakwah di kawasan basis Nahdlatul Ulama, di Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Yang biasanya "Ustadz Firanda Andijra, MA Hafidzahullah", berubah menjadi  "Pengajian Tuan Guru" KH. Firanda Andirja". Hal itu digunakan dalam pamflet yang disebarkan saat menggelar pengajian di Masjid Imam Syafi'i di Jl. AMD Raya (depan SMPN 19) Pemurus Dalam, Banjarmasih Selatan, pada Desember 2015 lalu.

Baca : Istilah Aswaja Mulai Digunakan oleh Wahhabi




Ibnu Manshur





Share this post
:
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Konten boleh dicopy dan disebarkan untuk dakwah | Cantumkan www.muslimedianews.com
Copyright © 2013-2014. Muslimedia News - Media Islam | Voice of Muslim - All Rights Reserved
RSS | Sitemap | MMN dan Redaksi | Disclaimer | Contact | Iklan
Support IT : MK | JT | MT and IT Muslimedia News